25.9 C
Jakarta
Selasa, Maret 10, 2026
BerandaKATA BERITASENI BUDAYADari Jakarta Hingga Makassar, Indonesia Menari 2025 Kembali Guncang 11 Kota

Dari Jakarta Hingga Makassar, Indonesia Menari 2025 Kembali Guncang 11 Kota

Jakarta – Setelah empat tahun vakum sejak terakhir digelar secara daring pada 2021, Indonesia Menari kembali diadakan untuk mengajak masyarakat ikut merayakan kekayaan budaya Nusantara melalui gerakan tari. Program tahunan yang digagas oleh Indonesia Kaya sejak 2012 ini konsisten memperkenalkan tarian tradisional yang dipadukan dengan sentuhan modern agar lebih dekat dengan generasi muda.

Tahun ini merupakan edisi ke-10 penyelenggaraan, sekaligus bagian dari perayaan ulang tahun ke-12 Galeri Indonesia Kaya. Pada 12 Oktober 2025, Indonesia Menari akan digelar serentak di 11 kota di Indonesia, menjadikan momentum ini salah satu ajang seni tari terbesar tahun ini.

“Kami senang bisa menghadirkan kembali Indonesia Menari dengan konsep yang segar dan inklusif, serta melibatkan banyak pihak dari berbagai daerah. Acara ini menjadi ruang kolaborasi yang membuktikan bahwa tradisi dapat hidup berdampingan dengan modernitas dan tetap relevan lintas generasi,” ujar Program Manager Indonesia Kaya, Billy Gamaliel.

Dari Jakarta Hingga Makassar, Indonesia Menari 2025 Kembali Guncang 11 Kota
Program Manager Indonesia Kaya Billy Gamaliel (tengah) dan Koreografer Indonesia Menari Bathara Saverigadi Dewandoro (kanan) saat konfrensi pers menjelang gelaran Indonesia Menari 2025 di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Selasa (30/9/2025). (katafoto/Fery Pradolo)

Mengusung tema #MenaridiMall, tahun ini acara akan digelar di pusat perbelanjaan indoor di 11 kota, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Medan, Makassar, Palembang, Surabaya, Balikpapan, Manado, Bekasi, dan Karawang. Kehadiran kota-kota baru memperluas kesempatan bagi masyarakat di berbagai wilayah untuk ikut merasakan keseruan festival tari ini.

Peserta dapat berpartisipasi dalam kelompok beranggotakan 5–7 orang. Tidak ada batasan usia maupun latar belakang, siapa saja dapat ikut serta. Seluruh peserta akan membawakan koreografi yang sudah ditentukan, namun tetap diberi ruang untuk berkreasi pada pola lantai dan formasi tari agar pertunjukan semakin menarik.

Dari Jakarta Hingga Makassar, Indonesia Menari 2025 Kembali Guncang 11 Kota
Maestro Tari Lengger Rianto (kedua kiri), Program Manager Indonesia Kaya Billy Gamaliel, Koreografer yang juga pendiri Gigi Art of Dance Gianti Giadi dan Koreografer Indonesia Menari Bathara Saverigadi Dewandoro saat konfrensi pers menjelang gelaran Indonesia Menari 2025 di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Selasa (30/9/2025). (katafoto/Fery Pradolo)

Koreografi resmi Indonesia Menari 2025 dirancang khusus oleh Bathara Saverigadi Dewandoro – penari, koreografer, sekaligus sutradara drama yang pernah meraih penghargaan di ajang Indonesia Mencari Bakat dan peraih emas PON 2024 cabang Traditional Dance Sport. Bathara menjelaskan bahwa gerak tari Indonesia sangat kaya dengan detail yang unik di setiap daerah.

Dalam rancangan koreografi ini, ia memperkenalkan kombinasi gerak tangan, posisi tubuh, serta elemen khas dari berbagai tradisi yang diselaraskan dengan sentuhan kontemporer. Proses kreatif ini turut didukung oleh sejumlah maestro tari seperti Eko Supriyanto, Ufa Sofura, dan Gianti Giadi.

“Saya ingin peserta bisa merasakan energi yang berbeda dari setiap tradisi, namun tetap terhubung dalam satu kesatuan yang harmonis,” jelas Bathara Saverigadi Dewandoro.

Dari Jakarta Hingga Makassar, Indonesia Menari 2025 Kembali Guncang 11 Kota
(Kiri – Kanan) Program Manager Indonesia Kaya Billy Gamaliel, Maestro Tari Lengger Rianto, Koreografer yang juga pendiri Gigi Art of Dance Gianti Giadi dan Koreografer Indonesia Menari Bathara Saverigadi Dewandoro foto bersama usai konferensi pers menjelang gelaran Indonesia Menari 2025 di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Selasa (30/9/2025). (katafoto/Fery Pradolo)

Untuk semakin menghidupkan suasana, koreografi tahun ini akan diiringi oleh medley 8 lagu daerah yang diaransemen ulang oleh Alffy Rev, musisi muda yang dikenal dengan sentuhan kontemporer. Beberapa lagu yang dibawakan antara lain: Sinanggar Tulo (Sumatera Utara) Kicir-Kicir (Jakarta) Cing Cangkeling (Jawa Barat) Anging Mamiri (Sulawesi Selatan) Rek Ayo Rek (Jawa Timur) Indung-Indung (Kalimantan Timur) Si Patokaan (Sulawesi Utara) Rasa Sayange (Maluku)

Selain menghadirkan ribuan peserta, acara ini juga didukung oleh 12 juri yang merupakan koreografer, penari, dan seniman lintas generasi. Mereka akan menilai kekompakan, kreativitas, serta semangat peserta dalam mengembangkan formasi tari.

Baca Juga

Konflik Global Memanas, Pemprov DKI Antisipasi Lonjakan Harga

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyoroti potensi...

Governance Reset BUMN Jadi Sorotan, Langkah Baru Dorong Hilirisasi dan Investasi

Jakarta - Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara...

PLN Group Tunjukkan Taring di Malaysia, Proyek Kereta Listrik Rampung Lebih Awal

Jakarta - Subholding PT PLN Nusantara Power (PLN NP)...

Tanpa Sound System, Menag Pastikan Takbiran Tetap Jalan Meski Bertepatan dengan Nyepi

Jakarta - Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan...

Punya THR? Begini Cara Cerdas Mengubahnya Jadi Investasi Emas

Jakarta - Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para pekerja...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini