26.9 C
Jakarta
Selasa, Maret 10, 2026
BerandaKATA EKBISPERHUBUNGANASDP Operasikan 84 Armada untuk Layani 208 Lintasan Perintis di Indonesia

ASDP Operasikan 84 Armada untuk Layani 208 Lintasan Perintis di Indonesia

Jakarta – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengoperasikan 84 armada keperintisan yang melayani 208 lintasan penyeberangan di seluruh Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan aksesibilitas wilayah terisolasi sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, menegaskan bahwa pengembangan layanan transportasi merupakan wujud komitmen ASDP dalam mendukung wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

“Kami berupaya memastikan masyarakat di wilayah 3T mendapatkan layanan transportasi yang andal dan berkelanjutan,” ujar Heru, dikutip dalam keterangan tertulis, Senin (9/12)

Heru menambahkan, layanan ini bukan sekadar transportasi, melainkan langkah konkret untuk menciptakan peluang ekonomi baru, memperbaiki distribusi logistik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pelosok negeri.

Armada yang dioperasikan meliputi: 78 kapal ferry, 5 bus air, 1 kapal khusus ternak. Layanan ini bertujuan untuk menghubungkan lebih banyak daerah dan mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah terpencil.

Sekretaris Perusahaan ASDP, Shelvy Arifin, menjelaskan bahwa 208 lintasan tersebut terdiri dari 204 rute reguler dan 4 lintasan khusus angkutan ternak.

“Angkutan khusus ternak ini merupakan inovasi kami dalam mendukung ketahanan pangan dan distribusi ternak ke daerah sulit dijangkau. Ini adalah kontribusi nyata ASDP terhadap program nasional,” jelas Shelvy.

Pada tahun 2024, pemerintah mengalokasikan subsidi sebesar Rp425,9 miliar untuk layanan penyeberangan perintis, angkutan khusus ternak, dan angkutan tol laut feeder. Hingga Oktober 2024, ASDP mencatat:

  • 69.418 trip penyeberangan perintis
  • 134 voyage angkutan tol laut feeder
  • 11 voyage angkutan khusus ternak

Program keperintisan ASDP mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan pembangunan berkelanjutan.

Shelvy menekankan bahwa kehadiran ASDP di wilayah terpencil telah memberikan dampak nyata, seperti peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembukaan akses pasar baru, dan efisiensi distribusi logistik.

“Layanan ini tidak hanya mempermudah mobilitas, tetapi juga memberikan peluang bagi wilayah terpencil untuk terhubung dengan pusat pertumbuhan ekonomi,” imbuhnya.

Baca Juga

Polres Sumenep Lakukan Pemeriksaan Senjata Api, Disiplin Anggota Jadi Sorotan

Sumenep - Polres Sumenep melaksanakan pemeriksaan senjata api (senpi)...

Menu MBG Dikeluhkan Orang Tua, Wabub Batang Ancam Tutup SPPG Nakal

Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten...

Antisipasi Kekeringan dan Geopolitik Global, Mentan Pastikan Pasokan Pangan Aman

Jakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menggelar rapat...

Jawa Tengah Siap Sambut 17 Juta Lebih Pemudik, Ribuan Personel Disiagakan

Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan kesiapan untuk...

Indosat Gandeng Ericsson, Hadirkan Layanan Digital Lebih Cepat untuk 100 Juta Pelanggan

Jakarta - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Ericsson (NASDAQ:...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini