26.5 C
Jakarta
Senin, Mei 25, 2026
BerandaKATA EKBISEKONOMI dan KINERJADanantara, Strategi Baru Pemerintah Capai Target Ekonomi 8 Persen di 2029

Danantara, Strategi Baru Pemerintah Capai Target Ekonomi 8 Persen di 2029

Jakarta – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satu langkah strategis yang kini menjadi sorotan adalah peluncuran dan penguatan platform Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa kehadiran platform ini diharapkan mampu menjadi katalisator transformasi ekonomi digital nasional. Fokus utama Danantara adalah mengoptimalkan aset negara yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Kami ingin Danantara berkontribusi langsung dalam mewujudkan target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen pada tahun 2029. Kuncinya ada pada investasi yang produktif dan dikelola secara transparan,” ujar Rosan dalam pernyataannya di Jakarta, Sabtu (21/6).

Melansir dari laman berita satu, Rosan mengungkapkan bahwa potensi pendapatan Danantara dalam beberapa tahun ke depan diperkirakan bisa mencapai Rp13 triliun. Ini didukung oleh pengelolaan dan digitalisasi investasi yang dalam sepuluh tahun terakhir telah mencapai nilai sekitar Rp9.100 triliun.

Lebih lanjut, Danantara diproyeksikan mampu mengalokasikan investasi hingga 35 persen dari portofolionya—dengan 15 persen ditanamkan di dalam negeri dan 20 persen di luar negeri. Proyeksi nilai investasi ini bisa mencapai US$185 miliar dalam lima tahun ke depan. Dengan capaian tersebut, Danantara diyakini akan memperkuat posisi Indonesia di panggung ekonomi global.

“Tujuan utamanya adalah menciptakan lebih banyak lapangan kerja. Investasi adalah kunci pembangunan ekonomi. Semakin besar investasi yang masuk, semakin luas pula peluang kerja yang tersedia,” tegas Rosan.

Di sisi lain, Menteri BUMN Erick Thohir menekankan bahwa Danantara bukan sekadar platform, melainkan model baru dalam pengelolaan aset negara yang menekankan prinsip transparansi, efisiensi, dan partisipasi publik.

“Kami ingin memastikan Danantara dijalankan secara profesional, akuntabel, dan sejalan dengan visi Presiden Prabowo,” ujarnya.

Erick juga menyebut Danantara sebagai wujud nyata keseriusan pemerintah dalam membangun sistem ekonomi digital yang kuat dan berdaya saing, terutama dalam menghadapi tantangan global yang terus berkembang.

Dengan pendekatan yang terintegrasi dan berbasis teknologi, Danantara ditargetkan mampu mendorong pemerataan ekonomi, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah berharap, inisiatif ini akan menjadi fondasi penting dalam membangun ekonomi nasional yang berkelanjutan, berbasis aset, teknologi, dan kepercayaan publik.

Baca Juga

DSI Jadi Senjata Baru Indonesia Kuasai Harga Ekspor Komoditas?

Jakarta - Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics...

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun per Hari Demi Selamatkan Rupiah

Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah...

Benarkah 10 Lokasi di Jakarta Rawan Begal? Ini Respons Polisi

Jakarta - Unggahan mengenai daftar 10 titik yang disebut...

BI Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,25 Persen, Apa Efeknya?

Jakarta - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI)...

Deretan Jet Tempur Rafale hingga Radar GM403 Jadi Senjata Baru TNI

Presiden Prabowo Subianto menyerahkan sejumlah alat utama sistem persenjataan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini