33.7 C
Jakarta
Senin, Maret 16, 2026
BerandaKATA EKBISPERHUBUNGANInfrastruktur Transportasi Terbuka untuk Swasta, Nilai Capai Triliunan

Infrastruktur Transportasi Terbuka untuk Swasta, Nilai Capai Triliunan

Jakarta – Pemerintah membuka pintu selebar-lebarnya bagi investasi swasta di sektor transportasi dengan nilai peluang mencapai Rp2.166 triliun. Peluang ini mencakup pengembangan moda transportasi darat, laut, dan udara. Langkah ini ditempuh sebagai strategi untuk mengatasi keterbatasan anggaran negara dalam mendanai pembangunan infrastruktur secara menyeluruh.

Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas di Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Odo RM Manuhutu, menyatakan bahwa peran sektor swasta sangat dibutuhkan dalam percepatan pembangunan infrastruktur nasional. Pemerintah, kata dia, tidak hanya menyediakan dana, tetapi juga menciptakan lingkungan investasi yang ramah dan menarik bagi para pelaku usaha.

“Ada lebih dari Rp2.000 triliun potensi investasi yang bisa digarap oleh pihak swasta. Kami sangat terbuka untuk kolaborasi. Ini adalah peluang besar untuk mempercepat pembangunan,” ujar Odo dalam forum International Conference on Infrastructure (ICI) di Jakarta, Rabu (11/6/2025).

Dilansir dari laman berita satu, Odo menambahkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi dan memperkuat peran swasta melalui kebijakan yang inovatif dan mendukung. Salah satu fokus pemerintah saat ini adalah mengatasi permasalahan truk bermuatan berlebih yang berdampak serius pada kerusakan jalan serta membebani anggaran pemeliharaan.

“Kerugian akibat truk overloading bisa mencapai Rp43 miliar. Oleh karena itu, kami tengah merancang langkah konkret seperti digitalisasi pengawasan, pemberian insentif kepada pelaku usaha yang patuh aturan, serta deregulasi untuk meningkatkan efisiensi sektor transportasi,” jelasnya.

Dengan meningkatnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta, diharapkan pembangunan infrastruktur transportasi ke depan dapat berlangsung lebih cepat, efisien, dan berkelanjutan—serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara lebih merata.

Baca Juga

Waspada Campak, Dinkes DKI Imbau Jangan Pegang dan Cium Bayi Sembarangan

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas...

Mudik Bisa Tetap Stylish, Pendopo dan KAI Gelar Fashion Wastra di Stasiun Gambir

Jakarta - Pendopo bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero)...

Kemenag Ingatkan ASN Jangan Minta THR ke Masyarakat atau Perusahaan

Jakarta - Inspektorat Jenderal Kementerian Agama mengingatkan seluruh Aparatur...

Berkah Ramadan, Lippo Malls Ajak 3.000 Anak Yatim Ngabuburit Asyik

Jakarta - Lippo Malls Indonesia (LMI) menghadirkan program bertema...

Sambut Kepulangan PMI, KP2MI Siapkan Petugas di Bandara hingga Perbatasan

Jakarta - Menjelang arus mudik Lebaran, Kementerian Pelindungan Pekerja...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini