28.2 C
Jakarta
Senin, Oktober 26, 2026
BerandaKATA EKBISKEUANGANPemerintah Perpanjang Insentif PPN Rumah Tapak dan Satuan Rumah Susun, Simak Skemanya

Pemerintah Perpanjang Insentif PPN Rumah Tapak dan Satuan Rumah Susun, Simak Skemanya

Jakarta – Pemerintah kembali memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah tapak dan satuan rumah susun dalam tahun anggaran 2025. Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 13 Tahun 2025, yang resmi berlaku sejak 4 Februari 2025. Langkah ini merupakan kelanjutan dari kebijakan serupa yang telah diterapkan pada 2023 dan 2024.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Dwi Astuti, menekankan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mendorong sektor properti yang memiliki efek berantai pada berbagai sektor ekonomi lainnya.

“Transaksi properti memiliki multiplier effect yang besar terhadap perekonomian. Melalui insentif PPN ini, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga dan sektor ekonomi lainnya ikut terdorong,” ujar Dwi dikutip dalam keterangan tertulis. 

Skema Insentif PPN Rumah 2025

Berdasarkan PMK-13/2025, insentif PPN DTP diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Periode 1 Januari – 30 Juni 2025: PPN DTP 100% untuk bagian harga jual hingga Rp2 miliar, dengan harga jual maksimal Rp5 miliar.
  • Periode 1 Juli – 31 Desember 2025: PPN DTP 50% untuk bagian harga jual hingga Rp2 miliar, dengan harga jual maksimal Rp5 miliar.

Sebagai contoh, jika seseorang membeli rumah seharga Rp2 miliar pada 14 Februari 2025, maka seluruh PPN akan ditanggung oleh pemerintah. Namun, jika rumah yang dibeli berharga Rp2,5 miliar, maka pembeli tetap harus membayar PPN sebesar Rp55 juta (11% dari Rp500 juta).

Insentif Tidak Berlaku untuk Rumah yang Sudah Bebas PPN

Dwi menambahkan bahwa kebijakan ini tidak berlaku untuk rumah tapak atau rumah susun yang sebelumnya telah mendapatkan fasilitas pembebasan PPN.

Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat yang dapat memiliki rumah dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor properti sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional.

Baca Juga

Karhutla Bikin 2.604 Penerbangan Terganggu, 1.420 Pesawat Batal atau Tunda

katafoto, Jakarta - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan...

Berburu Suku Cadang Murah, BMW Garage of JOY 2026 Hadir di Jakarta

katafoto, Jakarta - Penggemar mobil BMW dan MINI berkesempatan...

Lindungi Warga dan Ekosistem Laut, Kepulauan Seribu Dipasang 30 Ring Buoy

katafoto, Jakarta - Upaya meningkatkan keselamatan warga di wilayah...

Cuaca Panas AC Mobil Mendadak Tidak Dingin? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

katafoto, Jakarta - Pernah merasakan AC mobil mendadak tidak...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini