27 C
Jakarta
Senin, Juni 8, 2026
BerandaKATA EKBISENERGITarget Bebas Genset, Kabel Bawah Laut PLN Jadi Solusi Listrik di Meranti

Target Bebas Genset, Kabel Bawah Laut PLN Jadi Solusi Listrik di Meranti

Riau – Gubernur Riau, Abdul Wahid, mengumumkan bahwa PT PLN (Persero) akan memulai pembangunan kabel listrik bawah laut di Kabupaten Kepulauan Meranti pada 2025.

Proyek strategis ini bertujuan menghubungkan pulau-pulau di Meranti dengan jaringan listrik utama Pulau Sumatra, sekaligus menjawab keterbatasan pasokan listrik yang selama ini menghambat pembangunan daerah.

“Alhamdulillah, tahun ini PLN sudah berkomitmen membangun kabel bawah laut, sehingga Meranti akan terkoneksi dengan Pulau Sumatra hingga ke Pulau Rangsang,” ujar Wahid saat melakukan kunjungan kerja di Kepulauan Meranti, Rabu (10/9).

Melalui jaringan kabel bawah laut tersebut, ia berharap seluruh wilayah Meranti dapat teraliri listrik secara penuh tanpa harus lagi mengandalkan genset sebagai sumber energi cadangan.

Rencana pembangunan ini juga mencakup pasokan energi baru terbarukan di Pulau Rangsang. PLN akan membangun jaringan tegangan tinggi mulai dari 150 KVA di Bengkalis hingga 500 KVA di beberapa titik strategis, termasuk Meranti.

“Ke depan tidak ada lagi daerah di Meranti yang terisolasi dan masih memakai genset. Tahun 2026 nanti, seluruh jaringan listrik ditargetkan sudah beroperasi,” tegasnya.

Wahid menambahkan, ketersediaan listrik, jalan, dan air bersih merupakan infrastruktur dasar yang wajib dipenuhi pemerintah. Ia menilai fasilitas tersebut adalah modal utama untuk mengentaskan kemiskinan.

Menurutnya, ada dua penyebab kemiskinan: faktor kultur dan faktor struktur. Kultur terjadi, misalnya, pada komunitas suku terasing yang membutuhkan edukasi. Sedangkan struktur berkaitan dengan kurangnya kebijakan pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan, listrik, maupun pelabuhan.

“Hal ini penting diperhatikan, salah satunya di Kepulauan Meranti, karena wilayahnya terdiri dari banyak pulau,” jelasnya.

Wahid juga menekankan bahwa penyediaan infrastruktur akan membuat Meranti lebih menarik bagi investor. Dengan masuknya investasi, pertumbuhan ekonomi diharapkan semakin pesat.

“Kalau kita ingin investasi masuk ke Meranti, syaratnya adalah infrastruktur yang memadai, baik itu jembatan, jalan, maupun listrik. Mudah-mudahan hal ini bisa mempercepat laju ekonomi di Kepulauan Meranti,” pungkasnya.

Baca Juga

Rahasia Lansia Tetap Kuat dan Aktif, Kuncinya Ada pada Kebiasaan Ini

Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami berbagai perubahan, salah satunya...

Potensi AI di ASEAN Bisa Tembus USD1 Triliun pada 2030

Jakarta - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar...

Laris di 116 Negara, BYD Atto 3 Tawarkan Jarak Tempuh Hampir 400 Mil

BYD kembali memperbarui lini kendaraan listrik andalannya dengan meluncurkan...

Padhang Jateng Ungkap Ratusan Hoaks, Mayoritas Catut Nama Pejabat

Semarang - Dinas Komunikasi dan Informatika Digital (Diskomdigi) Jawa...

Mazda Bikin Kejutan, Scrum Terbaru dengan Mesin Kecil 660 cc

Praktik rekayasa lencana atau badge engineering masih menjadi hal...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini