<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PUPR - Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/pupr/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/pupr/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Apr 2026 15:04:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>PUPR - Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/pupr/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bupati Donggala Kaget, 4.000 Rumah Tidak Layak Huni tapi Bantuan hanya 200 Unit</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/04/23/bupati-donggala-kaget-4-000-rumah-tidak-layak-huni-tapi-bantuan-hanya-200-unit/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/04/23/bupati-donggala-kaget-4-000-rumah-tidak-layak-huni-tapi-bantuan-hanya-200-unit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 15:04:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Perumahan]]></category>
		<category><![CDATA[BSPS]]></category>
		<category><![CDATA[Donggala]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[kesejahteraan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Permukiman Kumuh]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Tidak Layak Huni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=16181</guid>

					<description><![CDATA[<p>Donggala &#8211; Bupati Vera Elena Laruni mengungkapkan bahwa sekitar 4.000 rumah warga di Kabupaten Donggala masih berada dalam kondisi tidak layak huni. Sementara itu, bantuan perumahan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat hanya tersedia sebanyak 200 unit. Pemerintah daerah menilai adanya kesenjangan besar antara kebutuhan dan ketersediaan bantuan sebagai tantangan utama [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/04/23/bupati-donggala-kaget-4-000-rumah-tidak-layak-huni-tapi-bantuan-hanya-200-unit/">Bupati Donggala Kaget, 4.000 Rumah Tidak Layak Huni tapi Bantuan hanya 200 Unit</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Donggala </b>&#8211; Bupati Vera Elena Laruni mengungkapkan bahwa sekitar 4.000 rumah warga di Kabupaten Donggala masih berada dalam kondisi tidak layak huni. Sementara itu, bantuan perumahan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat hanya tersedia sebanyak 200 unit.</p>
<p>Pemerintah daerah menilai adanya kesenjangan besar antara kebutuhan dan ketersediaan bantuan sebagai tantangan utama dalam penanganan rumah tidak layak huni di wilayah tersebut.</p>
<p>“Kurang lebih ada sekitar 4.000 lebih rumah tangga yang belum memiliki rumah layak,” kata Vera saat meninjau kawasan permukiman kumuh di Kelurahan Boneoge, Kamis (23/4).</p>
<p>Ia menjelaskan, dari total 200 unit BSPS yang dialokasikan, sebanyak 53 unit diprioritaskan untuk Kelurahan Boneoge yang dinilai membutuhkan penanganan segera.</p>
<p>“Kami juga kaget karena yang tersedia hanya sekitar 200 unit, sementara kebutuhan jauh lebih besar,” ujarnya.</p>
<p>Vera menambahkan, peran dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) sangat penting dalam memastikan pembangunan maupun rehabilitasi rumah berjalan sesuai standar.</p>
<p>“Mereka bertugas memastikan kualitas pembangunan maupun rehabilitasi rumah sesuai standar kelayakan, keamanan, dan kesehatan,” jelasnya.</p>
<p>Selain fokus pada perbaikan fisik hunian, pemerintah daerah juga mengingatkan masyarakat penerima bantuan agar menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.</p>
<p>“Kalau rumah sudah bagus, jangan lagi kumuh. Jaga kebersihan, jangan menjemur pakaian sembarangan, dan tidak membuang sampah sembarangan,” ungkapnya.</p>
<p>Program BSPS sendiri merupakan bantuan dari pemerintah pusat yang diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Donggala guna meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.</p>
<p>Pemerintah daerah berharap program ini dapat menjadi langkah awal dalam memperbaiki taraf hidup warga secara bertahap dan berkelanjutan.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/04/23/bupati-donggala-kaget-4-000-rumah-tidak-layak-huni-tapi-bantuan-hanya-200-unit/">Bupati Donggala Kaget, 4.000 Rumah Tidak Layak Huni tapi Bantuan hanya 200 Unit</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/04/23/bupati-donggala-kaget-4-000-rumah-tidak-layak-huni-tapi-bantuan-hanya-200-unit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPJN Ungkap Banjir Bandang Rusak 6 Ruas Jalan Nasional di Aceh</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/12/04/bpjn-ungkap-banjir-bandang-rusak-6-ruas-jalan-nasional-di-aceh/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/12/04/bpjn-ungkap-banjir-bandang-rusak-6-ruas-jalan-nasional-di-aceh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2025 03:04:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[BPJN Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Banda Aceh–Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Bireuen–Takengon]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Nasional Putus]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Krueng]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Runtuh]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan Darurat]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=14046</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aceh &#8211; Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh melaporkan enam ruas jalan nasional terputus akibat banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh sejak Rabu (26/11). Kerusakan tersebut terjadi terutama karena ambruknya beberapa jembatan serta amblesnya badan jalan di sejumlah titik penting. Kepala BPJN Aceh, Heri Yugiantoro, dalam keterangan tertulis via berita satu [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/12/04/bpjn-ungkap-banjir-bandang-rusak-6-ruas-jalan-nasional-di-aceh/">BPJN Ungkap Banjir Bandang Rusak 6 Ruas Jalan Nasional di Aceh</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Aceh</b> &#8211; </span><span class="s2">Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh melaporkan enam ruas jalan nasional terputus akibat banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh sejak Rabu (26/11). Kerusakan tersebut terjadi terutama karena ambruknya beberapa jembatan serta amblesnya badan jalan di sejumlah titik penting.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Kepala BPJN Aceh, Heri Yugiantoro, dalam keterangan tertulis via berita satu di Banda Aceh, Rabu (3/12), mengungkapkan salah satu ruas yang terdampak parah adalah Jalan Banda Aceh–Medan. Akses pada jalur ini terputus akibat runtuhnya oprit Jembatan Krueng Meureudu di Kabupaten Pidie Jaya. Penanganan darurat telah berjalan dan ditargetkan akses bisa pulih kembali pada 12 Desember 2025.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Ruas kedua di jalur Banda Aceh–Medan juga terputus setelah satu bentang Jembatan Krueng Tingkeum atau Kuta Blang, Bireuen, runtuh. Untuk sementara, arus lalu lintas dialihkan melalui jembatan di Awe Geutah, yang saat ini sedang dipasang jembatan bailey dengan target selesai 16 Desember 2025.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Kerusakan serupa terjadi di Jalan Bireuen–Takengon. Oprit Jembatan Teupin Mane runtuh, membuat jalur tersebut lumpuh total. Proses penimbunan dan pemasangan jembatan bailey kini dikebut dan ditargetkan rampung 10 Desember 2025. Pemulihan jalur Bireuen–Takengon baru dapat dilakukan setelah jembatan ini berfungsi kembali, disusul mobilisasi bailey tambahan pada 11 Desember 2025 karena masih terdapat lima jembatan lain yang putus serta longsor di beberapa segmen jalan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Jalur Gayo Lues–Kutacane juga masih terputus akibat kerusakan dua jembatan dan longsoran badan jalan. Upaya penimbunan oprit telah dilakukan, sementara pengiriman jembatan bailey diperkirakan tiba dari Medan pada 8 Desember 2025.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Masalah serupa juga terjadi di ruas Aceh Tengah–Nagan Raya atau Lhok Seumot–Jeuram, yang masih belum bisa dilalui karena Jembatan Krueng Beutong putus dan badan jalan longsor. Akses darurat melalui jalan kebun kini dibuka untuk menghubungkan jalur pendekat ke oprit jembatan, dengan target penyelesaian 17 Desember 2025.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Meski enam ruas jalan nasional masih terisolasi, BPJN Aceh menyatakan beberapa akses darat lainnya sudah kembali bisa dilewati. Jalur Banda Aceh menuju Meureudu sudah kembali terhubung, begitu pula jalur Lhokseumawe–Langsa dan Langsa–Kuala Simpang setelah dilakukan pembersihan sedimen yang ditargetkan selesai pada 10 Desember 2025.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Akses Kuala Simpang menuju perbatasan Sumatera Utara juga telah dibuka kembali. Dengan surutnya ketinggian air, kendaraan berat termasuk truk kini dapat melintas. Proses pembersihan terus dilakukan menggunakan tiga unit backhoe dan dua loader dengan target selesai 10 Desember 2025.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Sementara itu, jalur Simpang Uning (batas Takengon)–Uwaq (KM 379)–batas Aceh Tengah/Gayo Lues–Blangkejeren sudah dapat dilewati sepeda motor. Pembukaan jalur bagi kendaraan roda empat ditargetkan tuntas 15 Desember 2025. “Ruas Jalan Kota Kutacane–perbatasan Sumatera Utara sudah dapat dilalui,” terang Heri.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Ruas Genting Gerbang–Celala–batas Aceh Tengah dan Nagan Raya juga kembali terhubung, meski sementara ini hanya bisa dilewati kendaraan roda dua. Akses dari arah Nagan Raya masih dikerjakan, terutama penghubung menuju Jembatan Krueng Beutong, yang ditargetkan selesai 17 Desember 2025.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/12/04/bpjn-ungkap-banjir-bandang-rusak-6-ruas-jalan-nasional-di-aceh/">BPJN Ungkap Banjir Bandang Rusak 6 Ruas Jalan Nasional di Aceh</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/12/04/bpjn-ungkap-banjir-bandang-rusak-6-ruas-jalan-nasional-di-aceh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Proyek Tak Lagi Numpuk, Pramono Ubah Strategi Pengelolaan APBD 2026</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/10/16/proyek-tak-lagi-numpuk-pramono-ubah-strategi-pengelolaan-apbd-2026/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/10/16/proyek-tak-lagi-numpuk-pramono-ubah-strategi-pengelolaan-apbd-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 07:47:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEGAPOLITAN]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran daerah]]></category>
		<category><![CDATA[APBD 2026]]></category>
		<category><![CDATA[APBD DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Lelang Dini]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan APBD]]></category>
		<category><![CDATA[Pramono Anung]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi Birokrasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=13148</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menerapkan pola baru dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mulai tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat realisasi program pembangunan dan menghindari penumpukan proyek di akhir tahun anggaran. Menurut Pramono, dirinya telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemprov DKI untuk [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/16/proyek-tak-lagi-numpuk-pramono-ubah-strategi-pengelolaan-apbd-2026/">Proyek Tak Lagi Numpuk, Pramono Ubah Strategi Pengelolaan APBD 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p2"><span class="s2"><b>Jakarta</b> &#8211; </span><span class="s1">Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menerapkan pola baru dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mulai tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat realisasi program pembangunan dan menghindari penumpukan proyek di akhir tahun anggaran.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Menurut Pramono, dirinya telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemprov DKI untuk mempercepat proses lelang APBD 2026 agar dapat dimulai lebih awal, bahkan sebelum tahun anggaran berjalan.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">“Saya sudah sampaikan sejak awal di Balai Kota bahwa untuk APBD tahun 2026, proses lelangnya harus bisa dimulai sejak dini, bahkan sebelum tahun anggaran dimulai,” ujarnya di RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (16/10).</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Ia menambahkan, pola percepatan ini pernah diterapkan oleh pemerintah pusat, di mana proses tender dilakukan lebih awal untuk mendorong efektivitas belanja negara. Dengan langkah tersebut, diharapkan proyek pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan tidak mengganggu aktivitas warga di akhir tahun.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">“Seperti dulu saat saya di pemerintahan pusat bersama Pak Basuki Hadimuljono di Kementerian PUPR, sistem percepatan lelang sudah terbukti efektif. Jadi saya ingin menerapkan hal serupa di DKI agar tidak ada lagi proyek yang menumpuk di akhir tahun,” jelasnya.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Pramono juga mengakui bahwa selama ini penyerapan APBD DKI sering menumpuk menjelang akhir tahun, sehingga banyak proyek fisik dan pekerjaan infrastruktur dikebut di penghujung waktu.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">“Saya harus akui secara jujur, pola pemanfaatan APBD kita masih seperti kejar setoran di akhir tahun,” ucapnya.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Ia mencontohkan sejumlah proyek yang saat ini tengah berjalan, seperti pekerjaan penataan kawasan Fatmawati dan proyek infrastruktur lain di beberapa titik Jakarta. Menurutnya, proyek-proyek tersebut telah melalui proses perencanaan panjang dan bukan keputusan mendadak.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">“Termasuk proyek <i>cable trap</i> di Fatmawati yang sekarang banyak dibicarakan publik, itu sudah direncanakan sejak lama, bukan proyek baru,” tegasnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/10/16/proyek-tak-lagi-numpuk-pramono-ubah-strategi-pengelolaan-apbd-2026/">Proyek Tak Lagi Numpuk, Pramono Ubah Strategi Pengelolaan APBD 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/10/16/proyek-tak-lagi-numpuk-pramono-ubah-strategi-pengelolaan-apbd-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sultan HB X Sewakan Lahan Keraton Rp160 Miliar untuk Pembangunan Tol di DIY</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/07/22/sultan-hb-x-sewakan-lahan-keraton-rp160-miliar-untuk-pembangunan-tol-di-diy/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/07/22/sultan-hb-x-sewakan-lahan-keraton-rp160-miliar-untuk-pembangunan-tol-di-diy/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 02:04:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERHUBUNGAN]]></category>
		<category><![CDATA[BinaMarga]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jasamarga]]></category>
		<category><![CDATA[Keraton Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Tol DIY]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR]]></category>
		<category><![CDATA[Sewa Lahan Keraton]]></category>
		<category><![CDATA[Sultan Hamengku Buwono X]]></category>
		<category><![CDATA[Tol Solo Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Tol Yogyakarta Bawen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=11091</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yogyakarta &#8211; Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, resmi menyewakan lahan milik Keraton seluas 320.000 meter persegi untuk proyek pembangunan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen dan Jalan Tol Solo–Yogyakarta–Kulon Progo. Nilai sewa lahan tersebut mencapai Rp160 miliar dengan masa kontrak antara 40 hingga 50 tahun. Kesepakatan ini ditandai dengan penyerahan Serat Kekancingan oleh [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/07/22/sultan-hb-x-sewakan-lahan-keraton-rp160-miliar-untuk-pembangunan-tol-di-diy/">Sultan HB X Sewakan Lahan Keraton Rp160 Miliar untuk Pembangunan Tol di DIY</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Yogyakarta</b> &#8211; Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, resmi menyewakan lahan milik Keraton seluas 320.000 meter persegi untuk proyek pembangunan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen dan Jalan Tol Solo–Yogyakarta–Kulon Progo. Nilai sewa lahan tersebut mencapai Rp160 miliar dengan masa kontrak antara 40 hingga 50 tahun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kesepakatan ini ditandai dengan penyerahan Serat Kekancingan oleh Sultan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada Selasa (15/7), bertempat di Kraton Kilen, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kurang lebih Rp160 miliar untuk 320.000 meter persegi selama masa konsesi,&#8221; ujar Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Roy Rizali Anwar saat konferensi pers di Jakarta, dikutip dari laman berita satu pada Senin (21/7).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Roy menjelaskan, biaya sewa lahan ditanggung oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang menjadi pelaksana proyek, yaitu PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) dan PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ). “Biaya tersebut termasuk dalam skema investasi BUJT,” tambahnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Secara rinci, proyek Tol Yogyakarta–Bawen akan memanfaatkan lahan seluas 75.440,75 meter persegi yang terdiri atas 90 bidang tanah desa dan delapan bidang Sultan Ground. Sementara itu, proyek Tol Solo–Yogyakarta–Kulon Progo akan menggunakan lahan seluas 245.302 meter persegi, yang meliputi 177 bidang tanah desa dan 17 bidang Sultan Ground.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat ini, proses konstruksi kedua proyek tol tersebut sudah berjalan di lapangan. Pembangunan jalan tol ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan Yogyakarta dan sekitarnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/07/22/sultan-hb-x-sewakan-lahan-keraton-rp160-miliar-untuk-pembangunan-tol-di-diy/">Sultan HB X Sewakan Lahan Keraton Rp160 Miliar untuk Pembangunan Tol di DIY</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/07/22/sultan-hb-x-sewakan-lahan-keraton-rp160-miliar-untuk-pembangunan-tol-di-diy/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terkendala Pembebasan Lahan, Pemprov Riau Minta Bantuan APBN</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/07/01/terkendala-pembebasan-lahan-pemprov-riau-minta-bantuan-apbn/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/07/01/terkendala-pembebasan-lahan-pemprov-riau-minta-bantuan-apbn/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2025 13:16:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[APBN]]></category>
		<category><![CDATA[Flyover Panam]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Riau]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR]]></category>
		<category><![CDATA[Riau]]></category>
		<category><![CDATA[Transportasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=10617</guid>

					<description><![CDATA[<p>Riau &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menunjukkan komitmennya dalam mengatasi kemacetan lalu lintas di Kota Pekanbaru, khususnya di kawasan Simpang Panam yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik terpadat kendaraan. Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah pembangunan jembatan layang (flyover) di persimpangan Jalan Garuda Sakti dan Jalan HR Soebrantas. Namun, realisasi proyek [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/07/01/terkendala-pembebasan-lahan-pemprov-riau-minta-bantuan-apbn/">Terkendala Pembebasan Lahan, Pemprov Riau Minta Bantuan APBN</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Riau</strong> &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menunjukkan komitmennya dalam mengatasi kemacetan lalu lintas di Kota Pekanbaru, khususnya di kawasan Simpang Panam yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik terpadat kendaraan. Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah pembangunan jembatan layang (flyover) di persimpangan Jalan Garuda Sakti dan Jalan HR Soebrantas.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Namun, realisasi proyek tersebut hingga kini masih menghadapi kendala, terutama dalam hal pembebasan lahan. Gubernur Riau, Abdul Wahid, mengungkapkan bahwa tekanan anggaran daerah akibat defisit membuat APBD belum mampu sepenuhnya menanggung biaya ganti rugi lahan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Karena keterbatasan anggaran daerah akibat defisit, kami mengajukan agar pembiayaan pembebasan lahan dan konstruksi fisik flyover ini bisa didukung oleh APBN. Kami berharap proyek ini tetap berjalan meski anggaran daerah terbatas,” jelas Wahid dalam pernyataannya dikutip dari laman infopublik pada<span class="Apple-converted-space">  </span>Senin (30/6).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski terganjal pendanaan, Gubernur memastikan bahwa proyek flyover Simpang Panam tetap menjadi prioritas utama, mengingat dampak kemacetan yang dirasakan masyarakat setiap harinya, terutama saat jam berangkat dan pulang kerja.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kemacetan di sana sudah sangat parah. Bahkan bisa memakan waktu hingga berjam-jam. Karena itu, pembangunan flyover ini sudah menjadi kebutuhan mendesak,” tegasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Simpang Panam merupakan jalur vital yang menghubungkan pusat Kota Pekanbaru dengan wilayah pinggiran, sehingga lalu lintas di area tersebut sangat padat, terutama pada waktu-waktu sibuk.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menanggapi situasi ini, Pemprov Riau telah mengajukan usulan pembangunan flyover kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Harapannya, pembangunan bisa segera dimulai setelah proses pembebasan lahan selesai.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pemprov Riau juga terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat agar proyek infrastruktur ini bisa segera terwujud dan masyarakat merasakan manfaatnya. Diharapkan, keberadaan flyover dapat mengurangi kepadatan lalu lintas dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan di kawasan Panam.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/07/01/terkendala-pembebasan-lahan-pemprov-riau-minta-bantuan-apbn/">Terkendala Pembebasan Lahan, Pemprov Riau Minta Bantuan APBN</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/07/01/terkendala-pembebasan-lahan-pemprov-riau-minta-bantuan-apbn/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
