27.6 C
Jakarta
Rabu, Januari 28, 2026
BerandaKATA BERITADAERAHKetika 50 Lansia Mengikuti Wisuda Perdana di Sekolah Lansia Aisyiyah Garut

Ketika 50 Lansia Mengikuti Wisuda Perdana di Sekolah Lansia Aisyiyah Garut

Garut  – Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Garut sukses menyelenggarakan Wisuda Sekolah Lansia Berdaya Program Inklusi Aisyiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Tarogong Kidul, pada Sabtu (14/12). Sebanyak 50 peserta lansia berasal dari Desa Sindanggalih, Kecamatan Karangpawitan, dan Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sukawening dalam program tersebut.

Ketua PDA Kabupaten Garut, Eti Nurul Hayati, mengatakan bahwa para peserta telah menyelesaikan 10 sesi pertemuan, termasuk kegiatan outbound di Binar Alam View, Kecamatan Pangatikan.

“Setiap pertemuan memberikan berbagai materi yang bermanfaat, seperti senam otak, olahraga, hingga pemeriksaan kesehatan. Kami bekerja sama dengan puskesmas setempat untuk mendukung program ini,” ujar Eti dikutip dari laman garutkab.

Program Sekolah Lansia Berdaya yang dimulai pada Juli 2024 ini menjadi angkatan pertama yang diwisuda. Eti mengungkapkan bahwa pihaknya sedang merancang program lanjutan berupa sekolah lansia tingkat madya.

Ketika 50 Lansia Mengikuti Wisuda Perdana di Sekolah Lansia Aisyiyah Garut
Sebanyak 50 peserta lansia berasal dari Desa Sindanggalih dan Desa Pasanggrahan menunggu panggilan wisuda perdana di Sekolah Lansia Berdaya Program Inklusi Aisyiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Tarogong Kidul, Sabtu (14/12/2024). (katafoto/HO/garutberkabar)

“Harapan kami, sekolah ini dapat terus berlanjut agar lansia bisa tetap sehat, bertaqwa, mandiri, dan bermartabat,” ujarnya.

Menurut Eti, minat masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Awalnya, setiap desa hanya dijatah 23 peserta, tetapi jumlah pendaftar mencapai 50 orang. Seleksi dilakukan berdasarkan usia dan kondisi kesehatan peserta. Selain itu, keluarga pendamping lansia juga mendapatkan pelatihan khusus.

“Pendamping dilatih cara merawat lansia, menjaga kebersihan, membantu kegiatan sehari-hari seperti mandi dan berpakaian, serta membiasakan olahraga ringan. Ini bertujuan agar lansia tetap sehat dan bugar,” jelasnya.

Eti berharap program ini tidak hanya berdampak positif pada para lansia, tetapi juga meningkatkan kesadaran keluarga untuk mendukung mereka lebih baik di rumah.

Salah satu wisudawan terbaik, Juariah (66) dari Desa Pasanggrahan, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan melalui program ini.

“Saya sangat bahagia, rasanya seperti diperhatikan meskipun sudah tua. Semoga ke depannya ada lagi program bermanfaat seperti ini,” ujarnya

Dengan keberhasilan wisuda angkatan pertama ini, PDA Kabupaten Garut optimistis bahwa Sekolah Lansia Berdaya akan menjadi program unggulan yang mampu meningkatkan kualitas hidup para lansia di masa mendatang.

Baca Juga

Normalisasi Sungai Jadi Prioritas, Pemprov DKI Targetkan Banjir Tak Terulang

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana melakukan...

Indonesia Pavilion Resmi Dibuka di WEF Davos 2026

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, secara resmi membuka Indonesia...

Tak Sekadar Akad, Pengantin di Tojo Una-Una Ikut Aksi Tanam Pohon

Tojo Una-Una — Sejumlah pasangan pengantin di Sulawesi Tengah...

Meski Investor Baru Turun, Investasi di Rembang Tembus Rp15,47 Triliun

Rembang - Pemerintah Kabupaten Rembang mencatat kinerja positif dalam...

Stasiun Jatake Segera Beroperasi, Siap Layani 20 Ribu Penumpang

Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus mempersiapkan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini