<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Anak Putus Sekolah - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/anak-putus-sekolah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/anak-putus-sekolah/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Jul 2025 05:12:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Anak Putus Sekolah - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/anak-putus-sekolah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sekolah Rakyat Hadir di 100 Titik, Solusi Pendidikan untuk Keluarga Kurang Mampu</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/07/09/sekolah-rakyat-hadir-di-100-titik-solusi-pendidikan-untuk-keluarga-kurang-mampu/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/07/09/sekolah-rakyat-hadir-di-100-titik-solusi-pendidikan-untuk-keluarga-kurang-mampu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2025 05:12:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Akses Pendidikan Setara]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Putus Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Kemensos 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan untuk Miskin Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Program Pemerintah 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Berasrama]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Rakyat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=10809</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Kementerian Sosial (Kemensos) resmi mengumumkan peluncuran program Sekolah Rakyat tahun ajaran 2025/2026 yang akan dimulai bulan ini. Program ini digelar di 100 titik lokasi rintisan yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menyediakan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Dari total 100 lokasi tersebut, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/07/09/sekolah-rakyat-hadir-di-100-titik-solusi-pendidikan-untuk-keluarga-kurang-mampu/">Sekolah Rakyat Hadir di 100 Titik, Solusi Pendidikan untuk Keluarga Kurang Mampu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Jakarta</strong> &#8211; Kementerian Sosial (Kemensos) resmi mengumumkan peluncuran program Sekolah Rakyat tahun ajaran 2025/2026 yang akan dimulai bulan ini. Program ini digelar di 100 titik lokasi rintisan yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menyediakan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari total 100 lokasi tersebut, sebanyak 63 titik akan mulai melakukan pengenalan kepada siswa pada 14 Juli 2025. Sementara itu, 37 titik lainnya dijadwalkan mulai beroperasi pada akhir Juli. Program ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Sekolah Rakyat ini ditujukan bagi keluarga kurang mampu, anak-anak yang berisiko putus sekolah, atau bahkan yang sudah putus sekolah. Seperti yang sering disampaikan Bapak Presiden, pendidikan adalah kunci untuk memperbaiki masa depan,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf dikutip dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (08/07).</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"><b>Konsep Asrama, Kurikulum Karakter, dan Akses Gratis</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sekolah Rakyat dirancang sebagai sekolah berasrama untuk jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA. Para siswa akan mengikuti pelajaran formal di siang hari, kemudian mendapatkan penguatan pendidikan karakter pada malam hari. Kurikulum akan menekankan nilai-nilai agama, kepemimpinan, serta keterampilan hidup untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan berdaya saing.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk mendukung proses belajar, sekolah akan dilengkapi fasilitas lengkap seperti asrama, laboratorium, area olahraga, serta gedung serbaguna. Seluruh kebutuhan siswa, mulai dari biaya pendidikan, makan, tempat tinggal, buku, hingga seragam akan ditanggung oleh pemerintah secara penuh.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada tahap awal, Sekolah Rakyat akan menggunakan gedung-gedung milik pemerintah pusat dan daerah yang telah direnovasi. Namun ke depan, Kemensos menargetkan pembangunan gedung sekolah permanen di atas lahan seluas minimal 8 hektare untuk setiap titik, dengan kapasitas hingga 1.000 siswa per sekolah.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"><b>Menjangkau 29 Provinsi, Kapasitas Hampir 10 Ribu Siswa</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pelaksanaan perdana Sekolah Rakyat mencakup 395 rombongan belajar untuk jenjang SD, SMP, dan SMA di 100 titik yang tersebar di 29 provinsi. Pulau Jawa menjadi wilayah dengan jumlah lokasi terbanyak (48 titik), diikuti oleh Sumatra (22 titik), Sulawesi (15 titik), serta masing-masing empat titik di Bali-Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Maluku. Papua turut mendapat perhatian khusus dengan tiga lokasi. Total kapasitas siswa pada tahap awal ini mencapai 9.755 orang.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"><b>Lokasi dan Fasilitas</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Seluruh lokasi pelaksanaan Sekolah Rakyat telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Sosial RI Nomor: 126/HUK/2025. Lokasi-lokasi tersebut melibatkan berbagai fasilitas seperti sentra pelatihan Kemensos, balai latihan kerja, sekolah negeri, dan bangunan milik pemerintah lainnya yang telah disiapkan secara fungsional dan layak untuk kegiatan belajar mengajar. </span><span class="s1">Beberapa lokasi diantaranya:</span></p>
<ul class="ul1">
<li class="li1"><b></b><span class="s1"><b>Aceh</b>: Sentra Darussa’adah, SMA Negeri 2 Unggul Ali Hasjmy, SKB Labuhan Haji Aceh Selatan</span></li>
<li class="li1"><b></b><span class="s1"><b>Sumatera Utara</b>: Sentra Insyaf dan Bahagia Medan, Kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, SMKN Pertanian</span></li>
<li class="li1"><b></b><span class="s1"><b>Sumatera Barat: </b>Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Padang, Universitas Negeri Padang dan Gedung Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Latihan Kerja</span></li>
<li class="li1"><b></b><span class="s1"><b>Sumatera Selatan: </b>Sentra Budi Perkasa Palembang, Institusi Penerima Wajib Lapor Sriwijaya dan Gedung P4T Kabupaten Empat Lawang</span></li>
<li class="li1"><b></b><span class="s1"><b>Riau: </b>Sentra Abiseka Pekanbaru, Rusunawa/Asrama Haji Provinsi Riau dan Kampus IPDN Kab. Rokan Hilir</span></li>
<li>
<p class="p1"><span class="s1"><b>Lampung</b>: Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah, Provinsi Lampung</span><b></b></p>
</li>
<li>
<p class="p1"><b></b><span class="s1"><strong>Banten:</strong> Gedung Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Tangerang Selatan dan Gedung BPMP Rangkasbitung</span></p>
</li>
<li class="li1"><span class="s1"><span class="s1"><b>DKI Jakarta</b>: Sentra Mulyajaya, Handayani, dan </span></span>Pusat Pendidikan dan Pelatihan Margaguna</li>
<li class="li1"><b></b><span class="s1"><b>Jawa Barat</b>: Sentra Wyataguna Bandung, Sentra Galih Pakuan Bogor, hingga UPT Balai Latihan Kerja di Sumedang</span></li>
<li class="li1"><b></b><span class="s1"><b>Jawa Timur</b>: Universitas Negeri Surabaya 4, Gedung Politeknik Malang, dan puluhan fasilitas lainnya</span></li>
<li>
<p class="p1"><span class="s1"><b>Kalimantan Selatan</b>: Sentra Budi Luhur Banjarbaru, Balai Besar dan Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Banjarmasin Banjarbaru</span><b></b></p>
</li>
<li>
<p class="p1"><b></b><span class="s1"><b>Sulawesi Barat:</b> UPTD SMK REA TIMUR/SPPN POLMAN, Polewali Mandar dan SMK Negeri Sulawesi Barat, Mamuju</span></p>
</li>
<li class="li1"><b></b><span class="s1"><b>Bali: </b>Sentra Mahatmiya Bali</span></li>
<li class="li1"><b></b><span class="s1"><b>Nusa Tenggara Barat: </b>Sentra Paramitha Mataram dan Eks. Gedung AKPER, Lombok Timur</span></li>
<li class="li1"><b></b><span class="s1"><b>Maluku Utara: </b>Sentra Wasana Bahagia Ternat, Institusi Penerima Wajib Lapor Sofifi dan Bangunan Panti Asuhan, Pemerintahan Desa Gamsungi, Tobelo Kab. Halmahera Utar</span></li>
<li class="li1"><b></b><span class="s1"><b>Papua: </b>Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Jayapura, Gedung BPKSDM Kab.Biak Numfor dan Gedung BPKSDM Kab.Sarm<br />
</span></li>
</ul>
<p class="p1"><span class="s1">Seluruh lokasi dipilih berdasarkan ketersediaan infrastruktur dan potensi jangkauan terhadap anak-anak dari keluarga miskin di sekitarnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/07/09/sekolah-rakyat-hadir-di-100-titik-solusi-pendidikan-untuk-keluarga-kurang-mampu/">Sekolah Rakyat Hadir di 100 Titik, Solusi Pendidikan untuk Keluarga Kurang Mampu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/07/09/sekolah-rakyat-hadir-di-100-titik-solusi-pendidikan-untuk-keluarga-kurang-mampu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SMK Berdaya: Solusi Kemendikdasmen untuk Anak Putus Sekolah</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/07/01/smk-berdaya-solusi-kemendikdasmen-untuk-anak-putus-sekolah/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/07/01/smk-berdaya-solusi-kemendikdasmen-untuk-anak-putus-sekolah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2025 01:20:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Putus Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[Kewirausahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Nonformal]]></category>
		<category><![CDATA[PKK]]></category>
		<category><![CDATA[PKW]]></category>
		<category><![CDATA[SMK Berdaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=10601</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan inisiatif baru bertajuk SMK Berdaya, yang menyasar 1.000 anak putus sekolah (APS) dari jenjang SMK. Program ini mengusung dua skema utama, yaitu Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW), sebagai upaya memperluas akses pendidikan sekaligus menurunkan angka pengangguran. Tujuan utamanya adalah memulihkan harapan serta membekali [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/07/01/smk-berdaya-solusi-kemendikdasmen-untuk-anak-putus-sekolah/">SMK Berdaya: Solusi Kemendikdasmen untuk Anak Putus Sekolah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan inisiatif baru bertajuk <i>SMK Berdaya</i>, yang menyasar 1.000 anak putus sekolah (APS) dari jenjang SMK. Program ini mengusung dua skema utama, yaitu Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW), sebagai upaya memperluas akses pendidikan sekaligus menurunkan angka pengangguran.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tujuan utamanya adalah memulihkan harapan serta membekali peserta dengan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja maupun kewirausahaan. Dengan mengangkat slogan <i>“Kembali Berdaya, Kembali Bermakna”</i>, program ini dijalankan melalui kolaborasi antara Kemendikdasmen, pemerintah daerah, dan lembaga kursus serta pelatihan (LKP) di berbagai wilayah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><b>Pendidikan untuk Semua</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menekankan bahwa pendidikan harus inklusif, termasuk bagi anak-anak yang terpaksa meninggalkan bangku sekolah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Saat ini, yang dibutuhkan bukan sekadar ijazah, melainkan keahlian nyata. Melalui program ini, anak putus sekolah tetap memiliki kesempatan untuk bersaing di dunia kerja atau menciptakan lapangan pekerjaan sendiri,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (30/6/2025).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Abdul Mu’ti menambahkan bahwa program ini sekaligus menjadi solusi untuk mengurangi pengangguran di kalangan lulusan SMK yang belum terserap di sektor formal.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><b>Dukungan dari Legislatif</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani, turut menyambut positif langkah Kemendikdasmen ini. Menurutnya, pendidikan nonformal seperti PKK dan PKW perlu diselaraskan dengan kebutuhan industri agar hasilnya lebih efektif.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Inisiatif ini tidak hanya mengatasi masalah pengangguran, tetapi juga berpotensi mendorong perekonomian lokal melalui kerja sama dengan dunia industri,” jelas Hadrian.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia juga menekankan pentingnya pendekatan <i>link and match</i> antara pendidikan dan dunia usaha agar lulusan benar-benar siap menghadapi tantangan di lapangan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Program PKK dan PKW dirancang sebagai solusi pendidikan nonformal yang berfokus pada keterampilan praktis dan peningkatan daya saing ekonomi. Kemendikdasmen berharap gerakan ini mendapat dukungan luas sehingga dapat berkembang menjadi gerakan nasional yang membawa perubahan nyata.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Ini adalah bukti komitmen kami terhadap pendidikan inklusif. Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan kedua untuk bangkit dan berkontribusi,” tegas Abdul Mu’ti.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dengan adanya program ini, diharapkan lebih banyak anak putus sekolah dapat meraih kemandirian, baik melalui pekerjaan maupun usaha mandiri.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/07/01/smk-berdaya-solusi-kemendikdasmen-untuk-anak-putus-sekolah/">SMK Berdaya: Solusi Kemendikdasmen untuk Anak Putus Sekolah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/07/01/smk-berdaya-solusi-kemendikdasmen-untuk-anak-putus-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
