25.7 C
Jakarta
Jumat, Januari 23, 2026
BerandaKATA EKBISAGRIBISNISMentan Amran: 2025 Tanpa Impor Beras, Produksi Padi Tembus 34,77 Juta Ton

Mentan Amran: 2025 Tanpa Impor Beras, Produksi Padi Tembus 34,77 Juta Ton

Tangerang – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan Indonesia tidak akan melakukan impor beras sepanjang tahun 2025. Keyakinan ini didasari oleh data Badan Pusat Statistik (BPS) yang memproyeksikan produksi padi nasional mencapai 34,77 juta ton, naik 4,15 juta ton dibandingkan tahun sebelumnya atau meningkat 13,95 persen.

“Hari ini kita mendapat kabar baik. BPS baru saja merilis proyeksi produksi padi nasional sebesar 34,77 juta ton, naik signifikan dari tahun lalu,” ujar Amran dalam konferensi pers di Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan), Serpong, Tangerang, Banten, Senin (3/11).

Amran menyebut peningkatan tersebut merupakan hasil kerja keras para petani dan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya sangat berpihak pada sektor pertanian.

“Atas nama petani Indonesia, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden yang telah mempermudah regulasi, menaikkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) beras, serta menurunkan harga pupuk hingga 20 persen,” tuturnya.

Dengan proyeksi produksi sebesar itu, Amran menegaskan Indonesia tidak perlu lagi melakukan impor beras pada 2025. Ia juga menyebut tingkat kepastian proyeksi BPS mencapai 95 persen.

“Insyaallah tahun ini kita tidak akan impor beras. Dalam satu bulan ke depan, jika tidak ada kendala, swasembada pangan akan terwujud,” katanya.

Stok Beras Nasional Tertinggi dalam Sejarah

Melansir dari laman berita satu, data Kementerian Pertanian (Kementan) menunjukkan, stok beras nasional per awal November 2025 mencapai 3,8 juta ton, dan diperkirakan tetap tinggi di angka 3,1 juta ton hingga akhir tahun.

“Ini merupakan stok beras tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka. Kabar baik bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegas Amran.

BPS: Produksi Padi Naik karena Luas Panen dan Hasil Meningkat

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menjelaskan peningkatan produksi padi dipicu oleh kenaikan luas panen dan hasil panen pada subround I (Januari–April 2025).

“Potensi produksi beras Januari–Desember 2025 diperkirakan mencapai 34,77 juta ton atau naik 13,54 persen. Lonjakan terbesar terjadi pada awal tahun dengan kenaikan produksi sebesar 26,54 persen dibanding periode yang sama 2024,” jelasnya.

BPS mencatat luas panen padi nasional mencapai 11,35 juta hektare, meningkat 12,98 persen dibanding tahun lalu, dengan produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 60,34 juta ton.

Lampaui Prediksi USDA dan Rekor 2022

Capaian proyeksi produksi padi Indonesia ini bahkan melampaui perkiraan Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) yang sebelumnya memprediksi produksi beras Indonesia sebesar 34,6 juta ton. Angka ini juga menembus rekor tertinggi yang dicapai pada 2022 sebesar 31,54 juta ton.

Kementerian Pertanian menilai capaian ini sebagai hasil nyata dari program strategis nasional di sektor pertanian, antara lain penyaluran pupuk bersubsidi yang lebih efisien, perbaikan jaringan irigasi, bantuan sarana dan prasarana pertanian, serta kenaikan HPP yang menjaga semangat petani.

Baca Juga

Pensiun Tak Lagi Menakutkan, Ini Cara DBS Siapkan Masa Tua dengan Percaya Diri

Jakarta - Fenomena penuaan penduduk kini menjadi tantangan serius...

Bukan Sekadar Estetika, Ini Alasan Baja Jadi Masa Depan Arsitektur Indonesia

Jakarta - Indonesia yang berada di jalur Cincin Api...

Transparansi Polisi Diperkuat, Polres Sumenep Jalani Asistensi LHKPN

Sumenep - Komitmen untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas di...

Lebih dari 80 Ribu Hektare Tesso Nilo Ditata Ulang, Ini Progresnya

Riau - Persoalan agraria menjadi isu sentral dalam upaya...

Kalahkan Paris dan Dubai, Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

Jakarta - Pulau Bali kembali menegaskan reputasinya di kancah...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini