<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BI Jakarta - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/bi-jakarta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/bi-jakarta/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Thu, 07 May 2026 02:38:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>BI Jakarta - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/bi-jakarta/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BI Ungkap Jakarta Masih Jadi Mesin Utama Ekonomi Nasional</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/05/07/bi-ungkap-jakarta-masih-jadi-mesin-utama-ekonomi-nasional/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/05/07/bi-ungkap-jakarta-masih-jadi-mesin-utama-ekonomi-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 May 2026 02:38:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI dan KINERJA]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[BI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Konsumsi Rumah Tangga]]></category>
		<category><![CDATA[Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertumbuhan ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=16633</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jakarta mencatat perekonomian Jakarta tetap menjadi penopang utama ekonomi nasional dengan kontribusi mencapai 16,67 persen terhadap perekonomian Indonesia pada triwulan I 2026. Kepala Kantor Perwakilan BI Jakarta, Iwan Setiawan, mengatakan ekonomi Jakarta pada triwulan I 2026 tumbuh sebesar 5,59 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/07/bi-ungkap-jakarta-masih-jadi-mesin-utama-ekonomi-nasional/">BI Ungkap Jakarta Masih Jadi Mesin Utama Ekonomi Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jakarta mencatat perekonomian Jakarta tetap menjadi penopang utama ekonomi nasional dengan kontribusi mencapai 16,67 persen terhadap perekonomian Indonesia pada triwulan I 2026.</p>
<p>Kepala Kantor Perwakilan BI Jakarta, Iwan Setiawan, mengatakan ekonomi Jakarta pada triwulan I 2026 tumbuh sebesar 5,59 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,61 persen yoy.</p>
<p>“Pada triwulan I 2026, perekonomian Jakarta tetap tumbuh kuat sebesar 5,59% yoy, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,61% yoy,” kata Iwan di Jakarta, Rabu (6/5).</p>
<p>Menurut Iwan, capaian tersebut memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat ekonomi terbesar di Indonesia.</p>
<p>“Pertumbuhan ekonomi sebesar 5,59% tersebut menyumbangkan pangsa sebesar 16,67% terhadap perekonomian nasional,” ujarnya dikutip dari laman berita satu.</p>
<p>Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Jakarta ditopang oleh kuatnya permintaan domestik, investasi yang tetap tumbuh, serta kinerja positif sejumlah sektor utama seperti perdagangan, informasi dan komunikasi, serta penyediaan akomodasi dan makan minum.</p>
<p>Sementara dari sisi permintaan, konsumsi rumah tangga tercatat tumbuh 5,72 persen yoy, lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 5,51 persen yoy. Peningkatan konsumsi masyarakat didorong momentum long festive season Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), seperti Ramadan, Idulfitri, Imlek, dan Nyepi, serta berbagai penyelenggaraan acara berskala besar di Jakarta.</p>
<p>Selain itu, daya beli masyarakat dinilai tetap terjaga berkat kenaikan upah minimum provinsi (UMP) Jakarta, penyaluran tunjangan hari raya (THR), dan sejumlah insentif pemerintah.</p>
<p>Di sisi investasi, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) tumbuh positif sebesar 4,71 persen yoy, didukung keberlanjutan proyek strategis pemerintah maupun swasta yang bersifat multiyears. Konsumsi pemerintah tumbuh 4,22 persen yoy, meski melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai 8,60 persen yoy.</p>
<p>Dari sisi eksternal, ekspor barang dan jasa Jakarta tumbuh 8,98 persen yoy, meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 7,62 persen yoy. Berdasarkan lapangan usaha, sektor perdagangan besar dan eceran menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Jakarta dengan pertumbuhan sebesar 6,71 persen yoy.</p>
<p>Selain itu, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum mencatat pertumbuhan kuat sebesar 10,84 persen yoy, sedangkan sektor informasi dan komunikasi tumbuh 6,33 persen yoy.</p>
<p>Pertumbuhan sektor digital dan komunikasi mencerminkan tingginya kebutuhan terhadap layanan berbasis aplikasi dan aktivitas bisnis di Jakarta sebagai pusat ekonomi nasional. BI Jakarta juga akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jakarta dan berbagai pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas serta mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah di tengah tantangan global.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/05/07/bi-ungkap-jakarta-masih-jadi-mesin-utama-ekonomi-nasional/">BI Ungkap Jakarta Masih Jadi Mesin Utama Ekonomi Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/05/07/bi-ungkap-jakarta-masih-jadi-mesin-utama-ekonomi-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>QRIS Jakarta Sumbang 32 Persen Transaksi Nasional, Target 130 Ribu Pengguna Baru</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/02/11/qris-jakarta-sumbang-32-persen-transaksi-nasional-target-130-ribu-pengguna-baru/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/02/11/qris-jakarta-sumbang-32-persen-transaksi-nasional-target-130-ribu-pengguna-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Feb 2025 07:29:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KEUANGAN]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[BI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Pertumbuhan QRIS]]></category>
		<category><![CDATA[QRIS Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[QRIS Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[transaksi QRIS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://katafoto.id/?p=8441</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Transformasi digital di Jakarta terus berkembang pesat, terlihat dari lonjakan transaksi QRIS yang meningkat 167 persen secara tahunan (YoY). Jakarta juga menjadi kontributor utama dalam transaksi QRIS nasional dengan pangsa mencapai 32 persen. Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta, Arlyana Abubakar, mengungkapkan bahwa pertumbuhan transaksi QRIS di Jakarta didorong [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/02/11/qris-jakarta-sumbang-32-persen-transaksi-nasional-target-130-ribu-pengguna-baru/">QRIS Jakarta Sumbang 32 Persen Transaksi Nasional, Target 130 Ribu Pengguna Baru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Transformasi digital di Jakarta terus berkembang pesat, terlihat dari lonjakan transaksi QRIS yang meningkat 167 persen secara tahunan (YoY). Jakarta juga menjadi kontributor utama dalam transaksi QRIS nasional dengan pangsa mencapai 32 persen.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta, Arlyana Abubakar, mengungkapkan bahwa pertumbuhan transaksi QRIS di Jakarta didorong oleh sektor akomodasi, makanan dan minuman (Akmamin), perdagangan, serta jasa perusahaan. Upaya pemerataan pemanfaatan QRIS di seluruh wilayah Jakarta terus dilakukan guna meningkatkan adopsi yang lebih luas.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat ini, Jakarta Selatan menjadi wilayah dengan volume transaksi tertinggi, mencakup 38,13 persen dari total transaksi, diikuti oleh Jakarta Barat dengan pangsa 23,10 persen.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada tahun 2025, KPw BI DKI Jakarta menargetkan penambahan 130 ribu pengguna baru QRIS, dengan volume transaksi diproyeksikan mencapai 2,2 miliar transaksi. Angka ini mencerminkan pertumbuhan sebesar 105,90 persen YoY dibandingkan target tahun 2024.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Arlyana menjelaskan bahwa target 130 ribu pengguna baru tersebut disesuaikan dengan jumlah penduduk Jakarta yang memenuhi kriteria sebagai pengguna QRIS.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Jadi kita juga sebetulnya melihat dari sisi jumlah penduduk Jakarta yang memang sudah layak menggunakan QRIS. Anak-anak misalnya, tidak dihitung dalam target ini. Yang dihitung adalah mereka yang berada di usia produktif dan memiliki akses terhadap sistem pembayaran digital,” ujarnya diktutip dalam berita jakarta pada Senin (10/2).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain menambah jumlah pengguna, KPw BI DKI Jakarta juga menargetkan peningkatan jumlah merchant yang menerima pembayaran melalui QRIS.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Saat ini, penggunaan QRIS masih didominasi oleh sektor Akmamin, tetapi ke depan, perluasan akan menyasar sektor usaha lain agar ekosistem digital semakin inklusif,” tambahnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut, digitalisasi tidak hanya berkembang di sektor swasta, tetapi juga semakin diperkuat dalam pemerintahan. Hal ini tercermin dari Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemda (IETPD) Jakarta yang mencapai 99,8 persen pada Semester II 2024.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Dengan tren digitalisasi yang semakin meningkat dan upaya perluasan penggunaan QRIS, Jakarta diharapkan dapat semakin memperkuat posisinya sebagai pusat transaksi digital di Indonesia,” tutup Arlyana.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/02/11/qris-jakarta-sumbang-32-persen-transaksi-nasional-target-130-ribu-pengguna-baru/">QRIS Jakarta Sumbang 32 Persen Transaksi Nasional, Target 130 Ribu Pengguna Baru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/02/11/qris-jakarta-sumbang-32-persen-transaksi-nasional-target-130-ribu-pengguna-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
