25.4 C
Jakarta
Jumat, Januari 23, 2026
BerandaKATA EKBISPERHUBUNGANStasiun Jatake Segera Beroperasi, Siap Layani 20 Ribu Penumpang

Stasiun Jatake Segera Beroperasi, Siap Layani 20 Ribu Penumpang

Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus mempersiapkan operasional Stasiun Jatake yang ditargetkan mulai melayani penumpang pada akhir Januari 2026. Berada di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, stasiun ini terletak di lintas Commuter Line Tanah Abang–Rangkasbitung, salah satu koridor utama mobilitas harian masyarakat dari wilayah penyangga menuju pusat kegiatan ekonomi Jakarta.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tangerang Januari 2026, wilayah ini dihuni sekitar 3,46 juta penduduk, dengan 67,82 persen di antaranya berada pada kelompok usia produktif 15–59 tahun. Struktur demografi tersebut mendorong tingginya pergerakan harian, terutama bagi pekerja dan pelaku usaha yang beraktivitas lintas wilayah. Pada 2025, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tangerang tercatat sebesar 76,74, sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berada di angka 5,94 persen, mencerminkan dinamika pasar kerja yang aktif serta kebutuhan akan transportasi yang efisien dan terjangkau.

Dari sisi perekonomian, Kabupaten Tangerang menjadi salah satu penggerak utama kawasan metropolitan Jabodetabek. Struktur ekonominya menunjukkan ketergantungan tinggi pada aktivitas yang membutuhkan mobilitas komuter, dengan Industri Pengolahan sebagai penyumbang terbesar perekonomian daerah sebesar 33,74 persen. Sektor Konstruksi menyusul dengan kontribusi 16,36 persen, diikuti Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 11,35 persen pada 2024.

Besarnya skala aktivitas ekonomi tersebut juga tercermin dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita Kabupaten Tangerang pada 2024 yang tercatat mencapai Rp54,73 juta (angka sangat sementara), menunjukkan pentingnya konektivitas transportasi yang andal untuk menopang produktivitas harian masyarakat.

Stasiun Jatake Segera Beroperasi, Siap Layani 20 Ribu Penumpang
Suasana Stasiun Jatake yang ditargetkan mulai melayani penumpang pada akhir Januari 2026 di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. (katafoto/HO/Humas KAI)

Kondisi tersebut sejalan dengan tren pertumbuhan jumlah pengguna Commuter Line Tanah Abang–Rangkasbitung dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2018, jumlah penumpang tercatat sebanyak 54,17 juta orang dan meningkat menjadi 55,63 juta orang pada 2019. Pandemi COVID-19 sempat menekan mobilitas hingga 26,83 juta penumpang pada 2020. Seiring pemulihan aktivitas, jumlah pengguna kembali meningkat secara konsisten, dari 42,11 juta orang pada 2021, 43,32 juta pada 2022, melonjak menjadi 62,09 juta pada 2023, naik menjadi 70,00 juta pada 2024, dan mencapai 77,55 juta penumpang sepanjang 2025.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa meningkatnya kebutuhan transportasi massal sejalan dengan karakter demografi dan struktur ekonomi Kabupaten Tangerang. Menurutnya, dominasi penduduk usia produktif dan aktivitas pasar kerja yang dinamis mendorong kebutuhan akan akses transportasi yang efisien.

“Stasiun Jatake dirancang untuk mempermudah mobilitas masyarakat Pagedangan dan sekitarnya menuju pusat-pusat kegiatan ekonomi, dengan waktu tempuh yang lebih singkat dan biaya perjalanan yang tetap terjangkau,” ujar Anne.

Kawasan Tanah Abang sebagai sentra perdagangan tekstil dan grosir berskala nasional memiliki keterkaitan ekonomi yang kuat dengan wilayah penyangga. Pedagang, pekerja sektor perdagangan, serta pelaku UMKM dari Kabupaten Tangerang kerap melakukan perjalanan rutin ke kawasan tersebut. Kehadiran Stasiun Jatake diharapkan dapat memangkas jarak tempuh dari kawasan permukiman dan pusat aktivitas di Pagedangan dan sekitarnya, sehingga mendukung kelancaran aktivitas perdagangan serta produktivitas ekonomi harian.

Bagi pekerja formal, Stasiun Jatake juga memperkuat opsi tinggal di kawasan hunian penyangga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan pusat kota Jakarta, tanpa mengurangi kepastian dan kenyamanan perjalanan. Hal ini relevan dengan karakter Kabupaten Tangerang yang memiliki luas wilayah 959,61 kilometer persegi dan terdiri atas 29 kecamatan, sehingga membutuhkan simpul transportasi yang mampu mengonsolidasikan pergerakan dari berbagai kawasan permukiman ke koridor angkutan massal.

Stasiun Jatake dibangun melalui skema creative financing antara KAI dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (Sinar Mas Land) dengan mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD). Berdiri di atas lahan seluas 2.435 meter persegi, stasiun ini memiliki bangunan tiga lantai dan dirancang untuk melayani hingga 20.000 penumpang per hari. Fasilitas parkir untuk kendaraan roda dua, roda empat, dan sepeda telah disiapkan, serta tersedia area pengembangan lanjutan seluas sekitar 4.000 meter persegi guna mendukung integrasi antarmoda.

Dari sisi arsitektur, Stasiun Jatake mengusung konsep modern tropis dengan memaksimalkan sirkulasi udara alami di area publik serta pemanfaatan panel surya untuk mendukung efisiensi energi. Pendekatan ini ditujukan untuk menghadirkan stasiun yang tidak hanya fungsional, tetapi juga nyaman dan berkelanjutan.

Saat ini, Stasiun Jatake telah memasuki tahap uji fungsi dan simulasi operasional bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Tahap ini dilakukan untuk memastikan seluruh aspek keselamatan, keamanan, dan kesiapan layanan telah memenuhi standar sebelum stasiun resmi beroperasi.

“Keberadaan Stasiun Jatake akan memperkuat jaringan layanan Commuter Line sekaligus mendukung pergerakan ekonomi masyarakat Kabupaten Tangerang sebagai wilayah penyangga Jakarta. Kami optimistis stasiun ini dapat meningkatkan efisiensi mobilitas dan produktivitas masyarakat secara berkelanjutan,” tutup Anne.

Baca Juga

Sekolah Harus Jadi Ruang Aman, Mendikdasmen Terbitkan Aturan Baru

Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan...

Sumbang 14 Persen Investasi Nasional, Ekonomi Jakarta Tetap Ngebut di 2025

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memaparkan kinerja...

Naik MRT Lebih Praktis, Amar Bank Resmi Masuk Ekosistem MyMRTJ

Jakarta - PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank)...

Bukan Sekadar Estetika, Ini Alasan Baja Jadi Masa Depan Arsitektur Indonesia

Jakarta - Indonesia yang berada di jalur Cincin Api...

Energi Hijau dari Kelapa, Banyuasin Bangun Pabrik Bio-Avtur Pertama di Dunia

Sumatra Selatan - Provinsi Sumatra Selatan kembali menorehkan pencapaian...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini