Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat lonjakan jumlah penumpang pada layanan Kereta Api Sindang Marga yang melayani rute Kertapati–Lubuk Linggau (PP). Sepanjang periode Januari hingga September 2025, total penumpang mencapai 226.841 orang, naik 6,27 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang berjumlah 213.479 orang.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, mengatakan peningkatan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat Sumatera Selatan terhadap layanan kereta api yang semakin nyaman, tepat waktu, dan konsisten dalam menjaga kualitas.
“KA Sindang Marga menjadi bukti nyata pemerataan layanan transportasi modern yang kini dapat dinikmati masyarakat di berbagai wilayah, termasuk Sumatera,” ujar Anne, Senin (3/11/2025).
KA Sindang Marga menghadirkan pilihan kelas eksekutif dan bisnis, bersama KA Sribilah Utama yang melayani rute Medan–Rantau Prapat.

Layanan KA Sindang Marga juga memberikan dampak positif bagi daerah yang dilalui. Jalur Kertapati–Lubuk Linggau menghubungkan berbagai pusat ekonomi, perkebunan, dan destinasi wisata penting yang mendukung peningkatan mobilitas masyarakat sekaligus pertumbuhan ekonomi lokal.
“Setiap perjalanan kereta api bukan hanya mengangkut penumpang, tapi juga menggerakkan roda perekonomian. Mulai dari pedagang kecil, pelaku wisata, hingga penyedia jasa transportasi di sekitar stasiun ikut merasakan manfaatnya,” jelas Anne.
Untuk menjaga mutu layanan, KAI terus meningkatkan pelatihan kru, memperkuat sistem informasi pelanggan, dan mempererat koordinasi antar-unit operasional. Anne menambahkan, KAI berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat dengan pelayanan yang transparan, ramah, dan berorientasi pada kenyamanan.
“Kepercayaan dan masukan dari pelanggan menjadi motivasi utama bagi kami untuk terus berinovasi. KAI akan terus melaju dengan layanan yang semakin relevan dan melayani seluruh masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

