katafoto, Tangerang – Upaya menjaga kelestarian pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dilakukan Zurich Indonesia bersama sejumlah perusahaan dalam ekosistem MUFG Group melalui program Sayang Bumiku di Tanjung Pasir, Tangerang. Kegiatan ini melibatkan lebih dari 100 sukarelawan yang melakukan penanaman 1.000 pohon mangrove, membersihkan pantai, memberikan edukasi literasi keuangan, serta mendukung pendidikan dan pengembangan usaha masyarakat setempat.
Penanaman mangrove tersebut diperkirakan dapat menyerap sekitar 12,3 ton karbon dioksida (CO₂) per tahun ketika tanaman tumbuh optimal. Selain menyerap karbon, mangrove berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, mengurangi risiko abrasi, serta membantu masyarakat beradaptasi terhadap dampak perubahan iklim.
Program ini melibatkan PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, PT Zurich General Takaful Indonesia, PT Zurich Topas Life, MUFG Bank Ltd. Jakarta Branch (MUFG Indonesia), PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon), PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance), dan PT Home Credit Indonesia (Home Credit).
Direktur PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, Musi Samosir, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun ketahanan masyarakat menghadapi berbagai risiko, baik saat ini maupun pada masa mendatang.
“Di Zurich, kami percaya bahwa membangun ketahanan tidak hanya berarti membantu masyarakat menghadapi risiko hari ini, tetapi juga mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di masa depan. Melalui program Sayang Bumiku, kami ingin menghadirkan dampak berkelanjutan melalui pelestarian lingkungan, peningkatan literasi keuangan, dan penguatan kapasitas komunitas. Kami berharap inisiatif ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta lingkungan sekitar,” ujar Musi.

Pelaksanaan program ini turut menggandeng Seasoldier Foundation, organisasi yang telah mendampingi masyarakat pesisir Tanjung Pasir sejak 2018. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pemulihan lingkungan sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kawasan pesisir.
Founder & Executive Director Seasoldier Foundation, Nadine Chandrawinata, menegaskan bahwa pemulihan ekosistem pesisir membutuhkan kerja sama berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Restorasi pesisir adalah langkah nyata untuk mengembalikan fungsi alam sekaligus membangun masa depan pesisir yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Kegiatan ini membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan ekosistem pesisir dapat pulih, tetap terjaga dan terus memberikan manfaat. Bersama Zurich dan MUFG Group, kami berharap inisiatif ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut mengambil bagian dalam menjaga lingkungan Indonesia,” kata Nadine.
Tidak hanya berfokus pada pelestarian alam, program Sayang Bumiku juga mencakup dukungan terhadap sektor pendidikan dan ekonomi masyarakat. Zurich menyerahkan perangkat pendidikan untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar di Sekolah Rumpin.
Selain itu, perusahaan memberikan perlengkapan usaha dan sarana promosi produk bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal berbasis mangrove. Dukungan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kapasitas usaha serta memperluas pemasaran produk masyarakat setempat.

