25.5 C
Jakarta
Sabtu, Februari 7, 2026
BerandaKATA EKBISAGRIBISNISKontainer Suspect Cs-137 Akan Tiba di Surabaya, Satgas Pastikan Semua Aman

Kontainer Suspect Cs-137 Akan Tiba di Surabaya, Satgas Pastikan Semua Aman

Menindaklanjuti hasil pemeriksaan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) di gudang penyimpanan cengkeh di Surabaya, Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Cs-137 yang dipimpin oleh Ketua Bidang Diplomasi dan Komunikasi Publik melakukan pengecekan lapangan sekaligus meninjau kesiapan Pelabuhan Tanjung Perak dalam menangani kedatangan kontainer suspect Cs-137 yang dijadwalkan tiba di akhir Oktober 2025.

Kegiatan pengecekan dilakukan dengan mengunjungi fasilitas produksi PT Natural Java Spice (NJS) di Kawasan Industri Maspion dan area pelabuhan milik Pelindo di Tanjung Perak, Surabaya.

Ketua Bidang Diplomasi dan Komunikasi Publik Satgas Penanganan Kerawanan Bahaya Radiasi Radionuklida Cs-137, Bara Krishna Hasibuan, dalam keterangan tertulis pada Senin (20/10), menjelaskan bahwa Satgas melalui BAPETEN telah menurunkan tim untuk meninjau tiga lokasi, yakni Surabaya (lokasi pengolahan cengkeh), Pati, Jawa Tengah (perkebunan), serta Lampung (perkebunan). Tujuannya adalah untuk melakukan pengecekan langsung sekaligus verifikasi kondisi di lapangan.

“BAPETEN telah melakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel cengkeh dari fasilitas pengolahan di Surabaya dan bahan baku dari perkebunan di Pati. Sampel tersebut telah dikirim ke Laboratorium Teknologi Radiasi BRIN untuk diuji,” ujar Bara dikutip dari laman infopublik.

Dari hasil analisis laboratorium, tidak ditemukan adanya kontaminasi radionuklida Cs-137. Pemeriksaan lapangan oleh BAPETEN sebelumnya juga tidak menunjukkan adanya paparan radiasi buatan, sehingga lokasi dinyatakan aman dari aspek radioaktivitas.

Direktur PT NJS, Arthur Malonda, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah cepat dan sistematis Satgas Penanganan Cs-137 di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Menurutnya, upaya tersebut memberi kepastian dan semangat bagi perusahaan untuk terus melanjutkan ekspor rempah Indonesia di tengah tantangan yang dihadapi.

Penanganan Kontaminasi Cs-137 di Lampung

Bara menambahkan, tim Satgas mengonfirmasi adanya temuan kontaminasi Cs-137 di salah satu perkebunan cengkeh di Lampung. Namun, kontaminasi tersebut ditemukan dalam jumlah terbatas dan tidak menyebar ke area atau komoditas lainnya.

“Sebagai langkah antisipatif, BAPETEN merekomendasikan agar produk cengkeh yang terindikasi kontaminasi tidak diperdagangkan sementara waktu hingga hasil uji lanjutan selesai. Tim masih menelusuri sumber pasti kontaminasi Cs-137 tersebut,” jelas Bara.

Penanganan Kontainer Suspect Cs-137 di Surabaya

Usai meninjau kesiapan gudang perusahaan, Satgas juga memeriksa kesiapan Pelabuhan Tanjung Perak, termasuk infrastruktur, peralatan, dan personel yang akan menangani kedatangan kontainer suspect Cs-137 pada akhir Oktober.

Setibanya di pelabuhan, kontainer akan diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan apakah terdapat kontaminasi radioaktif. Pemeriksaan akan dilakukan di pelabuhan maupun laboratorium. Bila terbukti terkontaminasi Cs-137, produk terkait akan segera dimusnahkan sesuai prosedur keselamatan.

“Pemerintah telah bergerak cepat untuk melokalisir potensi kontaminasi agar tidak meluas. Kami mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk tetap tenang serta menunggu hasil uji laboratorium resmi. Pemerintah akan terus memberikan informasi terbaru secara transparan kepada publik,” pungkas Bara.

Baca Juga

Taman Bunga Raksasa Hiasi Atrium Lippo Mall Puri

Jakarta - Menyambut perayaan Chinese New Year 2026, Lippo...

Terjebak Hujan? Simak Tips Aman Berkendara Agar Mobil Tak Rusak

Jakarta - Hujan lebat kerap membuat kondisi jalan menjadi...

in-Lite Jawab Tren Hunian Modern Lewat Switch dan Socket

Jakarta - Perkembangan tren desain interior dan pencahayaan terus...

SUV Listrik Premium LEPAS E4 Resmi Debut Dunia di IIMS 2026

Jakarta - LEPAS menjadikan Indonesia International Motor Show (IIMS)...

Hujan Lebat Kepung Indonesia, BMKG Sebut Monsun Asia Masih Aktif

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini