27.8 C
Jakarta
Senin, Maret 9, 2026
BerandaKATA EKBISCSR dan ESGTeknologi Panas Bumi PGE Lahendong Bikin Delegasi Kenya Terkejut

Teknologi Panas Bumi PGE Lahendong Bikin Delegasi Kenya Terkejut

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) Area Lahendong menerima kunjungan Delegasi Republik Kenya untuk melihat pengembangan energi panas bumi di Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari program South-South and Triangular Cooperation (SSTC) Indonesia–Jerman–Kenya melalui inisiatif Renewable Energy Mini Grids for Triangular Cooperation in Indonesia (ENTRI) yang bertujuan memperkuat kapasitas, memperluas kolaborasi, serta mendorong pertukaran pengetahuan antarnegara berkembang dalam sektor energi terbarukan.

Delegasi Kenya terdiri dari perwakilan Kementerian Energi Kenya, Geothermal Development Company (GDC), Kenya Electricity Generating Company (KenGen), akademisi, serta komunitas lokal. Hadir pula Direktur Aneka Energi Baru dan Terbarukan ESDM Andriah Feby Misna, perwakilan Kementerian Sekretariat Negara, GIZ Indonesia, Dinas ESDM Sulawesi Utara, Pemerintah Kota Tomohon, Ormat Indonesia, serta akademisi Universitas Pertamina.

General Manager PGE Area Lahendong, Novi Purwono, mengatakan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting untuk saling bertukar pengalaman dalam pengelolaan panas bumi, mengingat Indonesia dan Kenya merupakan dua negara dengan potensi geothermal terbesar di dunia.

“Kami senang dapat menyambut rekan-rekan dari Kenya. Melalui kunjungan ini, kami ingin menunjukkan bagaimana pemanfaatan panas bumi tidak hanya menghasilkan listrik, tetapi juga membawa dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat. Semangat tersebut menjadi landasan PGE Area Lahendong sebagai The Home of Geothermal Beyond Energy,” ujar Novi.

Teknologi Panas Bumi PGE Lahendong Bikin Delegasi Kenya Terkejut
Delegasi Republik Kenya dan jajaran PGE Area Lahendong foto bersama di Pertamina Geothermal Energy Area Lahendong, Sulawesi Utara. (katafoto/HO/Humas PGE)

Delegasi kemudian meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong Unit 5 & 6 berkapasitas 120 MW, salah satu fasilitas geothermal unggulan di Indonesia. Mereka juga mengapresiasi langkah PGE dalam mengembangkan inovasi geothermal beyond electricity yang mendukung pemberdayaan masyarakat serta pelestarian lingkungan.

Peserta diperkenalkan berbagai inovasi pemanfaatan langsung panas bumi (direct use geothermal), seperti Gula Aren Masarang yang memanfaatkan energi panas bumi untuk proses produksi, Lao-Lao Geothermal Park sebagai ruang edukasi dan rekreasi, serta teknologi Flow2Max yang meningkatkan efisiensi aliran fluida panas bumi untuk memaksimalkan produksi energi. Delegasi juga melihat Booster Katrili, hasil kolaborasi PGE Lahendong dan UGM, yang mengolah material silika dari fluida geothermal menjadi plant booster untuk meningkatkan kualitas dan daya tahan tanaman.

Baca Juga

Menu MBG Dikeluhkan Orang Tua, Wabub Batang Ancam Tutup SPPG Nakal

Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten...

Siap Mudik Lewat Laut? 841 Kapal Disiagakan untuk Lebaran 2026

Jakarta - Kementerian Perhubungan menyiapkan sebanyak 841 kapal dengan...

Indosat Gandeng Ericsson, Hadirkan Layanan Digital Lebih Cepat untuk 100 Juta Pelanggan

Jakarta - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Ericsson (NASDAQ:...

Batu Bara Dongkrak Ekspor, Aceh Raih Surplus Perdagangan

Aceh - Neraca perdagangan luar negeri Provinsi Aceh pada...

Menag Soroti Kualitas Speaker di Masjid, ITS Tawarkan Bantuan Teknologi

Surabaya -  Menteri Agama Nasaruddin Umar menyoroti kualitas pengeras...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini