Menikmati kawasan Candi Prambanan tidak melulu harus dilakukan dengan berjalan kaki. Luasnya area justru memberi keleluasaan bagi pengunjung untuk memilih berbagai moda transportasi agar wisata terasa lebih nyaman dan menyenangkan.
Setiap pilihan transportasi menghadirkan pengalaman yang berbeda dan bisa disesuaikan dengan gaya liburan masing-masing. Bagi wisatawan yang ingin bersantai sambil menikmati suasana, Golf Car menjadi salah satu opsi favorit.
Moda ini ideal untuk menjelajah tanpa terburu-buru, dengan durasi perjalanan sekitar 30 menit. Rute Golf Car mencakup dua titik utama, yaitu kawasan utara Candi Prambanan dan area Candi Sewu. Di setiap lokasi, pengunjung diberi waktu singgah sekitar 5–10 menit untuk menikmati panorama atau mengabadikan momen. Golf Car berangkat dari pintu masuk kawasan dengan tarif Rp200.000.
Bagi pengunjung yang datang berkelompok, tersedia Tayo Ride yang menawarkan pengalaman berkeliling ke beberapa candi sekaligus, seperti Candi Sewu, Candi Bubrah, dan Candi Lumbung. Perjalanan akan berhenti sekitar 10 menit di area Candi Sewu sebelum berakhir di pintu keluar kawasan. Dengan harga Rp25.000 per orang, Tayo Ride menjadi pilihan seru dan ekonomis untuk eksplorasi bersama.
Sementara itu, bagi wisatawan yang ingin aktivitas lebih dinamis, tersedia Ninebot yang dapat digunakan di area Lapangan Siwa. Kendaraan listrik ini menghadirkan sensasi modern dan menyenangkan saat berkeliling. Tarifnya Rp25.000 untuk durasi 15 menit, cocok untuk eksplorasi singkat di ruang terbuka sekitar kompleks candi.
Pilihan lainnya adalah bersepeda di kawasan Prambanan, yang memungkinkan pengunjung menentukan sendiri rute dan tempo perjalanan. Tersedia sepeda tunggal maupun sepeda tandem dengan tarif Rp25.000 untuk 20 menit. Selain itu, ada sepeda roda dua seharga Rp35.000 untuk 15 menit, serta sepeda roda tiga dengan tarif Rp70.000 untuk 15 menit yang nyaman digunakan oleh keluarga atau anak-anak.
Beragam opsi transportasi ini membuat pengalaman berkunjung ke Candi Prambanan semakin fleksibel dan ramah bagi semua kalangan. Pengunjung tinggal memilih moda yang paling sesuai, lalu menikmati setiap sudut kawasan cagar budaya ini dengan lebih santai tanpa perlu kelelahan.

