Tangerang Selatan – Menyambut Tahun Baru Imlek, Pendopo ruang kurasi yang menaungi lebih dari 300 UMKM di bawah Kawan Lama Group kembali menghadirkan kolaborasi kreatif melalui peluncuran jenama terbaru beserta koleksi eksklusif karya desainer Wilsen Willim. Bertempat di Pendopo, Living World Alam Sutera, koleksi Lunar 2026 by Wilsen Willim resmi diperkenalkan sekaligus menandai kehadiran brand Wilsen Willim di Pendopo.
Head of Pendopo, Putu Laura, mengungkapkan bahwa Pendopo terus berkomitmen menjadi ruang temu antara kreativitas dan kekayaan budaya. Kehadiran brand Wilsen Willim beserta koleksi terbarunya dinilai sejalan dengan visi tersebut, di mana nilai tradisi diolah ke dalam ekspresi desain yang modern dan relevan.
“Koleksi Lunar New Year ini dapat memberikan nuansa baru bagi pencinta fesyen, sekaligus menjadikan perayaan Imlek terasa lebih istimewa melalui busana yang elegan, modis, dan tak lekang oleh waktu,” ujarnya.
Wilsen Willim dikenal sebagai perancang busana Tanah Air dengan latar belakang seni murni dan ciri khas gaya minimalis kontemporer. Potongan kincir yang ikonik menjadi identitas kuat dalam setiap rancangannya. Karya-karyanya kerap tampil di berbagai ajang mode prestisius, termasuk Jakarta Fashion Week, serta terlibat dalam kolaborasi lintas disiplin bersama seniman, institusi budaya, dan merek gaya hidup.
Wilsen Willim menyampaikan bahwa perubahan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan berkarya. Ia memandang pembaruan sebagai proses penting dalam menjaga relevansi nilai budaya.

“Koleksi Lunar 2026 dirancang untuk menjawab kebutuhan generasi muda yang menginginkan busana dinamis dengan pilihan warna yang lembut, mudah dikenakan kembali dalam keseharian, serta diperkaya sentuhan peranakan kontemporer yang tetap relevan lintas generasi,”ujar Wilsen Willim
Koleksi Lunar 2026 menghadirkan palet warna yang lebih dewasa dan elegan, seperti merah tua, biru gelap, biru muda, abu-abu gelap, abu-abu muda, putih, dan hitam. Seiring perubahan zaman, penggunaan warna hitam dan putih dalam perayaan Imlek kini tidak lagi dianggap tabu, selama tidak ditampilkan secara monokrom. Dalam koleksi ini, warna hitam ditampilkan tegas dan berkarakter, sementara putih hadir bersih dan fleksibel untuk dipadukan. Keseluruhan koleksi dirancang dengan kesan modern, dinamis, dan timeless.
Nuansa elegan semakin terasa saat karya Wilsen Willim dikenakan oleh para tamu undangan dari berbagai latar belakang profesional dan kreatif, di antaranya Finalis Puteri Indonesia 2024 Alyssa, Anya Dwinov, Direktur Commercial KAI Wisata Hetty Herawati, influencer Shinta, Kepala Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif RI Kiagoos Irvan Faisal, serta sejumlah figur lainnya.
Rangkaian acara juga dimeriahkan oleh penampilan Srikandi Gebyar Nusantara, komunitas yang konsisten mengangkat dan melestarikan budaya melalui pertunjukan artistik.

