<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Biodiesel B40 - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/biodiesel-b40/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/biodiesel-b40/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Jan 2025 16:40:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Biodiesel B40 - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/biodiesel-b40/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Biodiesel B40 Resmi Diterapkan 2025, Impor Solar Segera Berakhir</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/01/04/biodiesel-b40-resmi-diterapkan-2025-impor-solar-segera-berakhir/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/01/04/biodiesel-b40-resmi-diterapkan-2025-impor-solar-segera-berakhir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jan 2025 00:35:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ENERGI]]></category>
		<category><![CDATA[Biodiesel B40]]></category>
		<category><![CDATA[energi terbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan energi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Minyak Sawit untuk Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Penghematan Devisa]]></category>
		<category><![CDATA[Program Biodiesel Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ramah Lingkungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://katafoto.id/?p=7377</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Pemerintah resmi menerapkan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang dicampur dengan 40 persen biodiesel berbasis minyak sawit (B40) mulai 1 Januari 2025. Kebijakan ini diumumkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (3/1). &#8220;Kementerian ESDM baru selesai melakukan rapat internal membahas secara [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/01/04/biodiesel-b40-resmi-diterapkan-2025-impor-solar-segera-berakhir/">Biodiesel B40 Resmi Diterapkan 2025, Impor Solar Segera Berakhir</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Pemerintah resmi menerapkan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang dicampur dengan 40 persen biodiesel berbasis minyak sawit (B40) mulai 1 Januari 2025. Kebijakan ini diumumkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (3/1).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kementerian ESDM baru selesai melakukan rapat internal membahas secara detail terkait urusan biodiesel. Kami telah memutuskan peningkatan biodiesel dari B35 ke B40, dan hari ini kami umumkan sudah berlaku mulai 1 Januari 2025,” ujar Bahlil.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kebijakan ini, lanjutnya, mendukung visi Presiden Prabowo Subianto terkait ketahanan energi dan swasembada energi nasional, sekaligus upaya mencapai target net zero emission pada tahun 2060. Pemerintah juga berencana meningkatkan campuran biodiesel menjadi 50 persen (B50) pada 2026.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kalau ini berjalan baik, atas arahan Presiden Prabowo, kita akan mendorong implementasi B50 pada 2026 dan kalau ini kita lakukan, maka impor kita terhadap solar, Insyaallah dipastikan sudah tidak ada lagi di tahun 2026. Jadi program (mandatori biodiesel) ini bagian daripada perintah Presiden tentang ketahanan energi dan mengurangi impor,&#8221; imbuh Bahlil dikutip dalam keterangan tertulis esdm.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, menjelaskan bahwa program biodiesel mandatori ini mampu mengurangi impor BBM, yang berarti penghematan devisa. Untuk implementasi B40, penghematan diproyeksikan mencapai Rp147,5 triliun, lebih tinggi dibandingkan B35 yang menghemat Rp122,98 triliun. Dengan peningkatan ini, terdapat tambahan penghematan devisa sekitar Rp25 triliun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain manfaat ekonomi, program B40 memberikan dampak positif dalam aspek sosial dan lingkungan. Nilai tambah minyak kelapa sawit mentah (CPO) meningkat sebesar Rp20,9 triliun, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai lebih dari 14 ribu orang di sektor off-farm dan 1,95 juta orang di sektor on-farm. Program ini juga berkontribusi pada pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 41,46 juta ton CO2e per tahun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada 2025, pemerintah menargetkan alokasi biodiesel B40 sebesar 15,6 juta kiloliter (kl). Dari jumlah tersebut, 7,55 juta kl dialokasikan untuk Public Service Obligation (PSO) dan 8,07 juta kl untuk non-PSO.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Implementasi ini didukung oleh 24 badan usaha bahan bakar nabati (BU BBN) yang akan menyalurkan biodiesel, dua badan usaha BBM untuk distribusi PSO dan non-PSO, serta 26 badan usaha BBM yang khusus mendistribusikan biodiesel B40 untuk non-PSO.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 341.K/EK.01/MEM.E/2024 tentang Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel Sebagai Campuran BBM Jenis Solar. Keputusan ini juga mengatur pembiayaan yang dilakukan melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/01/04/biodiesel-b40-resmi-diterapkan-2025-impor-solar-segera-berakhir/">Biodiesel B40 Resmi Diterapkan 2025, Impor Solar Segera Berakhir</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/01/04/biodiesel-b40-resmi-diterapkan-2025-impor-solar-segera-berakhir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Targetkan Pemakaian Biodiesel B40 di Tahun 2025</title>
		<link>https://katafoto.id/2024/08/05/pemerintah-targetkan-pemakaian-biodiesel-b40-di-tahun-2025/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2024/08/05/pemerintah-targetkan-pemakaian-biodiesel-b40-di-tahun-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Aug 2024 02:47:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ENERGI]]></category>
		<category><![CDATA[bahan bakar nabati]]></category>
		<category><![CDATA[Biodiesel B40]]></category>
		<category><![CDATA[emisi gas rumah kaca]]></category>
		<category><![CDATA[ESDM]]></category>
		<category><![CDATA[pemanfaatan biodiesel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://katafoto.id/?p=3742</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Pemerintah terus mewujudkan Indonesia hijau dan berkelanjutan dengan mempercepat implementasi biodiesel B40, yakni campuran solar dengan 40% bahan bakar nabati (BBN) berbasis minyak sawit pada tahun 2025. Rencana ini sejalan dengan data realisasi kinerja subsektor EBTKE tahun 2024 yang menunjukkan perkembangan positif. Data terbaru menunjukkan pemanfaatan biodiesel pada kuartal kedua tahun 2024 mencapai [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2024/08/05/pemerintah-targetkan-pemakaian-biodiesel-b40-di-tahun-2025/">Pemerintah Targetkan Pemakaian Biodiesel B40 di Tahun 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Pemerintah terus mewujudkan Indonesia hijau dan berkelanjutan dengan mempercepat implementasi biodiesel B40, yakni campuran solar dengan 40% bahan bakar nabati (BBN) berbasis minyak sawit pada tahun 2025. Rencana ini sejalan dengan data realisasi kinerja subsektor EBTKE tahun 2024 yang menunjukkan perkembangan positif.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Data terbaru menunjukkan pemanfaatan biodiesel pada kuartal kedua tahun 2024 mencapai realisasi sebesar 6,2 juta kiloliter, atau sekitar 54,2% dari target tahunan sebesar 11,3 juta kiloliter. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain memberikan kontribusi pada penurunan emisi gas rumah kaca, konsumsi biodiesel juga berdampak positif pada perekonomian dengan menciptakan lapangan kerja dan mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar fosil.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Tahun ini sudah mulai masuk ke biodiesel B35. Insyaallah tahun depan B40 sudah bisa berjalan, sudah ada kesepakatan,&#8221; ujar Menteri ESDM Arifin Tasrif di Jakarta, Jumat (02/08).</span></p>
<figure id="attachment_3740" aria-describedby="caption-attachment-3740" style="width: 1000px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-3740" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/08/ESDM-Biodiesel1.jpg" alt="Pemerintah Targetkan Pemakaian Biodiesel B40 di Tahun 2025" width="1000" height="556" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/08/ESDM-Biodiesel1.jpg 1000w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/08/ESDM-Biodiesel1-300x167.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/08/ESDM-Biodiesel1-768x427.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/08/ESDM-Biodiesel1-150x83.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/08/ESDM-Biodiesel1-600x334.jpg 600w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/08/ESDM-Biodiesel1-696x387.jpg 696w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2024/08/ESDM-Biodiesel1-755x420.jpg 755w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><figcaption id="caption-attachment-3740" class="wp-caption-text">Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan proses uji coba mengembangkan campuran bahan bakar nabati pada biodiesel di angka 40 persen (B40) ke salah satu mobil dengan stiker road test B40. (katafoto/HO/ESDM)</figcaption></figure>
<p class="p1"><span class="s1">Dikutip dari keterangan tertulis ESDM, melalui program B40, pemerintah terus meningkatkan adopsi biodiesel berbasis kelapa sawit untuk berbagai jenis kendaraan. Setelah penggunaan B40 di industri mobil empat tahun lalu, ujicoba tahun 2024 ini akan berfokus pada alat pertanian (alsintan) dan industri perkeretapaian. Selanjutnya akan ada industri pertambangan dan alat berat, perkapalan dan pembangkit listrik, yang akan dimulai dalam waktu dekat di Balikpapan, Kalimantan Timur. Secara keseluruhan, diperkirakan diperlukan 16 juta kiloliter B40.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebelumnya, uji coba perdana penggunaan biodiesel B40 pada kereta api dilakukan di Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta, pada Senin (22/7) lalu, dengan menggunakan kereta api Bogowonto relasi Yogyakarta &#8211; Pasar Senen. Tujuannya untuk menguji ketahanan genset KA Bogowonto selama 1.200 jam. Dengan waktu perkiraan satu kali pulang-pergi (PP) KA Bogowonto dari Lempuyangan ke Pasar Senen 22 jam, diperkirakan akan membutuhkan 50 kali PP, atau sekitar dua bulanan, untuk mencapai hasil tersebut.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kami berharap semua uji penggunaan bisa selesai Desember ini sehingga penggunaan B40 secara penuh bisa dilakukan tahun 2025,&#8221; ujar Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Dr. Ing. Eniya Listiani Dewi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pemerintah juga tengah mempersiapkan kebijakan pemanfaatan bioetanol sebagai campuran bahan bakar bensin. Bioetanol yang dihasilkan dari bahan baku seperti tebu dan singkong yang berpotensi besar mengurangi emisi karbon dan meningkatkan ketahanan energi nasional.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Setelah B40, kemudian juga kita akan coba nanti bio-etanol,&#8221; tutup Arifin.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut US Department of Energy, penggunaan bioetanol dapat menghasilkan penghematan bahan bakar yang bervariasi, bergantung pada perbedaan energi dalam campuran yang digunakan. Namun, dengan mengoptimalkan penggunaan campuran etanol yang lebih tinggi, penghematan bahan bakar kemungkinan akan meningkat karena peningkatan efisiensi mesin.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Etanol memiliki angka oktan yang lebih tinggi daripada bensin sehingga dapat meningkatkan tenaga atau kinerja mesin. Contohnya, banyak pembalap menggunakan E98 sebagai bahan bakar untuk mobil balap karena kandungan oktannya yang tinggi.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2024/08/05/pemerintah-targetkan-pemakaian-biodiesel-b40-di-tahun-2025/">Pemerintah Targetkan Pemakaian Biodiesel B40 di Tahun 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2024/08/05/pemerintah-targetkan-pemakaian-biodiesel-b40-di-tahun-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
