30.5 C
Jakarta
Senin, Maret 9, 2026
BerandaTREN OTOSOLUSIJok Motor Bukan Gudang, 10 Barang Ini Sebaiknya Jangan Disimpan

Jok Motor Bukan Gudang, 10 Barang Ini Sebaiknya Jangan Disimpan

Jakarta – Selain fitur teknologi dan efisiensi konsumsi bahan bakar, kapasitas bagasi juga menjadi faktor penting saat memilih sepeda motor. Ruang penyimpanan di bawah jok kerap dimanfaatkan untuk menyimpan berbagai barang agar lebih praktis, tersembunyi, dan terhindar dari risiko pencurian. Semakin luas bagasinya, semakin fleksibel pula pengguna membawa perlengkapan sehari-hari.

Meski begitu, bagasi motor bukan berarti bisa digunakan untuk menyimpan semua jenis barang. Pengendara tetap perlu bijak dalam memanfaatkan ruang ini. Pasalnya, suhu panas, getaran, hingga kondisi jalan dapat membuat sejumlah barang berisiko rusak, hilang, bahkan membahayakan keselamatan.

Agar tetap aman dan nyaman, berikut sejumlah barang yang sebaiknya tidak disimpan di dalam jok motor:

1. Barang berharga
Uang tunai, perhiasan, kartu penting, maupun dokumen pribadi seperti paspor dan ijazah sebaiknya tidak ditinggal di bagasi. Jika motor hilang, risiko kehilangan barang tersebut juga sangat besar.

2. Perangkat elektronik
Gawai seperti ponsel, laptop, kamera, tablet, hingga power bank rentan mengalami kerusakan akibat panas dan getaran. Baterai lithium bahkan berpotensi menimbulkan korsleting atau bahaya lain.

3. Benda mudah terbakar
Korek gas, tabung butane, aerosol, atau bahan bakar cadangan berisiko meledak ketika terpapar suhu tinggi di dalam bagasi.

4. Minuman berkarbonasi
Tekanan gas di dalam minuman bersoda dapat meningkat akibat panas, sehingga kemasan bisa menggembung atau pecah.

5. Parfum, skincare, dan kosmetik
Produk ini mudah rusak karena panas, mulai dari meleleh, bocor, hingga berubah tekstur dan aroma.

6. Makanan yang mudah basi
Ikan segar, kue basah, susu, atau makanan bersantan cepat rusak jika disimpan di bagasi dan dapat menimbulkan bau tak sedap.

7. Obat-obatan dan cairan medis
Perubahan suhu ekstrem bisa menurunkan kualitas dan efektivitas obat, bahkan membuatnya tidak aman dikonsumsi.

8. Cairan dalam botol kaca
Botol kaca rawan pecah akibat guncangan, sehingga berisiko melukai pengendara atau merusak komponen motor.

9. Benda tajam
Pisau, cutter, atau gunting dapat merusak jok serta membahayakan jika terjadi benturan.

10. Cairan beracun
Pestisida, insektisida, atau bahan kimia keras berpotensi bocor dan membahayakan kesehatan serta kondisi motor.

Pada dasarnya, bagasi motor tetap sangat bermanfaat jika digunakan secara tepat. Pengendara disarankan menyimpan perlengkapan yang aman seperti jas hujan, sarung tangan, masker, peralatan standar motor, atau salinan dokumen kendaraan (bukan dokumen asli).

Dengan memahami jenis barang yang sebaiknya tidak disimpan di bawah jok, pengendara dapat menjaga kondisi motor tetap prima sekaligus meminimalkan risiko saat berkendara. Jangan lupa, selalu terapkan prinsip Cari Aman dengan mematuhi aturan lalu lintas serta menggunakan perlengkapan berkendara berstandar SNI seperti helm, jaket, dan sarung tangan agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Baca Juga

Gratis Naik Transjakarta Saat Lebaran 2026, Simak Jadwal dan Rute Ini

Jakarta - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyatakan kesiapan untuk...

Indosat Gandeng Ericsson, Hadirkan Layanan Digital Lebih Cepat untuk 100 Juta Pelanggan

Jakarta - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Ericsson (NASDAQ:...

Konflik Global Memanas, Pemprov DKI Antisipasi Lonjakan Harga

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyoroti potensi...

Pemerintah Siapkan Hunian MBR di Cikarang, Program 3 Juta Rumah Mulai Bergerak

Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman...

Waspada Campak Saat Libur Lebaran, Kemenkes Siapkan Langkah Antisipasi

Jakarta - Lonjakan mobilitas masyarakat menjelang mudik dan libur...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini