22.9 C
Jakarta
Jumat, Januari 30, 2026
BerandaKATA EKBISUMKMHARBOLNAS 2024: Dorong Ekonomi Digital dan UMKM Indonesia Tumbuh Pesat

HARBOLNAS 2024: Dorong Ekonomi Digital dan UMKM Indonesia Tumbuh Pesat

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Hari Belanja Online Nasional (HARBOLNAS), yang diperingati setiap 12 Desember, mampu menjadi pendorong utama ekonomi digital Indonesia. Acara ini diinisiasi oleh Indonesian E-Commerce Association (idEA) dengan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah, UMKM, dan masyarakat.

Saat peluncuran HARBOLNAS 2024 di Jakarta pada Jumat (6/12), Airlangga mengungkapkan bahwa ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai USD 90 miliar pada 2024. Dari jumlah tersebut, sektor e-commerce menyumbang USD 65 miliar atau sekitar 72% dari total ekonomi digital.

“Pertumbuhan sektor digital tahun ini mencapai 13%, dengan proyeksi dua tahun ke depan meningkat menjadi USD 125 miliar,” ujarnya.

HARBOLNAS 2024 akan berlangsung selama 7 hari, mulai 10 Desember. Selain fokus pada belanja daring, program ini juga mendukung kampanye “Bangga Buatan Indonesia” untuk memperkuat peran UMKM lokal.

HARBOLNAS 2024: Dorong Ekonomi Digital dan UMKM Indonesia Tumbuh Pesat
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, Menteri Perdagangan Budi Santoso, dan Ketua Umum idEA Hilmi Adrianto foto bersama dengan para pelaku UMKM pada acara peluncuran Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) di Jakarta Jumat (6/12/2024). (katafoto/HO/Kementerian UMKM)

Airlangga menambahkan bahwa momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 akan memacu konsumsi masyarakat. Diprediksi, sebanyak 110 juta jiwa atau 41% penduduk Indonesia akan aktif berbelanja selama periode tersebut.

Program Pendukung HARBOLNAS
Selain HARBOLNAS, berbagai program belanja lain turut diluncurkan, antara lain:

  1. Belanja di Indonesia Aja (BINA) oleh HIPPINDO (20-29 Desember 2024).
  2. EPiC Sale (Every Purchase is Cheap) oleh APRINDO di 80 ribu outlet supermarket dan minimarket se-Indonesia (22-31 Desember 2024).

“Perbankan dan retailer memberikan diskon besar-besaran. Ini menjadi langkah strategis untuk mendongkrak daya beli masyarakat di kuartal IV,” ujar Airlangga.

Tak hanya di dalam negeri, pertumbuhan e-commerce juga berkembang pesat di kawasan ASEAN. Airlangga menyebut, ekonomi digital ASEAN diproyeksikan mencapai USD 1 triliun pada 2030.

Indonesia sedang mempersiapkan Digital Economic Framework Agreement (DEFA) untuk memperkuat integrasi digital ASEAN. “DEFA diharapkan ditandatangani pada 2025, membuka akses ke pasar yang lebih besar, mencapai 600 juta orang,” tambahnya.

Target Penjualan HARBOLNAS 2024
Airlangga optimis bahwa penjualan HARBOLNAS 2024 akan melampaui capaian tahun sebelumnya, meningkat dari Rp25,7 triliun menjadi Rp40 triliun.

“Dengan berbagai diskon dan gratis ongkir yang ditawarkan, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan momen ini untuk berbelanja sekaligus mendukung perekonomian nasional,” tutupnya.

Baca Juga

Bank DBS Tambah Pendanaan Rp3 Triliun ke Kredivo, Kredit Digital Makin Ngebut

Memasuki tahun 2026, PT Bank DBS Indonesia kembali memperkuat...

Desa Mandiri di Jateng Melonjak Tajam, Kini Tembus 2.208 Desa

Semarang - Upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mendorong...

Bandara di Sumba Naik Kelas, AirNav Perluas Control Tower hingga NTT

Tangerang - AirNav Indonesia meningkatkan layanan navigasi penerbangan di...

Stasiun Jatake Segera Beroperasi, Siap Layani 20 Ribu Penumpang

Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus mempersiapkan...

Tak Sekadar Akad, Pengantin di Tojo Una-Una Ikut Aksi Tanam Pohon

Tojo Una-Una — Sejumlah pasangan pengantin di Sulawesi Tengah...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini