<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Aceh Tengah - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/aceh-tengah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/aceh-tengah/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Sat, 17 Jan 2026 14:45:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Aceh Tengah - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/aceh-tengah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Darurat di Ketol</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/01/17/gotong-royong-tni-dan-warga-bangun-jembatan-darurat-di-ketol/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/01/17/gotong-royong-tni-dan-warga-bangun-jembatan-darurat-di-ketol/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2026 14:45:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[akses antardesa]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang]]></category>
		<category><![CDATA[bencana alam]]></category>
		<category><![CDATA[Gotong Royong]]></category>
		<category><![CDATA[infrastruktur darurat]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan darurat]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Ketol]]></category>
		<category><![CDATA[Kodim 0106]]></category>
		<category><![CDATA[Pemulihan pascabencana]]></category>
		<category><![CDATA[Satgas Gulbencal]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=14768</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aceh &#8211; Akses penghubung antardesa di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, perlahan kembali dapat dilalui setelah Tentara Nasional Indonesia (TNI) bekerja bersama masyarakat membangun jembatan sementara di Desa Burlah. Keberadaan infrastruktur darurat ini menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan wilayah yang terdampak longsor dan banjir bandang, yang sebelumnya memutus jalur transportasi utama warga. Pengerjaan jembatan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/01/17/gotong-royong-tni-dan-warga-bangun-jembatan-darurat-di-ketol/">Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Darurat di Ketol</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Aceh</b> &#8211; Akses penghubung antardesa di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, perlahan kembali dapat dilalui setelah Tentara Nasional Indonesia (TNI) bekerja bersama masyarakat membangun jembatan sementara di Desa Burlah. Keberadaan infrastruktur darurat ini menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan wilayah yang terdampak longsor dan banjir bandang, yang sebelumnya memutus jalur transportasi utama warga.</p>
<p>Pengerjaan jembatan dilakukan oleh Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) TNI sebagai langkah cepat untuk mengatasi keterisolasian sejumlah desa akibat rusaknya sarana penghubung. Jalur tersebut menjadi akses vital yang mengoneksikan Desa Burlah dengan Desa Kekuyang, Buge Ara, dan Bintang Pepara, yang selama ini menopang aktivitas ekonomi, pendidikan, distribusi kebutuhan pokok, hingga pelayanan kesehatan masyarakat.</p>
<p>Dalam pelaksanaannya, Satgas Gulbencal melibatkan personel dari Kodim 0106/Aceh Tengah, Yonif TP 854/DK, serta Yon Zipur 6/Satya Digdaya. Hingga Sabtu (17/1/2026), progres pembangunan jembatan telah mencapai sekitar tiga perempat dari total pekerjaan. Sejumlah alat berat juga diturunkan untuk membuka jalur darurat sekaligus mempercepat pemasangan struktur jembatan dan lantai papan agar segera bisa difungsikan.</p>
<p>Komandan di lapangan menyampaikan bahwa kondisi medan berupa batu cadas menjadi tantangan tersendiri dalam proses pembangunan, sehingga membutuhkan waktu dan tenaga tambahan. Meski demikian, koordinasi antarsatuan yang solid serta partisipasi aktif warga melalui gotong royong membuat pekerjaan tetap berjalan sesuai rencana. Ia menegaskan, keberadaan jembatan ini sangat krusial untuk memulihkan arus logistik, distribusi hasil pertanian, dan layanan dasar masyarakat.</p>
<p>Antusiasme dan keterlibatan warga menjadi elemen penting dalam proses pemulihan. Abdul Rahman (45), warga Desa Burlah, mengaku terbantu dengan pembangunan jembatan darurat tersebut. Menurutnya, selama akses terputus, ruang gerak dan aktivitas warga sangat terbatas. Ia berharap dengan kembali terbukanya jalur ini, kehidupan masyarakat bisa segera kembali normal.</p>
<p>Pembangunan jembatan darurat ditargetkan selesai dalam waktu dekat agar mobilitas antardesa dapat sepenuhnya pulih. Kehadiran Satgas Gulbencal TNI di Aceh Tengah sekaligus menegaskan peran aktif TNI dalam mendukung pemerintah daerah mempercepat penanganan bencana dan pemulihan wilayah terdampak, serta memperkuat sinergi antara negara dan masyarakat di lapangan.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/01/17/gotong-royong-tni-dan-warga-bangun-jembatan-darurat-di-ketol/">Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Darurat di Ketol</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/01/17/gotong-royong-tni-dan-warga-bangun-jembatan-darurat-di-ketol/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Kejar Pemulihan, 24 Desa Aceh Tengah Masih Terisolasi Pascabencana</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/01/16/pemerintah-kejar-pemulihan-24-desa-aceh-tengah-masih-terisolasi-pascabencana/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/01/16/pemerintah-kejar-pemulihan-24-desa-aceh-tengah-masih-terisolasi-pascabencana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2026 03:36:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[akses darat]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang]]></category>
		<category><![CDATA[bencana alam]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Hidrometeorologi]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[desa terisolasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Putus]]></category>
		<category><![CDATA[Pemulihan pascabencana]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=14706</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aceh &#8211; Pemerintah terus menggenjot pemulihan konektivitas darat menuju wilayah-wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tengah. Memasuki pertengahan Januari 2026, tercatat masih ada 24 desa di lima kecamatan yang belum sepenuhnya terhubung akibat banjir bandang dan longsor yang melanda pada akhir November 2025. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah menunjukkan, desa-desa [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/01/16/pemerintah-kejar-pemulihan-24-desa-aceh-tengah-masih-terisolasi-pascabencana/">Pemerintah Kejar Pemulihan, 24 Desa Aceh Tengah Masih Terisolasi Pascabencana</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Aceh </b>&#8211; Pemerintah terus menggenjot pemulihan konektivitas darat menuju wilayah-wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tengah. Memasuki pertengahan Januari 2026, tercatat masih ada 24 desa di lima kecamatan yang belum sepenuhnya terhubung akibat banjir bandang dan longsor yang melanda pada akhir November 2025.</p>
<p>Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah menunjukkan, desa-desa tersebut berada di Kecamatan Bintang, Ketol, Silih Nara, Rusip Antara, dan Linge. Total warga terdampak mencapai 10.914 jiwa.</p>
<p>Juru Bicara Posko Penanganan Bencana Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin, mengatakan terputusnya akses darat menjadi kendala utama dalam proses pemulihan. Sejumlah ruas jalan tertimbun longsor, sementara beberapa jembatan mengalami kerusakan hingga tidak dapat dilalui.</p>
<p>“Penanganan dilakukan secara bertahap dengan fokus membuka kembali jalur transportasi agar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik bisa segera berjalan normal,” ujarnya, Kamis (15/1).</p>
<p>Melansir dari laman infopublik, wilayah dengan desa terisolasi terbanyak berada di Kecamatan Ketol, yakni sembilan desa meliputi Bergang, Karang Ampar, Pantan Reduk, Serempah, Bah, Bintang Pepara, Buge Ara, Kekuyang, dan Burlah. Sebanyak 4.951 jiwa terdampak akibat putusnya jembatan serta longsor yang menutup akses jalan.</p>
<p>Menurut Murthalamuddin, sebagian desa seperti Serempah dan Bah sudah dapat dijangkau kendaraan roda dua, namun kendaraan roda empat masih belum bisa melintas.</p>
<p>Sementara itu, Kecamatan Bintang mencatat satu desa yang masih terisolasi, yakni Serule, dengan 582 jiwa terdampak. Akses menuju desa tersebut tertutup total oleh material longsor.</p>
<p>Di Kecamatan Silih Nara, dua desa—Terang Engon dan Bius Utama Dusun Gantung Langit—belum dapat diakses karena putusnya Jembatan Mulie dan Jembatan Gantung Langit. Kondisi ini berdampak pada 254 jiwa.</p>
<p>Kecamatan Rusip Antara juga masih menyisakan lima desa yang terisolasi dengan jumlah warga terdampak mencapai 2.765 jiwa. Beberapa titik sudah bisa dilewati sepeda motor, namun kendaraan roda empat masih terhambat akibat longsor dan kerusakan infrastruktur.</p>
<p>Adapun di Kecamatan Linge, terdapat tujuh desa yang belum terhubung penuh, yakni Linge, Kute Reje, Delung Sekinel, Jamat, Reje Payung, Penarun, dan Umang. Sebanyak 2.362 jiwa terdampak akibat putusnya Jembatan Kala Ili serta longsor di sejumlah ruas jalan. Saat ini, akses roda dua baru menjangkau Penarun dan Umang.</p>
<p>Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus mengintensifkan langkah tanggap darurat, mulai dari pembukaan jalur sementara, pembersihan material longsor, hingga perbaikan jembatan guna memulihkan konektivitas antarwilayah.</p>
<p>“Fokus utama kami adalah memastikan akses kembali terbuka agar aktivitas masyarakat, layanan dasar, dan penyaluran bantuan dapat berjalan normal, terutama di desa-desa yang masih terisolasi,” tutup Murthalamuddin.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/01/16/pemerintah-kejar-pemulihan-24-desa-aceh-tengah-masih-terisolasi-pascabencana/">Pemerintah Kejar Pemulihan, 24 Desa Aceh Tengah Masih Terisolasi Pascabencana</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/01/16/pemerintah-kejar-pemulihan-24-desa-aceh-tengah-masih-terisolasi-pascabencana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ratusan Personel TNI Dikerahkan, Bantuan Pangan Kementan Tembus ke Pedalaman Aceh</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/12/22/ratusan-personel-tni-dikerahkan-bantuan-pangan-kementan-tembus-ke-pedalaman-aceh/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/12/22/ratusan-personel-tni-dikerahkan-bantuan-pangan-kementan-tembus-ke-pedalaman-aceh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2025 02:19:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Pangan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan beras]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Bener Meriah]]></category>
		<category><![CDATA[distribusi logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Kementan]]></category>
		<category><![CDATA[Kementan Peduli]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=14437</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aceh &#8211; Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) mempercepat penyaluran bantuan pangan ke wilayah Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat, khususnya di daerah terpencil dan sulit dijangkau, tetap terpenuhi. Sebanyak 18 ton beras disalurkan melalui kombinasi jalur darat dan udara. Langkah ini dipilih [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/12/22/ratusan-personel-tni-dikerahkan-bantuan-pangan-kementan-tembus-ke-pedalaman-aceh/">Ratusan Personel TNI Dikerahkan, Bantuan Pangan Kementan Tembus ke Pedalaman Aceh</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Aceh</b> &#8211; Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) mempercepat penyaluran bantuan pangan ke wilayah Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat, khususnya di daerah terpencil dan sulit dijangkau, tetap terpenuhi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebanyak 18 ton beras disalurkan melalui kombinasi jalur darat dan udara. Langkah ini dipilih untuk mengatasi tantangan geografis sekaligus mempercepat distribusi bantuan ke wilayah sasaran.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada Minggu (21/12) pukul 08.00 WIB, pasukan Satuan Pengamanan Markas (SPM) dari Korem 011/Lilawangsa bersama komunitas sepeda motor diberangkatkan dari posko. Rombongan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Korem dan bertugas menyalurkan 10 ton beras ke Kabupaten Bener Meriah (Gayo Lues) serta Aceh Tengah (Takengon) melalui jalur darat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Komandan pelaksana kegiatan, Letnan Kolonel Patri Andi Ariyanto, menjelaskan bahwa proses pendistribusian melibatkan sekitar 100 personel dengan metode yang disesuaikan dengan kondisi medan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Penyaluran beras dilakukan menggunakan sepeda motor, setiap personel membawa sekitar 25 kilogram. Target distribusi 10 ton dituntaskan dalam dua hari sebagai bentuk percepatan bantuan bagi masyarakat,” ujarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain melalui darat, pengiriman bantuan juga dilakukan lewat jalur udara. Pada hari yang sama, satu unit pesawat Hercules lepas landas dari Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh menuju Bandara Rembele dengan membawa tambahan 8 ton beras untuk wilayah terdampak.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebelumnya, Kementan melalui program Kementan Peduli telah menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Aceh dalam tiga tahap menggunakan kapal perang TNI Angkatan Laut. Pengiriman bertahap ini dilakukan untuk menjangkau wilayah pesisir serta daerah dengan keterbatasan akses transportasi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Inspektur Jenderal Kementan, Irham Waroihan, menegaskan bahwa seluruh proses pengiriman dan pendistribusian bantuan dikawal secara ketat agar tepat sasaran.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami memastikan distribusi bantuan berjalan terukur dan diawasi dengan ketat. Aceh menjadi prioritas karena kondisi darurat yang dihadapi masyarakat. Penyaluran dilakukan bertahap agar pasokan tetap terjaga dan merata,” kata Irham saat meninjau pelepasan distribusi bantuan beras Kementan dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dari Posko Korem 011/Lilawangsa, Lhokseumawe, menuju Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Utara.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menambahkan, pemanfaatan jalur laut, darat, dan udara merupakan strategi percepatan logistik di wilayah dengan tantangan geografis tinggi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami berkolaborasi dengan TNI dan seluruh pemangku kepentingan agar bantuan tidak hanya cepat tiba, tetapi juga benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain bantuan dari Kementan Peduli, pemerintah juga menyalurkan berbagai dukungan logistik lainnya sebagai bagian dari penanganan terpadu kondisi darurat di wilayah terdampak.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pengiriman bantuan bencana di wilayah Sumatera dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi lintas kementerian dan lembaga. Kementan terus berkoordinasi dengan BNPB, kementerian koordinator terkait, Kementerian Dalam Negeri, TNI, serta Kementerian Pertahanan untuk memastikan bantuan sampai ke lokasi terdampak secara cepat dan tepat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Ini adalah wujud kolaborasi untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat adalah cobaan bersama, sehingga kita harus hadir dan saling membantu,” tegas Mentan Amran.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/12/22/ratusan-personel-tni-dikerahkan-bantuan-pangan-kementan-tembus-ke-pedalaman-aceh/">Ratusan Personel TNI Dikerahkan, Bantuan Pangan Kementan Tembus ke Pedalaman Aceh</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/12/22/ratusan-personel-tni-dikerahkan-bantuan-pangan-kementan-tembus-ke-pedalaman-aceh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bantuan Kemensos Masuk ke Permukiman Warga Terdampak Banjir Aceh Via Udara</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/12/18/bantuan-kemensos-masuk-ke-permukiman-warga-terdampak-banjir-aceh-via-udara/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/12/18/bantuan-kemensos-masuk-ke-permukiman-warga-terdampak-banjir-aceh-via-udara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2025 21:44:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Tamiang]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[bencana alam]]></category>
		<category><![CDATA[Bener Meriah]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Ipul]]></category>
		<category><![CDATA[Kemensos]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Tagana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=14328</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah Aceh. Bantuan dikirimkan melalui jalur udara dan didistribusikan langsung hingga ke rumah-rumah warga. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan, penyaluran bantuan dilakukan langsung kepada warga terdampak banjir di Kampung Landuh, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/12/18/bantuan-kemensos-masuk-ke-permukiman-warga-terdampak-banjir-aceh-via-udara/">Bantuan Kemensos Masuk ke Permukiman Warga Terdampak Banjir Aceh Via Udara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah Aceh. Bantuan dikirimkan melalui jalur udara dan didistribusikan langsung hingga ke rumah-rumah warga.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan, penyaluran bantuan dilakukan langsung kepada warga terdampak banjir di Kampung Landuh, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang. Langkah ini merupakan bagian dari respons cepat pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dalam kondisi darurat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Penyaluran bantuan dilakukan langsung ke permukiman warga agar benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan,” ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Selasa (16/12).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bantuan yang disalurkan meliputi makanan siap saji, family kit, serta kebutuhan khusus bayi seperti susu dan popok. Selain itu, Kemensos juga mengirimkan kasur lipat dan selimut untuk membantu warga bertahan selama masa pengungsian dan pemulihan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Gus Ipul menjelaskan, proses distribusi bantuan dilakukan melalui kerja sama lintas sektor. Kemensos bersinergi dengan BNPB, Taruna Siaga Bencana (Tagana), TNI, Polri, serta pilar-pilar sosial di Kabupaten Aceh Tamiang yang turun langsung ke lapangan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kolaborasi ini membuat penyaluran bantuan berjalan tertib dan lancar. Kehadiran petugas di tengah masyarakat tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga memberikan rasa aman dan kepastian bahwa negara hadir,” katanya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain Aceh Tamiang, Kemensos juga mengirimkan bantuan logistik melalui jalur udara ke Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Dari Gudang Pusat Kemensos di Bekasi, bantuan untuk Aceh Tengah mencakup 1.285 paket lauk pauk siap saji, 400 paket family kit, 1.500 selimut, 3.400 paket makanan siap saji, serta 1.500 kilogram beras.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tak hanya itu, disalurkan pula 150 paket pakaian training dewasa, 50 paket perlengkapan kebersihan, serta dua unit Starlink untuk mendukung komunikasi dan akses informasi di wilayah terdampak.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara bantuan untuk Kabupaten Bener Meriah terdiri dari 1.285 paket lauk pauk siap saji, 400 paket family kit, 1.500 selimut, 3.400 paket makanan siap saji, dan 1.500 kilogram beras. Kemensos juga mengirimkan 150 paket pakaian training dewasa, 50 paket perlengkapan kebersihan, serta dua unit Starlink.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Gus Ipul menegaskan, Kemensos akan terus memantau situasi di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta unsur terkait lainnya guna memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi secara berkelanjutan hingga kondisi kembali pulih.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/12/18/bantuan-kemensos-masuk-ke-permukiman-warga-terdampak-banjir-aceh-via-udara/">Bantuan Kemensos Masuk ke Permukiman Warga Terdampak Banjir Aceh Via Udara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/12/18/bantuan-kemensos-masuk-ke-permukiman-warga-terdampak-banjir-aceh-via-udara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
