28.3 C
Jakarta
Jumat, Januari 23, 2026
BerandaKATA EKBISKEUANGANPenempatan Dana Pemerintah Rp1 Triliun Terserap, Bank Jakarta Ungkap Strateginya

Penempatan Dana Pemerintah Rp1 Triliun Terserap, Bank Jakarta Ungkap Strateginya

Jakarta – Bank Jakarta mengapresiasi atas kepercayaan yang diberikan Kementerian Keuangan melalui penempatan dana pemerintah sebesar Rp1 triliun pada November 2025. Dukungan tersebut menjadi dorongan penting bagi Bank Jakarta dalam menjalankan mandat pembiayaan yang mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H Widodo, menuturkan bahwa seluruh dana penempatan sebesar Rp1 triliun telah disalurkan secara penuh dan tepat waktu pada periode 12–21 November 2025. Pembiayaan tersebut difokuskan pada sektor-sektor produktif dengan multiplier effect tinggi, termasuk pelaku UMKM.

“Laporan realisasi sudah kami sampaikan secara resmi kepada Kementerian Keuangan. Setelah dana pemerintah tersalurkan sepenuhnya, Bank Jakarta melanjutkan ekspansi kredit dan pembiayaan menggunakan likuiditas internal yang dikelola secara sehat dan berkelanjutan,” ujarnya dikuti Selasa (2/12).

Ia menambahkan, Bank Jakarta telah menyiapkan pipeline pembiayaan yang terukur, solid, dan prudent untuk mengelola penempatan dana dengan skala yang lebih besar, sejalan dengan upaya mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional.

“Hal ini menunjukkan kesiapan Bank Jakarta dalam menjalankan mandat pemerintah secara optimal dan penuh tanggung jawab,” lanjutnya.

Agus menegaskan, kinerja Bank Jakarta berada pada kondisi yang kuat, tercermin dari predikat Tingkat Kesehatan Bank kategori “Sehat” berdasarkan penilaian OJK semester I 2025, likuiditas yang terjaga, kualitas aset yang baik, serta rasio kredit bermasalah (NPL) yang terkendali.

“Kondisi tersebut memperkuat kemampuan Bank Jakarta untuk mengelola dan menyalurkan pembiayaan dalam skala besar,” jelasnya.

Bank Jakarta juga membuka diri terhadap peluang penempatan dana berikutnya sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan fiskal pemerintah.

Dengan prinsip tata kelola yang kuat, kehati-hatian, serta fokus pada sektor produktif, Agus memastikan bahwa setiap penempatan dana pemerintah akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian daerah.

“Bank Jakarta akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, Pemprov DKI Jakarta, OJK, dan seluruh regulator untuk menjalankan fungsi intermediasi secara sehat, akuntabel, dan berorientasi pembangunan,” pungkasnya.

Baca Juga

Pasar Bergejolak, AllianzGI dan DBS Tawarkan Jurus Investasi Global Berbasis USD

Jakarta - Di tengah ketidakpastian pasar global dan domestik,...

Bukan Sekadar Hiasan, Ini Fungsi Tombol Rahasia Speedometer Honda Vario 125

Jakarta - Honda Vario 125 generasi terbaru tampil dengan...

Lebih dari 80 Ribu Hektare Tesso Nilo Ditata Ulang, Ini Progresnya

Riau - Persoalan agraria menjadi isu sentral dalam upaya...

Ubah Masa Depan Kendaraan Listrik, Pabrik Baterai Raksasa Siap Dibangun di Karawang

Jakarta - MIND ID melalui perusahaan patungannya, PT Contemporary...

Kugy dan Keenan Kembali, Musikal Perahu Kertas Hadirkan Mimpi di Atas Panggung

Jakarta - Kisah persahabatan dan cinta Kugy serta Keenan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini