31.8 C
Jakarta
Jumat, Oktober 9, 2026
BerandaKATA EKBISEKONOMI dan KINERJAGalangan Kapal Terbesar di Jawa Segera Dibangun di Batang?

Galangan Kapal Terbesar di Jawa Segera Dibangun di Batang?

Batang – Kabupaten Batang tengah bersiap menempatkan diri sebagai salah satu pusat industri maritim di Indonesia. Tidak hanya fokus pada penanganan banjir rob melalui proyek tanggul laut raksasa Giant Sea Wall (GSW), daerah ini juga diproyeksikan menjadi lokasi pembangunan galangan kapal besar di Pulau Jawa.

Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, mengungkapkan bahwa kawasan Batang Barat kini mulai dilirik sebagai wilayah strategis pengembangan sektor maritim. Bahkan, sejumlah pakar termasuk purnawirawan Jenderal Angkatan Laut telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi tersebut.

“Rencana besar ini bukan sekadar membangun galangan, melainkan mengintegrasikannya dengan infrastruktur strategis lainnya. Galangan kapal ini nantinya diproyeksikan memiliki kapasitas produksi yang mumpuni untuk mendukung kebutuhan nelayan dan industri skala besar,” katanya saat ditemui di Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (8/4).

Ia menambahkan, galangan kapal tersebut berpotensi menjadi salah satu yang terbesar di Pulau Jawa, dengan kemampuan memproduksi kapal berkapasitas hingga 30 GT sampai 50 GT. Pengembangannya pun direncanakan terintegrasi dengan proyek tanggul laut yang akan dibangun.

“Terkait keterkaitannya dengan rencana pembangunan dermaga atau pelabuhan yang sempat dibahas bersama Zulkifli Hasan (Zulhas), pemerintah daerah mengaku masih melakukan kajian mendalam agar pembangunan tidak terkesan parsial. Belum tahu, makanya ini nanti lagi kita integrasikan karena nanti jangan sampai sepotong-sepotong,” jelasnya.

Selain pengembangan industri galangan kapal, Pemerintah Kabupaten Batang juga tengah mendorong konsep multifungsi untuk proyek Giant Sea Wall. Tanggul laut tersebut tidak hanya dirancang sebagai pelindung dari abrasi dan rob, tetapi juga direncanakan berfungsi sebagai jalur lingkar untuk mengurai kemacetan lalu lintas.

Faiz menyebutkan, panjang tanggul diperkirakan mencapai 5 hingga 10 kilometer, dengan prioritas pembangunan di wilayah Batang Barat.

“Saya sudah usulkan supaya GSW ini sekaligus juga berfungsi sebagai jalur lingkar. Nah, tetapi apakah nanti bisa diakomodir atau tidak, ini masih proses diskusi kami,” ujar dia.

Rencana ini dinilai memiliki dampak strategis bagi masyarakat Batang. Selain membuka peluang ekonomi baru melalui industri perkapalan dan menyerap tenaga kerja lokal, proyek tersebut juga diharapkan mampu mengurangi risiko banjir rob serta meningkatkan konektivitas antarwilayah pesisir di Jawa Tengah.

Baca Juga

Mau Masuk Ruang Kerja Gubernur Jakarta? Ini Keseruan Program Namu Balai Kota

katafoto, Jakarta - Gedung Balai Kota DKI Jakarta kembali...

BRIN dan Kementerian PANRB Siapkan AI untuk Deteksi Masalah dari Aduan Warga

katafoto, Jakarta - Data pengaduan masyarakat kini diarahkan tidak...

MUI Tegaskan Sex Toy Haram, Usulan Fasilitas di Lapas Diminta Dicabut

katafoto, Jakarta - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI)...

Honda CRF1100L Africa Twin Tampil Makin Gagah, Cek Warna dan Harganya

katafoto, Jakarta - PT Astra Honda Motor (AHM) kembali...

Suzuki e-Sky Jadi Penantang BYD Racco, Mana yang Lebih Murah dan Irit?

katafoto, Jakarta - Suzuki resmi memperkenalkan mobil listrik (EV)...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini