<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Provinsi Jawa Barat - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/provinsi-jawa-barat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/provinsi-jawa-barat/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Oct 2025 02:43:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Provinsi Jawa Barat - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/provinsi-jawa-barat/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bukan Pungutan, Dedi Mulyadi Ungkap Tujuan Gerakan Poe Ibu di Jawa Barat</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/10/07/bukan-pungutan-dedi-mulyadi-ungkap-tujuan-gerakan-poe-ibu-di-jawa-barat/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/10/07/bukan-pungutan-dedi-mulyadi-ungkap-tujuan-gerakan-poe-ibu-di-jawa-barat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2025 02:43:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Poe Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Dedi Mulyadi]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[KDM]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Jawa Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=12896</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bandung &#8211; Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu (Poe Ibu) merupakan gerakan sosial partisipatif yang berlandaskan semangat gotong royong dan nilai-nilai kearifan lokal silih asah, silih asih, silih asuh. Gerakan ini tertuang melalui Surat Edaran (SE) Nomor 149/PMD.03.04/KESRA tentang Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu (Poe Ibu) yang merujuk pada Peraturan Pemerintah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/07/bukan-pungutan-dedi-mulyadi-ungkap-tujuan-gerakan-poe-ibu-di-jawa-barat/">Bukan Pungutan, Dedi Mulyadi Ungkap Tujuan Gerakan Poe Ibu di Jawa Barat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p2"><span class="s1"><b>Bandung</b> &#8211; Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa <i>G</i>erakan Rereongan Sapoe Sarebu (Poe Ibu) merupakan gerakan sosial partisipatif yang berlandaskan semangat gotong royong dan nilai-nilai kearifan lokal silih asah, silih asih, silih asuh.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Gerakan ini tertuang melalui Surat Edaran (SE) Nomor 149/PMD.03.04/KESRA tentang Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu (Poe Ibu) yang merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Dedi, yang akrab disapa KDM, menegaskan bahwa tidak ada kebijakan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memungut uang Rp1.000 dari masyarakat, baik dari pelajar, pekerja, maupun Aparatur Sipil Negara (ASN).</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">&#8220;Tidak ada kebijakan seperti itu. Yang ada hanyalah ajakan dari gubernur kepada seluruh jajaran pemerintah, mulai dari RT, RW, kepala desa, lurah, camat, bupati, hingga wali kota untuk bersama-sama membangun solidaritas sosial,&#8221; jelas KDM melalui akun media sosialnya, @dedimulyadi71.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Menurutnya, masih banyak masyarakat yang mengalami kesulitan biaya transportasi atau akomodasi ketika berobat ke rumah sakit, meskipun layanan kesehatannya gratis.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">“Ada yang tidak punya ongkos ke rumah sakit, tidak punya biaya untuk menunggu keluarga yang dirawat, bahkan kesulitan bolak-balik kemoterapi dari Cirebon ke Jakarta,” tuturnya.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Untuk mengatasi hal itu, KDM mengusulkan agar di setiap RT dibentuk pengelola dana sukarela yang menampung sumbangan Rp1.000 per hari dari warga. Dana tersebut dapat digunakan membantu tetangga yang membutuhkan, seperti dalam tradisi beas jimpitan.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">“Kalau ada warga yang sakit dan tidak punya biaya ke rumah sakit, bendahara RT bisa membantu. Laporan penggunaan dana ini harus disampaikan setiap bulan kepada para penyumbang,” ujarnya.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Selain itu, KDM juga mengimbau bupati dan wali kota agar mendorong ASN di daerahnya aktif membantu masyarakat yang membutuhkan.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">“Kalau ada warga datang mengadu ke rumah dinas, layani. Kalau ada anak sekolah yang tak punya sepatu, bantu,” tegasnya.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">KDM menegaskan bahwa dana Poe Ibu sepenuhnya bersifat sukarela dan tidak akan dikumpulkan oleh pemerintah provinsi.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">“Tidak ada dana yang dikolektifkan. Dana operasional gubernur digunakan untuk pelayanan rakyat, dan pengelolaan di daerah dilakukan oleh bendahara yang ditunjuk Sekda,” jelasnya.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Ia menambahkan, gerakan sosial seperti ini sebenarnya telah lama hidup di tengah masyarakat Jawa Barat.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">“Gerakan ini bukan kewajiban, hanya ajakan untuk saling menolong. Hari ini kita membantu orang lain, mungkin besok giliran kita yang membutuhkan,” pungkasnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/07/bukan-pungutan-dedi-mulyadi-ungkap-tujuan-gerakan-poe-ibu-di-jawa-barat/">Bukan Pungutan, Dedi Mulyadi Ungkap Tujuan Gerakan Poe Ibu di Jawa Barat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/10/07/bukan-pungutan-dedi-mulyadi-ungkap-tujuan-gerakan-poe-ibu-di-jawa-barat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
