<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Investasi Pariwisata - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/investasi-pariwisata/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/investasi-pariwisata/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 May 2026 14:46:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Investasi Pariwisata - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/investasi-pariwisata/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pariwisata Jadi Mesin Baru Penggerak Nasional</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/05/20/ekonomi-tumbuh-561-persen-pariwisata-jadi-mesin-baru-penggerak-nasional/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/05/20/ekonomi-tumbuh-561-persen-pariwisata-jadi-mesin-baru-penggerak-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 14:46:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI dan KINERJA]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN Tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Bebas Visa Kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Devisa Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[KEK Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pertumbuhan ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan mancanegara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=17065</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Kinerja ekonomi nasional pada Triwulan I-2026 mencatat pertumbuhan positif sebesar 5,61 persen secara tahunan (year on year/yoy). Capaian tersebut menjadi indikasi bahwa fondasi ekonomi Indonesia tetap kuat meski kondisi global masih dibayangi ketidakpastian. Sepanjang 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tercatat mencapai 15,39 juta kunjungan. Sementara itu, pergerakan wisatawan nusantara menunjukkan tren yang terus [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/20/ekonomi-tumbuh-561-persen-pariwisata-jadi-mesin-baru-penggerak-nasional/">Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pariwisata Jadi Mesin Baru Penggerak Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Kinerja ekonomi nasional pada Triwulan I-2026 mencatat pertumbuhan positif sebesar 5,61 persen secara tahunan (year on year/yoy). Capaian tersebut menjadi indikasi bahwa fondasi ekonomi Indonesia tetap kuat meski kondisi global masih dibayangi ketidakpastian.</p>
<p>Sepanjang 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tercatat mencapai 15,39 juta kunjungan. Sementara itu, pergerakan wisatawan nusantara menunjukkan tren yang terus meningkat dengan total mencapai 1,2 miliar perjalanan.</p>
<p>Memasuki awal 2026, kunjungan wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 3,44 juta, sedangkan perjalanan wisatawan nusantara mencapai 319 juta perjalanan. Angka tersebut mencerminkan meningkatnya mobilitas masyarakat sekaligus kepercayaan wisatawan terhadap destinasi wisata di Indonesia.</p>
<p>Peningkatan tersebut juga memperkuat kontribusi sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.</p>
<p>“Nah untuk target pertumbuhan ekonomi 8%, target kontribusi daripada sektor parwisata adalah 5% terhadap GDP nasional dengan perolehan devisa diharapkan USD39,4 miliar. Kalau angkanya ini setara dengan ekspor utama Indonesia yaitu batubara dan sawit. Maka ini adalah domestic engine of growth yang harus kita pacu,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam Rapat Koordinasi Nasional Pariwisata 2026, Rabu (20/05).</p>
<figure id="attachment_17067" aria-describedby="caption-attachment-17067" style="width: 1000px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-17067" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/publikasi_1779278664_6a0da348af7a4.jpg" alt="Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pariwisata Jadi Mesin Baru Penggerak Nasional" width="1000" height="667" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/publikasi_1779278664_6a0da348af7a4.jpg 1000w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/publikasi_1779278664_6a0da348af7a4-300x200.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/publikasi_1779278664_6a0da348af7a4-768x512.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/publikasi_1779278664_6a0da348af7a4-150x100.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2026/05/publikasi_1779278664_6a0da348af7a4-696x464.jpg 696w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><figcaption id="caption-attachment-17067" class="wp-caption-text">Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana pada pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pariwisata 2026, di Jakarta, Rabu (20/05/2026). (katafoto/HO/rmt/Humas Ekon)</figcaption></figure>
<p>Langkah lainnya yakni memperkuat peran Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata dan BUPP KEK, serta mendorong pembentukan Indonesia Quality Tourism Fund sebagai alternatif pendanaan di luar APBN reguler.</p>
<p>Untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata, pemerintah telah menetapkan 11 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata guna menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif. Selain itu, sebanyak 37 bandara internasional baru disiapkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah dan akses wisatawan mancanegara.</p>
<p>Menko Airlangga menilai kawasan ASEAN memiliki peluang besar dalam menopang pertumbuhan sektor pariwisata. Hal itu terlihat dari keberhasilan Thailand dan Malaysia yang mampu menarik lebih dari 35 juta wisatawan asing.</p>
<p>Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi Indonesia untuk meningkatkan daya saing destinasi wisata serta memperkuat konektivitas dan aksesibilitas wisatawan mancanegara.</p>
<p>Melalui kebijakan bebas visa kunjungan, pemerintah menargetkan tambahan hingga 2,5 juta wisatawan asing. Pada tahap awal, kebijakan tersebut menyasar wisatawan dari Jepang, Korea Selatan, Australia, India, Selandia Baru, Kazakhstan, Belarus, dan Makau.</p>
<p>Pemerintah juga mendorong peningkatan kunjungan permanent resident di Singapura, khususnya menuju kawasan Batam, Bintan, dan Karimun yang menjadi salah satu pintu utama wisata regional.</p>
<p>Selain pengembangan destinasi unggulan, pemerintah mempercepat penerapan single platform perizinan penyelenggaraan event guna memudahkan pelaksanaan kegiatan internasional di Indonesia.</p>
<p>Promosi pariwisata berbasis film destinasi juga terus didorong untuk memperkuat daya tarik wisata nasional di pasar global.</p>
<p>“Saya berharap dengan kolaborasi seluruh pihak kita bisa sama-sama meningkatkan standard keamanan destinasi, memperkuat konektivitas dan aktifitas destinasi wisata, integrasi perencanaan dari tujuan pariwisata, promosi dan branding dari destinasi pariwisata dan terkait dengan pelatihan dan sertifikasi,” pungkas Menko Airlangga.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/20/ekonomi-tumbuh-561-persen-pariwisata-jadi-mesin-baru-penggerak-nasional/">Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pariwisata Jadi Mesin Baru Penggerak Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/05/20/ekonomi-tumbuh-561-persen-pariwisata-jadi-mesin-baru-penggerak-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lumajang Buka Pintu Investasi, Selokambang Siap Jadi Magnet Wisata Baru</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/04/19/lumajang-buka-pintu-investasi-selokambang-siap-jadi-magnet-wisata-baru/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/04/19/lumajang-buka-pintu-investasi-selokambang-siap-jadi-magnet-wisata-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 08:07:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[WISATA]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi wisata Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[investor wisata]]></category>
		<category><![CDATA[PAD Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Selokambang Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Alam]]></category>
		<category><![CDATA[wisata Lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=16052</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang membuka peluang kerja sama investasi untuk mempercepat transformasi sektor pariwisata. Pemandian Alam Selokambang yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata lokal, kini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui pendekatan kolaboratif. Dalam agenda market sounding yang berlangsung pada Kamis (16/4), Pemkab Lumajang berhasil menarik minat 18 calon investor. Tingginya [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/04/19/lumajang-buka-pintu-investasi-selokambang-siap-jadi-magnet-wisata-baru/">Lumajang Buka Pintu Investasi, Selokambang Siap Jadi Magnet Wisata Baru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Lumajang</b> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang membuka peluang kerja sama investasi untuk mempercepat transformasi sektor pariwisata. Pemandian Alam Selokambang yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata lokal, kini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui pendekatan kolaboratif.</p>
<p>Dalam agenda market sounding yang berlangsung pada Kamis (16/4), Pemkab Lumajang berhasil menarik minat 18 calon investor. Tingginya ketertarikan ini menjadi sinyal bahwa Selokambang memiliki potensi ekonomi yang layak dikembangkan secara profesional dan berkelanjutan.</p>
<p>Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Lumajang, Galih Permadi, menyampaikan bahwa kolaborasi menjadi strategi utama dalam mengoptimalkan potensi destinasi yang sudah dikenal luas tersebut.</p>
<p>“Selokambang memiliki merek yang kuat. Dengan dukungan mitra yang tepat, pengembangannya dapat berjalan lebih cepat dan terarah,” ujar Galih di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (19/4).</p>
<p>Ia menjelaskan, dalam skema kemitraan ini pemerintah berperan sebagai fasilitator sekaligus pengarah kebijakan, sementara investor bertindak sebagai pendorong percepatan pembangunan melalui dukungan pendanaan, teknologi, dan manajemen.</p>
<p>Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur, layanan wisata, serta daya tarik destinasi secara menyeluruh. Dengan begitu, Selokambang tidak hanya berkembang dari sisi fisik, tetapi juga memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan.</p>
<p>Sebagai salah satu aset daerah, Selokambang memiliki posisi penting dalam mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di sisi lain, pengembangannya juga diharapkan menciptakan efek berganda bagi perekonomian masyarakat sekitar.</p>
<p>Peningkatan jumlah wisatawan diperkirakan akan mendorong pertumbuhan usaha kecil, sektor jasa, hingga transportasi di kawasan wisata tersebut.</p>
<p>Pemkab Lumajang memandang sektor pariwisata sebagai salah satu pilar utama penggerak ekonomi daerah. Oleh karena itu, pendekatan proaktif dilakukan dengan memastikan investor yang terlibat memiliki kapasitas dan rekam jejak yang memadai.</p>
<p>Proses seleksi mitra dilakukan secara ketat agar pengembangan Selokambang tetap selaras dengan visi jangka panjang daerah.</p>
<p>Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa pengembangan tetap akan menjaga nilai historis dan karakter lokal yang menjadi identitas Selokambang. Modernisasi dilakukan tanpa menghilangkan keunikan kawasan.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/04/19/lumajang-buka-pintu-investasi-selokambang-siap-jadi-magnet-wisata-baru/">Lumajang Buka Pintu Investasi, Selokambang Siap Jadi Magnet Wisata Baru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/04/19/lumajang-buka-pintu-investasi-selokambang-siap-jadi-magnet-wisata-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indonesia Gencar Gaet Turis Tiongkok Lewat GoBeyondOrdinary</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/09/15/indonesia-gencar-gaet-turis-tiongkok-lewat-gobeyondordinary/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/09/15/indonesia-gencar-gaet-turis-tiongkok-lewat-gobeyondordinary/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2025 02:30:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[WISATA]]></category>
		<category><![CDATA[Go Beyond Ordinary]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenpar]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Tiongkok]]></category>
		<category><![CDATA[Turis Tiongkok]]></category>
		<category><![CDATA[WIBM Beijing]]></category>
		<category><![CDATA[wisata indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Wonderful Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=12464</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tiongkok &#8211; Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat strategi promosi pariwisata Indonesia ke pasar Tiongkok melalui penyelenggaraan Wonderful Indonesia Business Matching (WIBM) di Beijing. Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menjelaskan pada Minggu (14/9) bahwa acara ini merupakan kelanjutan dari WIBM Seoul yang digelar 8 September 2025. Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian promosi luar [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/09/15/indonesia-gencar-gaet-turis-tiongkok-lewat-gobeyondordinary/">Indonesia Gencar Gaet Turis Tiongkok Lewat GoBeyondOrdinary</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Tiongkok</b> &#8211; Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat strategi promosi pariwisata Indonesia ke pasar Tiongkok melalui penyelenggaraan Wonderful Indonesia Business Matching (WIBM) di Beijing.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menjelaskan pada Minggu (14/9) bahwa acara ini merupakan kelanjutan dari WIBM Seoul yang digelar 8 September 2025. Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian promosi luar negeri guna memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi utama wisata Asia Timur.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“WIBM adalah bukti nyata implementasi program Pariwisata Naik Kelas dengan pendekatan strategis. Transformasi pariwisata Indonesia harus tercermin dari cara kita membangun jejaring dan kemitraan global,” ujar Made dikutip dalam keterangan tertulis. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, Tiongkok merupakan pasar prioritas karena jumlah kunjungan wisatawan asal negeri tersebut pada 2024 mencapai 1,19 juta orang, menempati peringkat keempat setelah Malaysia, Singapura, dan Australia. Tahun ini, pemerintah menargetkan kedatangan 1,22–1,35 juta wisatawan asal Tiongkok.</span></p>
<figure id="attachment_12466" aria-describedby="caption-attachment-12466" style="width: 1044px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-12466" src="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/09/Wonderful1.jpg" alt="Indonesia Gencar Gaet Turis Tiongkok Lewat GoBeyondOrdinary" width="1044" height="640" srcset="https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/09/Wonderful1.jpg 1044w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/09/Wonderful1-300x184.jpg 300w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/09/Wonderful1-1024x628.jpg 1024w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/09/Wonderful1-768x471.jpg 768w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/09/Wonderful1-150x92.jpg 150w, https://katafoto.id/wp-content/uploads/2025/09/Wonderful1-696x427.jpg 696w" sizes="(max-width: 1044px) 100vw, 1044px" /><figcaption id="caption-attachment-12466" class="wp-caption-text">Perwakilan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama diplomat Tiongkok foto bersama pada acara Wonderful Indonesia Business Matching (WIBM) di Beijing, Minggu (14/09/2025) (katafoto/HO/Humas Kemenpar)</figcaption></figure>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam WIBM Beijing, Kemenpar menghadirkan 22 pelaku industri pariwisata Indonesia, mulai dari pengelola hotel, agen perjalanan, maskapai penerbangan, hingga pengelola atraksi wisata. Dari pertemuan bisnis tersebut, tercatat potensi 12.984 <i>pax</i> dengan estimasi devisa mencapai Rp254,5 miliar atau setara US$15,4 juta, mengacu pada rata-rata pengeluaran wisatawan Tiongkok di 2024 sebesar US$1.188,11 per kunjungan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Acara ini juga bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Tiongkok, sekaligus menjadi momentum mempererat kerja sama bilateral, memperkuat koneksi antarindustri, serta mendukung target nasional 14,6–16 juta kunjungan wisatawan mancanegara pada 2025.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain business matching, Kemenpar juga meluncurkan kampanye global bertajuk #GoBeyondOrdinary. Kampanye ini mengajak wisatawan dunia untuk tidak hanya menikmati keindahan destinasi, tetapi juga berinteraksi langsung dengan budaya, kuliner, dan keramahan masyarakat Indonesia melalui pariwisata inklusif dan berkelanjutan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenpar, Rizki Handayani, menambahkan bahwa bersamaan dengan WIBM Beijing juga digelar <i>Tourism Investment Meeting</i>. Forum ini mempertemukan pemilik proyek pariwisata Indonesia dengan investor Tiongkok, membahas peluang kerja sama di sektor <i>hospitality</i>, pengembangan kawasan wisata, hingga <i>health and wellness tourism</i>.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Dengan menghadirkan proyek yang siap dikerjasamakan, kami berharap pertemuan ini menghasilkan kesepakatan konkret yang bisa mendorong investasi pariwisata Indonesia,” kata Rizki.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/09/15/indonesia-gencar-gaet-turis-tiongkok-lewat-gobeyondordinary/">Indonesia Gencar Gaet Turis Tiongkok Lewat GoBeyondOrdinary</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/09/15/indonesia-gencar-gaet-turis-tiongkok-lewat-gobeyondordinary/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Genjot Infrastruktur dan SDM untuk Pariwisata Berkelanjutan</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/03/13/pemerintah-genjot-infrastruktur-dan-sdm-untuk-pariwisata-berkelanjutan/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/03/13/pemerintah-genjot-infrastruktur-dan-sdm-untuk-pariwisata-berkelanjutan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2025 08:15:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI dan KINERJA]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[KEK Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://katafoto.id/?p=9207</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Sektor pariwisata diprediksi akan menjadi salah satu faktor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi hingga mencapai 8% pada tahun 2029. Selain itu, sektor ini juga diharapkan mampu menciptakan perekonomian yang lebih tangguh. Pengembangan industri pariwisata membutuhkan kerja sama dan sinergi lintas sektor agar dampaknya lebih optimal. &#8220;Pariwisata merupakan sektor dengan efek berganda yang signifikan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/03/13/pemerintah-genjot-infrastruktur-dan-sdm-untuk-pariwisata-berkelanjutan/">Pemerintah Genjot Infrastruktur dan SDM untuk Pariwisata Berkelanjutan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Sektor pariwisata diprediksi akan menjadi salah satu faktor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi hingga mencapai 8% pada tahun 2029. Selain itu, sektor ini juga diharapkan mampu menciptakan perekonomian yang lebih tangguh. Pengembangan industri pariwisata membutuhkan kerja sama dan sinergi lintas sektor agar dampaknya lebih optimal.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Pariwisata merupakan sektor dengan efek berganda yang signifikan terhadap perekonomian. Setelah pandemi Covid-19, sektor ini terus mengalami pemulihan. Pada tahun 2024, kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB mencapai 4%, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 3,9%,&#8221; ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam sambutannya di acara Indonesia Tourism Development Project (ITDP) National Forum, Jakarta, Kamis (13/3).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menko Airlangga juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Dunia atas dukungan yang diberikan terhadap enam destinasi wisata di Indonesia. Ia berharap program tersebut dapat diperluas ke lebih banyak destinasi. &#8220;Menurut laporan dari Menteri Bappenas, terdapat dua dari empat destinasi yang masih belum memenuhi target. Ini menjadi tantangan yang harus segera diselesaikan. Pemerintah telah membangun infrastruktur seperti terminal dan bandara, tetapi pemanfaatannya masih belum maksimal,&#8221; tambahnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Seiring pemulihan pascapandemi, jumlah tenaga kerja di sektor pariwisata juga mengalami peningkatan, mencapai 25,01 juta orang pada tahun 2024. Kinerja sektor ini juga tercermin dalam berbagai indikator, seperti peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang mencapai 13,74 juta, pergerakan wisatawan domestik yang naik menjadi 1,02 miliar perjalanan, serta perbaikan peringkat Indonesia dalam Travel Tourism Development Index (TTDI) ke posisi 22. Selain itu, devisa dari sektor pariwisata meningkat menjadi USD 16,7 miliar.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Namun, Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan dalam pengembangan pariwisata. Beberapa di antaranya adalah keterbatasan konektivitas, kualitas SDM, kenyamanan dan keamanan wisatawan, promosi yang masih kurang masif, serta keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk memperkuat sektor ini, diperlukan sinergi dengan berbagai bidang lain, seperti teknologi dan digitalisasi pariwisata (aplikasi booking, virtual tour), perdagangan dan suvenir (pasar tradisional, pusat oleh-oleh, e-commerce), ekonomi kreatif (kerajinan, fesyen, seni pertunjukan, film, dan musik), serta industri MICE. Selain itu, sektor pendukung seperti akomodasi (hotel, resor, vila, homestay), transportasi (termasuk layanan ride-sharing), kuliner, atraksi wisata (alam, budaya, sejarah, hiburan), jasa wisata (tour operator, travel agent, pemandu wisata), serta wisata khusus (spa, wellness tourism, wisata medis, dan industri) juga berperan penting.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pemerintah telah mengimplementasikan berbagai strategi dalam mendukung sektor pariwisata. Fokus utama diarahkan pada 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dan 3 Destinasi Pariwisata Regeneratif. Program kerja yang dilakukan mencakup peningkatan aksesibilitas dan konektivitas, perbaikan tata kelola destinasi, penguatan ekosistem pariwisata (SDM, perizinan, atraksi, amenitas), serta kebijakan pendanaan untuk pengembangan pariwisata.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu, pemerintah juga mengelola sembilan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata. Hingga tahun 2024, investasi kumulatif di KEK sektor pariwisata telah mencapai Rp 21,31 triliun dengan serapan tenaga kerja mencapai 35.622 orang dari total 86 pelaku usaha.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Jika dibandingkan dengan KEK di sektor manufaktur dan industri lainnya, KEK pariwisata masih tertinggal. Namun, ini adalah peluang besar karena pemerintah telah memberikan berbagai insentif, termasuk pembebasan bea dan kemudahan investasi. Salah satu aspek yang masih perlu diperbaiki adalah konektivitas udara dan aksesibilitas, yang menjadi perhatian bagi negara-negara mitra yang siap mendukung industri penerbangan kita,&#8221; jelas Airlangga.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menko Airlangga berharap proyek Indonesia Tourism Development Project (ITDP) dapat terus dikembangkan untuk menghasilkan solusi konkret dalam memajukan sektor pariwisata dan perekonomian nasional.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Dengan selesainya program yang didukung oleh Bank Dunia ini, kita dapat melanjutkan berbagai inisiatif lain, termasuk mendorong sektor swasta untuk lebih banyak berpartisipasi melalui KEK,&#8221; pungkasnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/03/13/pemerintah-genjot-infrastruktur-dan-sdm-untuk-pariwisata-berkelanjutan/">Pemerintah Genjot Infrastruktur dan SDM untuk Pariwisata Berkelanjutan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/03/13/pemerintah-genjot-infrastruktur-dan-sdm-untuk-pariwisata-berkelanjutan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
