26.2 C
Jakarta
Rabu, Juli 15, 2026
BerandaKATA TEKNOTEKNEWSIndosat dan XLSMART Mundur, Tiga Perusahaan Lolos Seleksi Pita Frekuensi 1,4 GHz

Indosat dan XLSMART Mundur, Tiga Perusahaan Lolos Seleksi Pita Frekuensi 1,4 GHz

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi mengumumkan tiga perusahaan yang berhasil lolos tahap Evaluasi Administrasi dalam Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 1,4 GHz untuk layanan Broadband Wireless Access (BWA) 2025. Dengan hasil ini, ketiganya berhak melanjutkan ke tahap lelang harga melalui sistem e-Auction yang dijadwalkan mulai Senin, 13 Oktober 2025.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokumen yang dilakukan Tim Seleksi Kemkomdigi, ketiga perusahaan yang memenuhi persyaratan administrasi adalah:

  • PT Eka Mas Republik
  • PT Telemedia Komunikasi Pratama
  • PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk

Tidak ada peserta yang dinyatakan gagal dalam seleksi administrasi tahun ini. Namun, terdapat dua perusahaan yang resmi mengundurkan diri, yaitu PT Indosat Tbk melalui Surat Nomor 260/AYO-AFO/GAF/25, serta PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk dengan Surat Nomor 1156/EXT/RGR/CROD/2025.

Indosat dan XLSMART Mundur, Tiga Perusahaan Lolos Seleksi Pita Frekuensi 1,4 GHz
Ilustrasi jaringan frekuensi broadband. (katafoto/HO/Postel)

Dari tujuh perusahaan yang mengambil dokumen seleksi pada 11–20 Agustus 2025, hanya lima yang menyerahkan dokumen pendaftaran pada 23 September 2025, yakni PT Eka Mas Republik, PT Telemedia Komunikasi Pratama, PT Indosat Tbk, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk, dan PT Telkom Indonesia. Pemeriksaan kelengkapan dokumen dilakukan di hari yang sama pukul 14.00–16.00 WIB dengan disaksikan langsung oleh perwakilan perusahaan peserta.

Sesuai ketentuan, peserta masih diberi kesempatan untuk mengajukan sanggahan terhadap hasil evaluasi administrasi melalui sistem e-Auction hingga Jumat (03/10/2025) pukul 15.00 WIB. Kendati demikian, proses seleksi tetap akan berjalan sesuai jadwal.

Seleksi pita frekuensi 1,4 GHz ini menjadi bagian dari strategi pemerintah memperluas layanan internet berkecepatan tinggi di Indonesia. Dengan mekanisme yang transparan, pemerintah berharap hasil lelang dapat memperkuat infrastruktur telekomunikasi nasional sekaligus mempercepat agenda transformasi digital di berbagai sektor.

Baca Juga

Buruh Usul Batas Pajak JHT Naik Menjadi Rp400 Juta, Ini Respons Kemenkeu

Jakarta - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said...

Momen Prabowo Dampingi PM Modi Menikmati Kemegahan Candi Prambanan

Yogyakarta - Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri (PM)...

in-Lite Hadirkan 5 Zona Cahaya Unik yang Ubah Cara Orang Melihat Ruang

Tangerang - in-Lite LED kembali ambil bagian dalam pameran...

Resmikan B50, Prabowo Sebut Indonesia Hemat Rp170 Triliun dari Impor Energi

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan peluncuran Biodiesel B50...

Kasus HIV/AIDS di Bolmut Capai 36 Orang, Tiga Penderita Dilaporkan Meninggal

Sulawesi Utara - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolaang Mongondow...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini