29.3 C
Jakarta
Minggu, Juni 21, 2026
BerandaKATA EKBISAGRIBISNISDharma Jaya Siapkan Stok Daging Ribuan Ton jelang Nataru

Dharma Jaya Siapkan Stok Daging Ribuan Ton jelang Nataru

Jakarta – Perumda Dharma Jaya memastikan pasokan daging untuk kebutuhan masyarakat menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) berada dalam kondisi aman. Bahkan, perusahaan siap menambah stok apabila terjadi peningkatan permintaan dari warga Jakarta.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, mengatakan bahwa setiap momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) pihaknya selalu menyiapkan ketersediaan daging—mulai dari sapi, ayam, hingga ikan—sesuai kebutuhan masyarakat.

Menurut Raditya, berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya, Dharma Jaya telah menyiapkan strategi untuk menjaga stok reguler maupun cadangan tetap aman.

“Sampai hari ini, kami sudah menyediakan sekitar 1.000 ton daging sapi, 500 ton daging ayam, dan lebih dari 300 ton ikan. Stok ini cukup untuk memenuhi kebutuhan Nataru hingga Ramadan dan Idulfitri. Alhamdulillah, semuanya dalam kondisi aman,” ujarnya dikutip dari laman berita jakarta. Jumat (12/12).

Ia memperkirakan kebutuhan daging di Jakarta saat HBKN, termasuk Nataru, tidak akan jauh berbeda dengan tahun lalu. Rata-rata kebutuhan mencapai sekitar 6.000 ton per bulan atau meningkat sekitar 10–15 persen dibandingkan hari-hari biasa.

“Sudah terlihat adanya lonjakan permintaan yang signifikan. Tanda-tanda peningkatan kebutuhan daging sudah muncul. Namun masyarakat tidak perlu khawatir, stok untuk Nataru aman,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menilai kinerja Dharma Jaya semakin baik, termasuk perluasan jaringan kerja sama hingga ke wilayah Indonesia bagian timur.

Langkah tersebut dinilai menjadi bukti kesiapan BUMD itu menjaga stabilitas pasokan pangan menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

“Pemprov DKI Jakarta mengapresiasi upaya Dharma Jaya dalam memastikan ketersediaan stok di akhir tahun, terutama di tengah tantangan cuaca dan dinamika produksi nasional,” jelasnya.

Eli menambahkan bahwa sebagian kebutuhan daging Jakarta masih bergantung pada impor, termasuk dari Australia. Karena itu, kerja sama antarperusahaan (B2B) dan kontrak beli putus menjadi strategi penting untuk menjaga keberlanjutan suplai.

Dengan kesiapan stok dan penguatan jaringan pasokan tersebut, Pemprov DKI optimistis kebutuhan protein hewani masyarakat dapat terpenuhi dengan baik dan harga tetap stabil.

“Upaya ini menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan Jakarta menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah komoditas pangan strategis di Jakarta berada dalam kondisi relatif aman, seperti beras, telur, cabai, bawang merah dan putih, gula, minyak goreng, serta daging ayam dan sapi.

Karena itu, Eli mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying, meski permintaan biasanya meningkat saat Nataru.

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak usah panic buying. Stok aman, hanya memang ada lonjakan kebutuhan karena momen Nataru. Itu hal yang biasa terjadi,” kata Eli.

Baca Juga

Pelabuhan Tanjung Priok Sesak, Hampir 10 Ribu Kontainer Menumpuk

Jakarta - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian...

Mayoritas Lansia Masih Terjebak Kemiskinan, Ekonom Beberkan Solusinya

Yogyakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 41,75...

Urus Dokumen Makin Mudah, Pemerintah Tambah 8 Mal Pelayanan Publik Baru

Jakarta - Pemerintah terus memperluas akses layanan publik melalui...

Cuaca Panas Ekstrem Mengintai, Waspadai Tanda-Tanda Heat Stroke pada Anak

Yogyakarta - Gelombang cuaca panas dan musim kemarau yang...

Terungkap, Dana Investasi Danantara Bukan Berasal dari Aset Utama BUMN

Jakarta - Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini