24.9 C
Jakarta
Jumat, Januari 23, 2026
BerandaKATA EKBISKEUANGANIMF Sebut Indonesia Sukses Tekan Kemiskinan Hingga 2 Persen

IMF Sebut Indonesia Sukses Tekan Kemiskinan Hingga 2 Persen

Jakarta – Menurut laporan International Monetary Fund (IMF) per Oktober 2024, perekonomian global pada tahun 2024 diproyeksikan tumbuh sebesar 3,2 persen. Pertumbuhan ini diperkirakan tetap stagnan pada tingkat yang sama hingga tahun 2025. Negara-negara maju diprediksi akan mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 1,8 persen. pada 2025, sementara negara-negara emerging market dan berkembang diproyeksi tumbuh hingga 4,2 persen.. Secara khusus, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 diperkirakan mencapai 5,1 persen.

Unggahan di akun Instagram resmi @the_imf pada Minggu (29/12), IMF menyebutkan bahwa Indonesia telah berhasil menjalankan transformasi ekonomi yang signifikan selama dua dekade terakhir. Dalam periode tersebut, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tercatat meningkat hingga empat kali lipat, sementara tingkat kemiskinan menurun drastis hingga sepuluh kali lipat.

“Hal ini mengafirmasi keberhasilan Indonesia dalam mempertahankan fundamental ekonomi untuk tetap kokoh dan sekaligus memberikan sinyal bagi dunia untuk tetap menjadikan Indonesia sebagai negara tujuan yang baik bagi investasi,”ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dikutip dari keterangan tertulis ekon.

IMF, yang dibentuk pada Juli 1944 melalui Konferensi Bretton Woods, bertujuan mendukung pertumbuhan dan kemakmuran berkelanjutan bagi 191 negara anggotanya. Organisasi ini memainkan peran penting dalam mendorong stabilitas keuangan global, kerja sama moneter, dan kebijakan ekonomi yang meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat.

IMF mengungkapkan bahwa Indonesia, dengan lebih dari 270 juta penduduk telah mencatatkan PDB sebesar US$1,4 triliun—meningkat empat kali lipat dari dua dekade lalu. Jumlah penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan (berpenghasilan kurang dari US$2,15 per hari) juga mengalami penurunan signifikan, yakni dari 20 persen. menjadi kurang dari 2 persen.

IMF juga mencatat bahwa Jakarta, ibu kota Indonesia, kini memiliki pendapatan yang hampir setara dengan beberapa negara Eropa seperti Polandia dan Portugal. Prestasi ini menjadi bukti keberhasilan strategi pembangunan dan pengelolaan ekonomi yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam beberapa dekade terakhir.

Proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang stagnan, Indonesia terus menunjukkan potensi sebagai negara tujuan investasi yang strategis. Fundamental ekonomi yang kokoh dan langkah-langkah reformasi yang konsisten menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan global serta mendorong perekonomian nasional ke arah yang lebih baik.

Baca Juga

Pasar Bergejolak, AllianzGI dan DBS Tawarkan Jurus Investasi Global Berbasis USD

Jakarta - Di tengah ketidakpastian pasar global dan domestik,...

MRT Fase 2A Masuk Harmoni, Kawasan Bisnis dan Pemerintahan Siap Terkoneksi

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi...

Kugy dan Keenan Kembali, Musikal Perahu Kertas Hadirkan Mimpi di Atas Panggung

Jakarta - Kisah persahabatan dan cinta Kugy serta Keenan...

Keliling Candi Prambanan Makin Asyik, Ada Golf Car hingga Ninebot

Menikmati kawasan Candi Prambanan tidak melulu harus dilakukan dengan...

Libur Isra Mikraj 2026, 344 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini