30.5 C
Jakarta
Senin, Maret 9, 2026
BerandaKATA EKBISENERGIPLN Group Tunjukkan Taring di Malaysia, Proyek Kereta Listrik Rampung Lebih Awal

PLN Group Tunjukkan Taring di Malaysia, Proyek Kereta Listrik Rampung Lebih Awal

Jakarta – Subholding PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui anak usahanya PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) berhasil menuntaskan dua titik proyek elektrifikasi jalur kereta cepat East Coast Rail Link (ECRL) di Malaysia lebih cepat dari target yang telah ditentukan.

Feeder Station (FS) 01 yang berada di Tunjung, Kelantan, selesai 15 hari lebih awal dari jadwal, sementara FS 09 di Jambu Rias, Pahang, rampung sekitar satu bulan lebih cepat dari target.

Keberhasilan tersebut merupakan bagian dari kontrak konsorsium Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC) yang melibatkan PLN Group dalam proyek strategis tersebut.

Dalam pelaksanaannya, PLN NP bertanggung jawab atas pengadaan peralatan utama, sedangkan PLN NPC menangani penyediaan peralatan pendukung sekaligus melaksanakan proses konstruksi hingga tahap komisioning.

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menilai pencapaian ini menjadi bukti nyata transformasi serta perluasan bisnis perusahaan di tingkat internasional.

“Keberhasilan ini menjadi pijakan strategis bagi PLN Group untuk terus memperluas proses bisnis di level internasional. Dengan kompetensi teknis dan pengalaman di bidang kelistrikan yang dimiliki, kami yakin mampu menyelesaikan proyek sesuai standar internasional sekaligus mengharumkan nama bangsa di level dunia,” ujar Darmawan dalam keterangan tertulis, Minggu (8/3).

Secara keseluruhan, PLN Group terlibat dalam pembangunan empat dari sepuluh Feeder Station pada proyek ECRL, yakni FS01, FS02, FS09, dan FS10. Proyek yang mulai dikerjakan sejak Juni 2024 itu ditargetkan selesai seluruhnya pada Juni 2026.

Penyelesaian proyek lebih cepat dari jadwal tersebut mendapat apresiasi dari Tenaga Switchgear (TSG) sebagai Project Delivery Partner serta Tenaga Nasional Berhad (TNB) yang merupakan pemilik jaringan listrik di Malaysia.

Head Project Management Office TNB, Azreen Bin Othman, menyampaikan bahwa sambungan dari Pencawang Masuk Utama (gardu induk) Tunjung menuju FS 01 dan FS 09 merupakan komponen penting dalam sistem elektrifikasi ECRL.

“Lebih awal dari target yang ditetapkan. Ini merupakan capaian yang sangat membanggakan. Kami melihat PLN menunjukkan komitmen dan kesungguhan yang tinggi dalam memastikan proyek ini selesai dengan cepat tanpa mengesampingkan kualitas,” kata Azreen.

Ia juga berharap kinerja positif tersebut dapat terus berlanjut pada proyek berikutnya, termasuk pembangunan di Pencawang Seberang Jerteh dan Gombak.

ECRL sendiri merupakan proyek jalur kereta listrik ganda sepanjang 665 kilometer yang menghubungkan Port Klang di Selangor dengan Kota Bharu di Kelantan.

Jalur tersebut sepenuhnya menggunakan tenaga listrik untuk operasional penumpang maupun angkutan barang, serta diproyeksikan mampu menekan emisi karbon hingga satu juta ton CO₂ setiap tahun ketika mulai beroperasi pada 2027.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menyatakan percepatan penyelesaian proyek ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengerjakan proyek strategis lintas negara.

“Penyelesaian lebih cepat dari target menjadi bukti bahwa perusahaan Indonesia mampu bersaing dan dipercaya dalam proyek strategis lintas negara. Ini bukan hanya pencapaian bisnis, tetapi juga kebanggaan nasional,” ujar Ruly.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Nusantara Power Construction, Djarot Hutabri, menjelaskan bahwa pengalaman lebih dari dua dekade di sektor pembangkitan dan transmisi listrik menjadi modal utama dalam pengerjaan proyek elektrifikasi ECRL.

Ia menambahkan bahwa pihaknya memastikan kesiapan dalam menjalankan skema design and build untuk elektrifikasi Feeder Station, termasuk pembangunan switching station 132 kV, pemasangan overhead transmission line (OHL), kabel bawah tanah sepanjang tiga kilometer, serta berbagai pekerjaan pendukung lainnya.

“Capaian ini mencerminkan kapabilitas, profesionalisme, dan komitmen seluruh insan PLN NPC dalam menghadirkan layanan konstruksi ketenagalistrikan yang andal, tepat waktu, dan berstandar global. Apresiasi dari TSG dan TNB menjadi bukti bahwa kami mampu memberikan nilai tambah bagi mitra strategis,” ujar Djarot.

Baca Juga

Menag Soroti Kualitas Speaker di Masjid, ITS Tawarkan Bantuan Teknologi

Surabaya -  Menteri Agama Nasaruddin Umar menyoroti kualitas pengeras...

Gubernur Pramono Minta Satpol PP Sisir Stiker QR Diduga Terkait Judol

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan Satuan...

Governance Reset BUMN Jadi Sorotan, Langkah Baru Dorong Hilirisasi dan Investasi

Jakarta - Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara...

Siap Mudik Lebaran? Volkswagen Tawarkan Inspeksi Gratis dan Bengkel Siaga

Jakarta - Mudik lebaran merupakan tradisi tahunan yang memiliki...

Siap Mudik Lewat Laut? 841 Kapal Disiagakan untuk Lebaran 2026

Jakarta - Kementerian Perhubungan menyiapkan sebanyak 841 kapal dengan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini