25.8 C
Jakarta
Sabtu, Februari 7, 2026
BerandaKATA BERITADAERAHPasca Banjir Sumatra, Tenaga Medis Bergerak Cepat Buka Akses dan Layanan Kesehatan

Pasca Banjir Sumatra, Tenaga Medis Bergerak Cepat Buka Akses dan Layanan Kesehatan

Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus (Benny) mengungkapkan bahwa hingga 4 Desember 2025 terdapat 31 rumah sakit (RS) dan 156 puskesmas yang terdampak bencana di wilayah Sumatra.

Aceh menjadi daerah dengan dampak terbesar, mencatat 13 RS dan 122 puskesmas terdampak. Diikuti Sumatra Utara (Sumut) dengan 18 RS dan 25 puskesmas, serta Sumatra Barat (Sumbar) dengan sembilan puskesmas terdampak.

Sejumlah fasilitas kini mulai memulihkan layanan. Di Aceh, tiga RS dan 55 puskesmas telah kembali beroperasi. Di Sumut, 15 RS dan seluruh 25 puskesmas sudah memulai layanan. Sementara itu, seluruh fasilitas kesehatan di Sumbar telah berfungsi normal.

“Masih ada beberapa fasilitas yang belum dapat beroperasi, yakni 10 RS dan 65 puskesmas di Aceh, serta tiga RS di Sumut,” kata Benny seperti dikutip InfoPublik, Minggu (7/12).

Bencana juga menyebabkan kerusakan berat pada sejumlah fasilitas. Di Aceh tercatat enam RS mengalami kerusakan parah, sementara Sumut mencatat empat RS, yakni RS Tanjung Pura, RSU Pertamina Pangkalan Brandan, RSK Mata Provinsi Sumut, dan RSU Sundari. Sumbar tidak melaporkan kerusakan berat pada rumah sakit.

Benny menyoroti kondisi di Kabupaten Langkat, Sumut, sebagai wilayah dengan kerusakan terparah. Banjir yang tidak surut hingga sembilan hari merendam lantai satu RS dan merusak seluruh peralatan medis.

“Kami bersyukur ada RS swasta di dataran lebih tinggi yang tidak terdampak, sehingga pasien bisa dialihkan ke RS Putri Bidadari,” ujarnya.

Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan, Sumarjaya, menambahkan bahwa seluruh wilayah terdampak kini dapat dijangkau layanan kesehatan melalui jalur laut, udara, maupun darat.

Jalur laut digunakan untuk mengirim logistik dan tenaga kesehatan, jalur udara untuk mencapai wilayah terisolasi, sementara akses darat mulai terbuka seiring menurunnya banjir.

Di Aceh Tamiang, wilayah yang sempat tidak terjangkau kini sudah dapat dilayani setelah laporan warga diterima. Tim Kemenkes langsung bergerak pada pagi hari dengan membawa tenaga medis serta dua kendaraan logistik.

“Sejak kemarin, daerah-daerah yang sebelumnya belum tersentuh kini sudah terjangkau, baik melalui udara maupun jalur yang mulai bisa dilalui,” jelasnya.

Kemenkes terus bersinergi dengan dinas kesehatan daerah untuk memastikan obat-obatan, layanan darurat, hingga proses pembersihan fasilitas berjalan optimal.

Penguatan layanan turut dibantu oleh tenaga kesehatan dari berbagai instansi, termasuk RSUD, tenaga kesehatan daerah, relawan, hingga tim dari Jawa Timur dan RSCM. Mereka bertugas membuka akses layanan, mengoperasikan layanan kesehatan bergerak, dan membersihkan fasilitas yang terdampak lumpur serta banjir.

Pemulihan di tiga provinsi menunjukkan dinamika berbeda. Di Aceh, mayoritas fasilitas terdampak lumpur dan kerusakan fisik yang dapat dibersihkan lebih cepat sehingga layanan berangsur pulih. Di Langkat dan Medan, banjir masih tinggi sehingga pembersihan belum dapat dimulai. Sementara itu, Sumbar bergerak lebih cepat karena genangan air cepat surut dan infrastruktur kesehatan relatif tidak mengalami kerusakan signifikan.

Baca Juga

SUV Listrik Premium LEPAS E4 Resmi Debut Dunia di IIMS 2026

Jakarta - LEPAS menjadikan Indonesia International Motor Show (IIMS)...

Ekonomi Tumbuh 5,39 Persen, Airlangga Ungkap Jurus Jaga Kepercayaan Investor

Jakarta - Penguatan sektor jasa keuangan yang kokoh, tepercaya,...

Terjebak Hujan? Simak Tips Aman Berkendara Agar Mobil Tak Rusak

Jakarta - Hujan lebat kerap membuat kondisi jalan menjadi...

Kemenag Latih 100 Fasilitator BRUS, Pembinaan Remaja Diperkuat

Jakarta - Kementerian Agama menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi...

Pemerintah Siapkan Talenta Siber dan AI Hadapi Ancaman Digital

Jakarta - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menyiapkan generasi muda...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini