28.4 C
Jakarta
Kamis, April 9, 2026
BerandaKATA EKBISAGRIBISNISTantangan Besar, Peluang Lebar! Java Fresh Bawa Petani ke Pasar Global

Tantangan Besar, Peluang Lebar! Java Fresh Bawa Petani ke Pasar Global

Jakarta – Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi buah nasional mencapai 28,24 juta ton pada 2023, dan hingga Maret 2024 Indonesia menempati posisi keenam sebagai produsen buah terbesar di dunia. Meski potensinya besar, masih banyak kebun yang belum dikelola optimal sehingga kualitas produk belum konsisten, khususnya untuk pasar ekspor.

Berangkat dari kondisi tersebut, Java Fresh hadir pada 2014 dengan misi membangun sistem yang menghubungkan petani kecil dengan pasar global, sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi di tingkat komunitas. Inisiatif ini muncul dari kesadaran bahwa potensi pertanian Indonesia sangat besar, namun belum didukung sistem yang mampu mendorong petani berkembang secara maksimal.

Co-Founder & CEO Java Fresh, Margareta Astaman, menyampaikan bahwa perjalanan lebih dari satu dekade tidak dilalui sendirian. Perusahaan aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari perguruan tinggi, lembaga riset, hingga sektor swasta, termasuk DBS Foundation bersama Bank DBS Indonesia. “Pada tahun 2025 saja, kami berhasil mengekspor 300,000 ton buah segar.”

Margareta menjelaskan, terdapat empat persoalan utama dalam industri agrikultur nasional. Pertama, mayoritas petani memiliki lahan sempit, rata-rata di bawah 0,5 hektare, sehingga sulit meningkatkan produktivitas dan menjaga konsistensi pasokan. Kedua, tuntutan standar global terkait kualitas, keamanan pangan, dan ketertelusuran belum sepenuhnya diimbangi dengan pemahaman serta akses petani terhadap sertifikasi internasional. Ketiga, keterbatasan teknologi pra dan pascapanen menyebabkan umur simpan buah relatif singkat, sekitar 14–18 hari, sehingga distribusi masih bergantung pada jalur udara yang mahal. Keempat, akses pendanaan yang terbatas menghambat investasi pada peningkatan kualitas kebun, sertifikasi, dan adopsi teknologi, sebagaimana juga disoroti dalam studi Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC).

Tantangan Besar, Peluang Lebar! Java Fresh Bawa Petani ke Pasar Global
Petani menunjukkan buah manggis hasil yang siap diekspor di Java Fresh, Tasikmalaya, Jawa Barat (09/04/2026). (katafoto/HO/Bank DBS)

“Terjun di bisnis buah-buahan lokal membuat Java Fresh semakin menyadari bahwa produk petani Indonesia memiliki kualitas yang tak kalah saing dengan pasar global. Karena itu, kami menerapkan langkah-langkah strategis agar potensi ini bisa disalurkan seoptimal mungkin, mulai dari penerapan standar grading dan penanganan buah, pembangunan sistem ketertelusuran, hingga eksplorasi teknologi untuk memperpanjang umur simpan. Semua upaya ini bertujuan tidak hanya agar buah lokal tetap segar dan kompetitif, tetapi juga memberdayakan petani kecil dan membawa dampak positif bagi komunitas secara berkelanjutan,” tambahnya.

Membuka Peluang bagi Komunitas

Java Fresh juga berupaya membuka akses pasar global bagi petani mikro yang sebelumnya sulit menjangkau peluang tersebut. Selama ini, banyak petani kecil bergantung pada praktik ijon atau rantai distribusi panjang yang menekan nilai hasil panen.

Melalui pendekatan berbasis komunitas, para petani didampingi dalam pengelolaan kebun secara lebih terarah, mulai dari perawatan tanaman, teknik panen, hingga proses sortir dan penerapan standar internasional. Dengan sistem ini, kualitas buah meningkat dan peluang ekspor terbuka lebih luas. Dampaknya, petani memperoleh pendapatan yang lebih stabil serta memiliki kesempatan berkembang tanpa harus meninggalkan daerah asal.

Perubahan nyata juga terlihat dari kisah para penerima manfaat, salah satunya Bu Edah yang kini memiliki penghasilan lebih baik dan mampu menyekolahkan anaknya hingga jenjang S2. Selain itu, sejumlah petani binaan juga berhasil menabung dan memperbaiki kondisi tempat tinggal mereka.

Margareta menegaskan, pendekatan Java Fresh tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga mendorong pemberdayaan perempuan melalui pelatihan dan peningkatan kapasitas.

“Pendekatan Java Fresh tidak hanya menciptakan pekerjaan, tetapi juga membangun keterampilan dan ekosistem yang memungkinkan perempuan berkembang. Melalui pelatihan sorting, grading, dan handling sesuai standar ekspor, serta program kesehatan dan edukasi, perempuan yang sebelumnya memiliki akses terbatas kini memperoleh penghasilan, keterampilan, dan pemahaman finansial lebih baik. Bahkan hal sederhana seperti makan siang bergizi menjadi fondasi penting bagi produktivitas dan konsistensi kerja. Dampaknya dirasakan tidak hanya oleh individu, tetapi juga oleh keluarga dan komunitas, menunjukkan bahwa pemberdayaan holistik memutus rantai keterbatasan dan menghadirkan perubahan nyata jangka panjang bagi banyak kehidupan.”

Peran DBS Foundation dan Ekspansi Global

Pada 2025, Java Fresh terpilih sebagai salah satu penerima DBS Foundation Grant Program 2024. Dukungan ini menjadi pengakuan atas upaya perusahaan dalam memberdayakan petani dan komunitas lokal, sekaligus membuka peluang untuk memperluas dampak sosial dan skala bisnis.

Tantangan Besar, Peluang Lebar! Java Fresh Bawa Petani ke Pasar Global
Jajaran manajemen Java Fresh, PT Bank DBS Indonesia dan para petani foto bersama di salah satu packing house Java Fresh di Tasikmalaya, Jawa Barat (09/04/2026). (katafoto/HO/Bank DBS)

Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika, menegaskan pentingnya peran wirausaha sosial dalam menghadapi tantangan ekonomi dan sosial.

“Di tengah tantangan sosial dan ekonomi yang semakin kompleks, peran wirausaha sosial seperti Java Fresh menjadi semakin penting dalam menghadirkan dampak yang nyata dan berkelanjutan. Sebagai purpose-driven bank, Bank DBS Indonesia berkomitmen untuk tumbuh bersama komunitas dan membangun ekosistem yang lebih inklusif melalui pilar keberlanjutan Impact Beyond Banking. Kami berharap dukungan dan kolaborasi ini dapat mendorong Java Fresh serta para petani melangkah lebih jauh dalam membawa buah Indonesia ke pasar global. Selain itu kami berharap semakin banyak bisnis berdampak sosial ini tumbuh di Indonesia,” ujarnya.

Sejak bermitra dengan DBS Foundation, Java Fresh terus memperkuat kapasitas produksi dan kualitas buah. Umur simpan manggis kini dapat mencapai hingga 35 hari pada skala industri dan 45 hari di laboratorium. Perusahaan juga telah mengekspor produknya ke 25 negara dengan standar sertifikasi global seperti GLOBALG.A.P. dan GRASP.

Saat ini, Java Fresh juga tengah menguji pengiriman manggis menggunakan kontainer ke Tiongkok, sebagai langkah strategis menembus pasar dengan standar ketat.

Dukungan tersebut turut memperkuat riset dan pengembangan (R&D), sehingga mampu meningkatkan efisiensi rantai pasok, mengurangi limbah pascapanen, serta memperluas jangkauan pasar. Hingga kini, ekspansi telah melibatkan ratusan petani binaan dan pekerja perempuan di berbagai wilayah pedesaan.

Untuk memperluas dampak, Java Fresh juga menggelar berbagai pelatihan, termasuk program nutrisi bagi pekerja, penguatan manajemen lapangan, serta praktik pertanian berkelanjutan.

“Hal utama yang perlu diperhatikan adalah jangan hanya terpaku pada dampak yang ingin dicapai, tetapi pastikan model bisnisnya juga kokoh dan berkelanjutan. Dari pengalaman membangun Java Fresh, dampak yang bertahan lama hanya bisa tercipta ketika bisnisnya sendiri sustainable. Tanpa itu, setiap upaya akan sulit bertahan dalam jangka panjang. Di sisi lain, jangan ragu untuk membuka diri terhadap kolaborasi dan kemitraan. Dengan bekerja bersama, ide bisa bergerak lebih cepat, tantangan bisa diatasi bersama, dan dampak positif yang dihasilkan pun bisa jauh lebih luas,” tutup ujarnya Margareta

Baca Juga

Perjalanan Dinas Dipotong Besar-Besaran, Kemenag Fokus Layanan Publik

Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) melakukan berbagai langkah menghadapi...

Bikin Resah Warga, Baliho Promosi Film Horor Ditertibkan

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat...

Jakarta dan Tiongkok Bersatu, Peluang Besar UMKM Masuk Rantai Pasok Global

Jakarta - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan...

Buku Saku 0 Persen Resmi Diluncurkan, Ini Daftar Bantuan yang Bisa Kamu Dapat

Jakarta - Pemerintah melalui Kantor Staf Presiden (KSP) bersama...

APBN 2026 Triwulan I Tetap Kuat, Menkeu Ungkap Rahasia Tahan Gejolak Global

Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini