24 C
Jakarta
Jumat, Januari 23, 2026
BerandaKATA GAYA HIDUPWISATAKota Tua Jakarta Diserbu 2,4 Juta Pengunjung Sepanjang 2025

Kota Tua Jakarta Diserbu 2,4 Juta Pengunjung Sepanjang 2025

Jakarta – Kawasan Kota Tua Jakarta mencatat tingkat kunjungan yang tinggi sepanjang periode Januari hingga Desember 2025. Data pengelola menunjukkan, jumlah wisatawan yang datang mencapai 2.413.445 orang selama satu tahun tersebut.

Dari total kunjungan itu, mayoritas merupakan wisatawan domestik dengan angka 2.346.426 pengunjung, sementara wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 67.019 orang.

Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua, Denny Aputra, menyebut “Capaian tersebut tergolong positif dan melampaui periode sebelumnya”. Menurutnya, angka ini menegaskan posisi Kota Tua sebagai salah satu destinasi utama wisata sejarah dan budaya di Ibu Kota.

Ia menjelaskan bahwa tren kunjungan sepanjang 2025 menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini tidak terlepas dari berbagai upaya pengelola dalam memperkuat daya tarik kawasan.

Dilansir dari laman berita jakarta, salah satu faktor pendorong utama adalah konsistensi aktivasi kawasan melalui beragam kegiatan yang rutin digelar. Berbagai program tersebut dinilai mampu menarik minat masyarakat untuk kembali berkunjung ke Kota Tua.

Selain program kegiatan, kepastian layanan dan kenyamanan pengunjung juga menjadi perhatian utama. Upaya ini bertujuan menciptakan rasa aman sehingga wisatawan dapat menikmati kawasan dengan lebih nyaman.

Dalam beberapa waktu terakhir, Kota Tua Jakarta secara rutin menghadirkan aktivitas berbasis seni, budaya, sejarah, serta kegiatan komunitas yang terbuka bagi publik. Pendekatan ini dinilai efektif dalam menjaga dinamika kawasan agar tetap hidup dan relevan.

Penataan area yang semakin tertib, optimalisasi fungsi museum, penyediaan ruang publik yang ramah pengunjung, serta peningkatan koordinasi layanan antar pengelola turut berperan dalam meningkatkan kualitas pengalaman wisata.

Menurut Denny, strategi pengelolaan tersebut tidak semata mengejar jumlah kunjungan, tetapi juga menitikberatkan pada keberlanjutan kawasan dan mutu layanan jangka panjang.

Ke depan, pengelola berharap tren positif ini dapat terus dipertahankan melalui konsistensi program aktivasi dan peningkatan kualitas layanan publik, sejalan dengan upaya menjadikan Jakarta sebagai kota global.

Dengan dukungan berbagai pihak, Kota Tua diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai ruang interaksi budaya yang dinamis dan bermakna bagi masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara.

Baca Juga

Bukan Sekadar Hiasan, Ini Fungsi Tombol Rahasia Speedometer Honda Vario 125

Jakarta - Honda Vario 125 generasi terbaru tampil dengan...

Sekolah Harus Jadi Ruang Aman, Mendikdasmen Terbitkan Aturan Baru

Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan...

Hak Anak Terancam, KPAI Soroti Identitas Anak dan Keamanan Saat Aksi Unjuk Rasa

Jakarta - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Sylvana...

Kugy dan Keenan Kembali, Musikal Perahu Kertas Hadirkan Mimpi di Atas Panggung

Jakarta - Kisah persahabatan dan cinta Kugy serta Keenan...

Promo Isra Miraj Diserbu, Kereta Whoosh Dipadati Penumpang dari Halim

Jakarta - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini