27.4 C
Jakarta
Minggu, Maret 29, 2026
BerandaKATA BERITASENI BUDAYASah, Museum UPH Diakui Pemerintah sebagai Bagian dari Museum Nasional

Sah, Museum UPH Diakui Pemerintah sebagai Bagian dari Museum Nasional

Tangerang – Kementerian Kebudayaan secara resmi menetapkan Museum Universitas Pelita Harapan (MUPH) sebagai bagian dari Museum Nasional Indonesia dengan nomor registrasi 36.71.K.06.0026. Penetapan ini menjadi bukti komitmen Universitas Pelita Harapan (UPH) dan Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) dalam menjaga dan menghidupkan nilai-nilai kebudayaan nasional.

Lebih dari sekadar pengakuan, pencapaian tersebut menjadi tonggak penting yang menegaskan misi YPPH untuk menghadirkan pendidikan yang berakar pada ilmu pengetahuan sekaligus berjiwa budaya.

Berlokasi di Gedung Paddock, Kampus UPH Lippo Village, Karawaci, Tangerang, MUPH menjadi ruang yang memadukan ilmu, kreativitas, dan nilai Kristiani dalam satu wadah. Sejak berdiri, museum ini telah mengoleksi beragam karya dan artefak yang menggambarkan kekayaan budaya Indonesia serta kontribusi global dalam bidang seni, sains, dan pendidikan berbasis iman.

Museum yang Menyatukan Iman, Ilmu, dan Budaya

Pendiri YPPH sekaligus UPH, Dr. (H.C.) James T. Riady, menyambut pengakuan ini sebagai momen bersejarah bagi dunia pendidikan dan kebudayaan Indonesia. Menurutnya, MUPH bukan sekadar tempat menyimpan artefak, tetapi juga perwujudan dari iman, intelektualitas, dan kreativitas yang menjadi dasar pendidikan UPH.

Sah, Museum UPH Diakui Pemerintah sebagai Bagian dari Museum Nasional
Sejumlah lukisan dipajang di Museum Universitas Pelita Harapan (MUPH) Kampus UPH Lippo Village, Karawaci, Tangerang. (katafoto/HO/UPH)

“Museum UPH adalah refleksi dari kebenaran, keindahan, dan kebaikan yang ingin kami bawa bagi dunia pendidikan dan masyarakat. Di tengah era digital yang serba cepat, kita perlu berpijak pada nilai kemanusiaan yang lahir dari sejarah dan iman. Museum ini menjadi penghubung lintas generasi melalui pembelajaran dan inspirasi,” ujar James.

Sementara itu, Direktur Eksekutif dan Kurator MUPH, Amir Sidharta menuturkan bahwa museum ini dirancang sebagai ruang kolaboratif yang menggabungkan riset, pendidikan, dan imajinasi.

“Kami bersyukur atas pengakuan nasional ini. MUPH tidak hanya berfungsi menjaga benda koleksi, tetapi juga menyampaikan kisah dan nilai yang membentuk identitas bangsa. Ke depan, kami akan terus menghadirkan program yang melibatkan publik dan akademisi melalui pameran, riset, serta publikasi lintas disiplin,” jelasnya.

Direktur MUPH, Yovica Alethia, menambahkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja sama seluruh komunitas UPH—mulai dari mahasiswa, dosen, hingga para mitra pendukung.
Ia menekankan pentingnya inovasi agar museum tetap relevan dengan perkembangan zaman.

“Kami akan terus berinovasi melalui pengalaman interaktif dan digital, termasuk dengan teknologi Artificial Intelligence (AI) agar koleksi MUPH lebih mudah diakses oleh generasi muda,” ujarnya.

Baca Juga

Program MBG hingga 1 Juta Rumah, Jurus Prabowo Genjot Ekonomi

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia...

Tarif Rp1 Bikin MRT Jakarta Meledak, Penumpang Tembus 135 Ribu

Jakarta - PT MRT Jakarta (Perseroda) mencatat lonjakan signifikan...

Gen Z dan Milenial Wajib Tahu! Ini Cara Biar Pensiun Nggak Susah

Jakarta - Generasi Z dan milenial yang tengah berada...

Bikin Takjub, Mudik ke Jakarta Bikin Perputaran Uang Tembus Rp21 T

Jakarta - Program Mudik ke Jakarta yang diinisiasi Pemerintah...

Data DJP Terungkap: Jutaan Wajib Pajak Sudah Lapor SPT, Kamu Sudah?

Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menyampaikan pembaruan terkait...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini