36.2 C
Jakarta
Sabtu, Oktober 10, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALRadar Maritim di Aceh, Data Arus Laut Bisa Jadi Pendukung Deteksi Tsunami

Radar Maritim di Aceh, Data Arus Laut Bisa Jadi Pendukung Deteksi Tsunami

katafoto, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mulai mengoperasikan teknologi High Frequency (HF) Radar Array di Ujong Batee, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Kehadiran fasilitas ini ditujukan untuk memperkuat pemantauan kondisi laut, meningkatkan layanan informasi meteorologi maritim, serta mendukung upaya mitigasi bencana di kawasan pesisir.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan, radar di Ujong Batee melengkapi perangkat serupa yang sebelumnya telah dipasang di Lam Teungoh, Kabupaten Aceh Besar.

Dengan beroperasinya dua radar di lokasi strategis tersebut, BMKG dapat memantau perubahan arus permukaan laut, gelombang, dan arah angin di perairan utara Aceh secara lebih akurat dan terpadu.

“BMKG memasang HF Radar Array di Ujong Batee untuk memperkuat pemantauan dinamika laut hingga jangkauan 150 kilometer,” ujar Faisal seperti disampaikan dalam siaran pers BMKG, Kamis (8/10).

Ia menambahkan, teknologi ini mampu menghasilkan informasi arus permukaan laut secara berkelanjutan. Data tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber pendukung sistem deteksi dini tsunami.

Selain untuk mitigasi bencana, informasi yang dihasilkan radar diharapkan membantu meningkatkan keselamatan pelayaran dan mendukung kegiatan masyarakat pesisir, khususnya nelayan.

Terhubung dengan Pusat Data BMKG

Sistem HF Radar Array Ujong Batee terkoneksi dengan pusat pengolahan data BMKG di Jakarta. Infrastruktur ini disiapkan untuk menjaga kelangsungan pengelolaan data dan operasional sistem observasi.

Keandalan sistem turut didukung fasilitas cadangan penuh di pusat data BMKG Bali yang dibangun menggunakan standar bangunan tahan gempa. Radar di Ujong Batee merupakan bagian dari jaringan 10 titik HF Radar yang dikembangkan melalui kerja sama Indonesia dan Prancis.

Dengan beroperasinya fasilitas ini, Aceh memiliki dua teknologi radar utama BMKG, yakni Radar Cuaca C-Band dan HF Radar Array. Kedua teknologi tersebut memiliki peran dalam memperkuat pengamatan kondisi atmosfer dan laut demi mendukung keselamatan masyarakat.

BMKG menilai penguatan sistem observasi sangat penting bagi Aceh, mengingat wilayah tersebut memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi dan geofisika. Tragedi tsunami pada 2004 menjadi pengingat pentingnya sistem pemantauan dan peringatan dini yang andal.

Indonesia dan Prancis Perkuat Kerja Sama Teknologi

Wakil Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN, Fabrice Fize, menyebut pengoperasian HF Radar Array di Ujong Batee sebagai salah satu bentuk nyata penguatan kerja sama Indonesia dan Prancis.

Menurutnya, kolaborasi kedua negara diarahkan untuk mengembangkan teknologi observasi sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana.

“ Kemitraan jangka panjang antara AFD dan BMKG mencerminkan semakin eratnya hubungan antara Prancis dan Indonesia, menyusul peningkatan hubungan bilateral menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif oleh Presiden Emmanuel Macron dan Presiden Prabowo Subianto di Paris pada 28 Mei 2026,” kata Fabrice.

Sementara itu, Country Director AFD untuk Indonesia, Sandrine Boucher, menegaskan dukungan lembaganya terhadap upaya mitigasi bencana dan perlindungan masyarakat pesisir Aceh melalui kerja sama pengembangan teknologi radar maritim dengan BMKG.

Ia menilai kolaborasi tersebut menjadi contoh kemitraan dalam memperkuat ketahanan iklim serta keselamatan masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir Indonesia.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Robby Irza, yang hadir mewakili Wakil Gubernur Aceh, juga menyoroti pentingnya teknologi tersebut bagi masyarakat setempat yang memiliki ketergantungan besar terhadap laut.

Keberadaan HF Radar Array tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengumpulan data teknis, tetapi juga berpotensi mendukung keselamatan warga dan keberlanjutan mata pencaharian mereka.

Baca Juga

Naik MRT Jakarta Makin Praktis, Ini Daftar Kartu Uang Elektronik yang Bisa Digunakan

katafoto, Jakarta - PT MRT Jakarta (Perseroda) mulai menerapkan...

Biaya Haji 2027 Ditetapkan Rp98,4 Juta, Ini Rincian yang Harus Dibayar Jemaah

katafoto, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersama...

MUI Tegaskan Sex Toy Haram, Usulan Fasilitas di Lapas Diminta Dicabut

katafoto, Jakarta - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI)...

Dana Cadangan DKI Tembus Rp5,6 Triliun, Ada Proyek LRT hingga Pengendalian Banjir

katafoto, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengusulkan...

BRIN dan Kementerian PANRB Siapkan AI untuk Deteksi Masalah dari Aduan Warga

katafoto, Jakarta - Data pengaduan masyarakat kini diarahkan tidak...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini