34.7 C
Jakarta
Jumat, Maret 13, 2026
BerandaKATA EKBISENERGIHarga Minyak Dunia Bergejolak, Pakar Ingatkan Masyarakat Jangan Panik

Harga Minyak Dunia Bergejolak, Pakar Ingatkan Masyarakat Jangan Panik

Jakarta – Meningkatnya dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah yang memicu kekhawatiran terhadap stabilitas energi global membuat masyarakat Indonesia diimbau tetap tenang dan tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan.

Praktisi energi dan infrastruktur, Tommy Jamail Jr., menyampaikan bahwa sistem energi nasional memiliki ketahanan yang cukup kuat untuk menghadapi berbagai dinamika global, termasuk potensi gejolak harga minyak dunia akibat konflik geopolitik.

Menurutnya, ketegangan geopolitik memang dapat memengaruhi pasar energi global, namun kondisi tersebut tidak secara otomatis berdampak langsung terhadap ketersediaan BBM di dalam negeri.

“Secara sistem, infrastruktur energi Indonesia telah dirancang untuk menghadapi berbagai dinamika eksternal. Distribusi dan pengelolaan pasokan BBM dilakukan dengan perencanaan yang matang sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi,” kata Tommy saat menjadi pembicara dalam acara Energy Iftar Forum 2026 yang digelar oleh Energy Hub di Jakarta, Rabu (11/3).

Tommy menjelaskan bahwa tantangan utama sektor energi di Indonesia justru lebih banyak berkaitan dengan faktor geografis dan distribusi. Sebagai negara kepulauan yang memiliki lebih dari 17.000 pulau, sistem logistik energi nasional dirancang untuk menjaga ketersediaan pasokan di berbagai wilayah, termasuk saat terjadi peningkatan konsumsi seperti menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Ia juga menambahkan bahwa Indonesia memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi fluktuasi harga minyak dunia. Berbagai krisis energi global dalam beberapa dekade terakhir menunjukkan bahwa sistem energi nasional mampu beradaptasi dengan tekanan eksternal.

Tommy mencatat setidaknya empat krisis global yang pernah memengaruhi pasar energi. Pertama adalah krisis minyak tahun 1973 yang dipicu embargo minyak oleh Arab Saudi terhadap negara-negara pendukung Israel dalam Perang Yom Kippur. Selanjutnya adalah krisis ekonomi global pada 2008 yang juga berdampak pada pasokan energi. Kemudian krisis akibat konflik Perang Rusia–Ukraina pada 2022, serta ketegangan terbaru di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

“Sejarah Indonesia sudah sangat panjang menghadapi krisis. Saya yakin kita bisa menghadapi itu dengan baik,” kata Tommy.

Meski demikian, ia berharap para pelaku industri energi tetap memastikan kesiapan sistem distribusi dan manajemen pasokan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan yang biasanya terjadi menjelang Idul Fitri.

“Lonjakan konsumsi saat Idul Fitri sebenarnya sudah menjadi pola tahunan. Untuk itu, sistem energi nasional telah terbiasa melakukan penyesuaian untuk memastikan pasokan tetap aman dan distribusi berjalan lancar,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tommy juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh oleh berbagai spekulasi mengenai kemungkinan kelangkaan BBM akibat konflik global. Ia menilai edukasi kepada masyarakat sangat penting agar tidak terjadi panic buying yang justru berpotensi mengganggu stabilitas distribusi energi di tingkat lokal.

Baca Juga

Pemudik Motor Wajib Tahu, Dishub Batang Buka Rest Area Gratis 24 Jam

Batang - Dinas Perhubungan Kabupaten Batang menyiapkan fasilitas rest...

Waspada Campak Saat Libur Lebaran, Kemenkes Siapkan Langkah Antisipasi

Jakarta - Lonjakan mobilitas masyarakat menjelang mudik dan libur...

Mudik Bisa Tetap Stylish, Pendopo dan KAI Gelar Fashion Wastra di Stasiun Gambir

Jakarta - Pendopo bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero)...

UMKM Disebut Sleeping Giant, Amar Bank Siapkan Solusi Perbankan Digital

Jakarta - PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) menegaskan...

Gubernur Pramono Minta Satpol PP Sisir Stiker QR Diduga Terkait Judol

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan Satuan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini