25.7 C
Jakarta
Jumat, Januari 30, 2026
BerandaFOTOMario Dandy Dituntut Hukuman 12 Tahun Penjara

Mario Dandy Dituntut Hukuman 12 Tahun Penjara

Terdakwa kasus penganiayaan Cristalino David Ozora,Mario Dandy Satriyo enggan berkomentar kepada media usai menjalani sidang tuntutan hukuman di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (15/8/2023). (katafoto/str)
Terdakwa kasus penganiayaan Cristalino David Ozora,Mario Dandy Satriyo saat menjalani sidang tuntutan hukuman di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (15/8/2023). (katafoto/str)
Terdakwa kasus penganiayaan Cristalino David Ozora,Mario Dandy Satriyo berbicara dengan Penasehat Hukum pada sidang tuntutan hukuman di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (15/8/2023). (katafoto/str)
Terdakwa kasus penganiayaan Cristalino David Ozora,Mario Dandy Satriyo berbicara dengan Penasehat Hukum pada sidang tuntutan hukuman di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (15/8/2023). (katafoto/str)
Terdakwa kasus penganiayaan Cristalino David Ozora,Mario Dandy Satriyo enggan berkomentar kepada media usai menjalani sidang tuntutan hukuman di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (15/8/2023). (katafoto/str)

 

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut hukuman kepada Mario Dandy Satriyo 12 tahun penjara. Jaksa menilai pelaku penganiayaan Crystalino David Ozora terbukti secara sah dan meyakinkan. Jaksa penuntut umum (JPU) meminta majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menyatakan Mario terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan penganiayaan berat berencana terhadap David.

David Ozora mengalami Diffuse Axonal Injury stage 2 akibat kepalanya ditendang berkali-kali oleh Mario Dandy pada 20 Februari 2023 di Perumahan Green Permata, Jalan Swadarma Raya, Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Cedera otak tersebut mengakibatkan gangguan ingatan, motorik, dan kognisi, serta kemungkinan tidak pulih 100 persen.

Mario dianggap bersalah sebagaimana dimaksud Pasal 355 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Jaksa tidak menemukan alasan pemaaf untuk Mario dan tidak ada yang meringankannya.

Baca Juga

Hunian Sementara di Agam Jadi Titik Awal Pemulihan

Palembayan - Pemerintah pusat dan daerah terus mempercepat pemulihan...

CKG 2025 Tembus 70 Juta Peserta, Gorontalo Jadi yang Tertinggi

Jakarta - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2025 mencatat...

Pemerintah Kunci Celah Penipuan, Nomor HP Kini Terhubung Biometrik dan NIK

Jakarta - Pemerintah mulai memberlakukan sistem pendaftaran nomor seluler...

Indonesia dan Kamboja Perkuat Aliansi Lawan Sindikat Penipuan Daring

Phnom Penh - Duta Besar Republik Indonesia untuk Kamboja,...

Desa Mandiri di Jateng Melonjak Tajam, Kini Tembus 2.208 Desa

Semarang - Upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mendorong...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini