28 C
Jakarta
Sabtu, Januari 24, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALBNN Gandeng DEA Perkuat Kemampuan Intelijen dalam Penanganan Peredaran Narkotika

BNN Gandeng DEA Perkuat Kemampuan Intelijen dalam Penanganan Peredaran Narkotika

Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Drug Enforcement Administration (DEA) menggelar workshop intelijen gelombang kedua”Digging Deeper: Narcotics Analyst Workshop” di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) BNN, Lido, Jawa Barat yang melibatkan 20 peserta dari perwakilan BNN Pusat dan Provinsi.

Workshop selama lima hari yang dimulai sejak 21 Oktober 2024 ini, akan mempelajari berbagai materi terkait intelijen dan analisis strategis penanganan narkotika. Peserta akan dilatih dalam penerapan investigasi lanjutan dan teknik terbaru untuk menghadapi tantangan kejahatan narkotika.

Deputi Pemberantasan BNN RI, I Wayan Sugiri, S.H., S.I.K., M.Si., yang mewakili Kepala BNN RI dalam pembukaan acara pada Senin (21/10), menekankan pentingnya kolaborasi antara BNN dan DEA untuk memperkuat intelijen. Ia mengingatkan bahwa jaringan peredaran gelap narkotika semakin meluas, sehingga membutuhkan petugas intelijen yang terampil dan ahli dalam penanganannya.

BNN Gandeng DEA Perkuat Kemampuan Intelijen dalam Penanganan Peredaran Narkotika
Perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Drug Enforcement Administration (DEA) foto bersama di sela acara Digging Deeper: Narcotics Analyst Workshop, di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) BNN, Lido, Jawa Barat, Senin (21/10/2024) (katafoto/HO/BNN)

“Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas petugas intelijen, baik di tingkat pusat maupun daerah, agar BNN dapat bergerak sesuai dengan nilai-nilai, arah, dan strategi yang telah ditetapkan,” ujar Jenderal Bintang Dua dikutip dari keterangan tertulis BNN. 

Atase DEA Jakarta, Bryan Barger, juga menyoroti pentingnya peningkatan kemampuan intelijen dalam menangani kasus narkotika. Menurutnya, analisa sangat berperan dalam keberhasilan pengungkapan kasus penyelundupan dan peredaran gelap narkotika.

Ia mendorong peserta workshop untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan baik dan aktif bertanya kepada para instruktur.

“DEA telah menghadirkan instruktur-instruktur ahli dengan pengalaman luas dalam penanganan narkotika di dunia. Saya sarankan para peserta untuk menggali ilmu sebanyak mungkin dengan mengajukan banyak pertanyaan,” imbuh Bryan Barger.

BNN dan DEA berharap kolaborasi dalam workshop ini dapat memperkuat serta mengoptimalkan kinerja intelijen BNN sebagai garda terdepan dalam memerangi kejahatan narkotika.

Baca Juga

Lebih dari 80 Ribu Hektare Tesso Nilo Ditata Ulang, Ini Progresnya

Riau - Persoalan agraria menjadi isu sentral dalam upaya...

Cuaca Ekstrem, Sekolah di Jakarta Terapkan PJJ hingga 28 Januari

Jakarta - Mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang melanda wilayah...

Pesisir Muara Baru Dikepung Sampah, DLH DKI Angkut 137 Ton dalam Tiga Hari

Jakarta - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta melalui...

MRT Fase 2A Masuk Harmoni, Kawasan Bisnis dan Pemerintahan Siap Terkoneksi

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi...

Tren Wisata Etis, Bali Zoo Resmi Hentikan Atraksi Gajah Tunggang

Bali Zoo resmi mengambil langkah strategis dalam pengelolaan satwa...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini