28 C
Jakarta
Selasa, Maret 10, 2026
BerandaKATA BERITAMEGAPOLITANRedam Tawuran, Pramono Anung Ajak Warga Manggarai Berdamai Lewat Berselawat

Redam Tawuran, Pramono Anung Ajak Warga Manggarai Berdamai Lewat Berselawat

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana menggelar program bertajuk “Manggarai Berselawat” sebagai pendekatan kultural dalam meredam konflik dan tawuran antarwarga yang kerap terjadi di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan.

Melalui program ini, Pramono ingin mengajak kelompok-kelompok yang selama ini terlibat bentrok untuk duduk bersama, berdialog, dan mengurai akar persoalan yang memicu kekerasan.

“Saya akan menggagas program Manggarai Berselawat. Saya akan undang semua kelompok yang selama ini saling berseteru, seperti RW 4, RW 5, dan lainnya. Kita akan duduk bareng, mencari tahu apa akar masalahnya,” ujar Pramono saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa (13/5).

Pramono menilai, pendekatan berbasis budaya dan keagamaan lebih efektif dalam menciptakan perdamaian ketimbang pendekatan represif. Ia menekankan bahwa pelibatan tokoh masyarakat dan majelis taklim menjadi elemen penting dalam program tersebut.

Ia juga telah meminta Wali Kota Jakarta Selatan untuk mulai mempersiapkan pelaksanaan kegiatan ini secara menyeluruh.

“Kita tidak bisa hanya menyalahkan mereka. Pendekatan budaya dan agama adalah cara yang lebih manusiawi dan menghargai mereka sebagai warga,” tambahnya diktuip dalam laman berita jakarta.

Menurut Pramono, faktor utama yang memicu konflik antarwarga adalah masalah sosial seperti pengangguran dan minimnya akses terhadap fasilitas umum yang dapat menyalurkan energi anak muda secara positif, seperti lapangan olahraga atau pusat kegiatan kreatif.

“Banyak anak muda di sana yang belum memiliki pekerjaan tetap. Saya ingin menyelesaikan masalah ini secara substansial, bukan hanya permukaan,” ungkapnya.

Sebagai pemimpin daerah, Pramono menegaskan komitmennya untuk ikut bertanggung jawab menciptakan lingkungan yang aman dan damai bagi warga Jakarta, termasuk di Manggarai.

“Saya bertanggung jawab sebagai Gubernur untuk memperbaiki situasi ini. Pendekatan yang tepat akan kita tempuh, termasuk mengatasi isu pengangguran yang menjadi sumber keresahan,” tutupnya.

Baca Juga

Kajian Ungkap Dampak Tarif Resiprokal AS terhadap Ekonomi Indonesia

Jakarta - Kebijakan tarif resiprokal atau Agreement on Reciprocal...

Menu MBG Dikeluhkan Orang Tua, Wabub Batang Ancam Tutup SPPG Nakal

Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten...

Pendampingan Intensif Berbuah Hasil, Strategi Cegah Stunting Ini Terbukti Efektif

Jakarta - Nestlé Indonesia resmi menutup rangkaian Program Pendampingan...

PLN Group Tunjukkan Taring di Malaysia, Proyek Kereta Listrik Rampung Lebih Awal

Jakarta - Subholding PT PLN Nusantara Power (PLN NP)...

Mengejutkan, Ternyata 206 Lapangan Padel di Jakarta Kena Sanksi Administratif

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjatuhkan sanksi...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini