CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, secara resmi membuka Indonesia Pavilion dalam rangkaian World Economic Forum (WEF) yang digelar di Davos, Swiss. Berlangsung selama sepekan pada 20–23 Januari 2026, Indonesia Pavilion hadir sebagai wadah diplomasi ekonomi Indonesia untuk mempromosikan peluang investasi serta kerja sama strategis kepada pelaku usaha dan investor global.
Peresmian Indonesia Pavilion turut dihadiri Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir, bersama jajaran pimpinan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, serta sejumlah Duta Besar Republik Indonesia.
Mengusung tema “Indonesia Endless Horizons”, pavilion ini menampilkan berbagai potensi kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama Indonesia, mulai dari skema kemitraan publik-swasta hingga inisiatif diplomasi dan pembangunan yang inklusif serta berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan pada malam hari dengan penyelenggaraan Indonesia Night, yang menghadirkan pertunjukan budaya, ragam kuliner khas Nusantara, serta sesi jejaring bagi mitra dan pemangku kepentingan dari berbagai negara. Kehadiran Indonesia Pavilion di WEF Davos 2026 sekaligus menjadi debut Danantara Indonesia dalam forum ekonomi global tersebut.
World Economic Forum sendiri merupakan forum ekonomi internasional yang berdiri sejak 1971 atas prakarsa Profesor Klaus Schwab. Forum ini dikenal sebagai platform kolaborasi publik dan swasta yang mempertemukan pemimpin pemerintahan, pelaku bisnis, serta organisasi internasional untuk membahas berbagai isu strategis global, dengan pertemuan tahunan yang rutin diselenggarakan di Davos, Swiss.

