<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Taman Nasional Ujung Kulon - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/taman-nasional-ujung-kulon/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/taman-nasional-ujung-kulon/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Nov 2026 01:23:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Taman Nasional Ujung Kulon - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/taman-nasional-ujung-kulon/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terekam Kamera Jebak, Anak Badak Jawa Lahir Lagi di Ujung Kulon</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/11/03/terekam-kamera-jebak-anak-badak-jawa-lahir-lagi-di-ujung-kulon/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/11/03/terekam-kamera-jebak-anak-badak-jawa-lahir-lagi-di-ujung-kulon/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2026 01:23:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[LINGKUNGAN HIDUP dan KEHUTANAN]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Badak]]></category>
		<category><![CDATA[Badak Jawa]]></category>
		<category><![CDATA[Desy]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Kehutanan]]></category>
		<category><![CDATA[Konservasi satwa]]></category>
		<category><![CDATA[Satwa Langka Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Nasional Ujung Kulon]]></category>
		<category><![CDATA[TNUK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=20189</guid>

					<description><![CDATA[<p>katafoto, Banten &#8211; Populasi Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) mendapat tambahan individu baru. Seekor anak badak kembali terdeteksi melalui kamera jebak pada 10 Oktober 2026. Dalam rekaman tersebut, anak badak terlihat berkubang bersama induknya yang bernama Desy. Berdasarkan analisis tim monitoring Badak Jawa Balai TNUK, anak badak tersebut merupakan kelahiran [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/11/03/terekam-kamera-jebak-anak-badak-jawa-lahir-lagi-di-ujung-kulon/">Terekam Kamera Jebak, Anak Badak Jawa Lahir Lagi di Ujung Kulon</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>katafoto, Banten</b> &#8211; Populasi Badak Jawa (<i>Rhinoceros sondaicus</i>) di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) mendapat tambahan individu baru. Seekor anak badak kembali terdeteksi melalui kamera jebak pada 10 Oktober 2026. Dalam rekaman tersebut, anak badak terlihat berkubang bersama induknya yang bernama Desy.</p>
<p>Berdasarkan analisis tim monitoring Badak Jawa Balai TNUK, anak badak tersebut merupakan kelahiran kelima dari induk Desy. Pejantan yang diduga kuat menjadi pasangannya adalah Musofa. Desy dikenal sebagai salah satu induk badak yang produktif di Semenanjung Ujung Kulon.</p>
<p>Dalam catatan pemantauan selama bertahun-tahun, Desy telah melahirkan lima anak, yakni Arjuna pada 2013, Arum pada 2015, Hawa pada 2018, Syauki pada 2024, serta anak terbaru yang terdeteksi pada Oktober 2026.</p>
<p>Kelahiran ini menjadi kabar positif bagi upaya pelestarian Badak Jawa, satwa langka yang keberadaannya di alam liar hanya ditemukan di Indonesia. Keberhasilan reproduksi tersebut juga menjadi salah satu indikator penting dalam pemantauan kondisi habitat dan efektivitas perlindungan kawasan.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, ini adalah anugerah dan harapan besar bagi kelestarian Badak Jawa yang merupakan spesies paling langka di dunia dan hanya ada di Indonesia,&#8221; ujar Plt. Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Mahfudz dikutip dalam keterangan tertulis.</p>
<p>Menurut Mahfudz, kelahiran anak badak dari induk Desy tidak terlepas dari upaya menjaga keamanan kawasan, termasuk melalui patroli intensif Unit Kerja Perlindungan (UKP) serta pengamanan habitat dari berbagai gangguan. Upaya tersebut diharapkan mendukung Badak Jawa agar dapat berkembang biak secara alami.</p>
<p>&#8220;Ini bukan hanya kebahagiaan TNUK, tapi kebahagiaan Indonesia dan dunia. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat perlindungan, termasuk upaya rasionalisasi habitat melalui Javan Rhino Study and Conservation Area (JRSCA),&#8221; imbuh Mahfudz.</p>
<p>Kepala Balai Taman Nasional Ujung Kulon, Ardi Andono, menjelaskan bahwa anak badak tersebut pertama kali teridentifikasi pada 10 Oktober 2026 pukul 21.35 WIB melalui rekaman kamera jebak. Berdasarkan pengamatan visual, anak badak terlihat sehat dan aktif mengikuti induknya. Usianya diperkirakan sekitar satu hingga dua bulan.</p>
<p>&#8220;Induk Desy sendiri terpantau dalam kondisi sangat baik dan berpengalaman dalam mengasuh anak. Tim kami akan terus melakukan monitoring intensif di sekitar lokasi untuk memastikan induk dan anak tetap aman tanpa memberikan gangguan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Tim UKP dan Mitra yang telah bekerja tanpa henti menjaga kawasan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/11/03/terekam-kamera-jebak-anak-badak-jawa-lahir-lagi-di-ujung-kulon/">Terekam Kamera Jebak, Anak Badak Jawa Lahir Lagi di Ujung Kulon</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/11/03/terekam-kamera-jebak-anak-badak-jawa-lahir-lagi-di-ujung-kulon/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
