28.1 C
Jakarta
Sabtu, Januari 24, 2026
BerandaKATA EKBISKEUANGANPendapatan Pajak MotoGP Mandalika 2024 Rp3 Miliar, Jumlah Penonton Meningkat

Pendapatan Pajak MotoGP Mandalika 2024 Rp3 Miliar, Jumlah Penonton Meningkat

Lombok Tengah – Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari ajang MotoGP Indonesia 2024 di Sirkuit Pertamina Mandalika mencapai Rp3 miliar, sebagaimana diungkapkan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kepala Bapenda Lombok Tengah, Baiq Aluh Windayu, menyatakan bahwa pajak tersebut dibayarkan oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku penyelenggara.

“Pendapatan pajak MotoGP Indonesia 2024 sebesar Rp3 miliar. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan pendapatan pajak MotoGP 2022 sebesar Rp12 miliar dan MotoGP 2023 sebesar Rp7 miliar,” ujar Baiq Aluh, dikutip dari laman antara, Selasa (24/11)

Sebelumnya, PAD dari pajak hiburan ajang MotoGP 2024 ditargetkan mencapai Rp7 miliar, namun realisasinya hanya Rp3 miliar, yang diperoleh dari penjualan tiket. Penurunan ini dipengaruhi oleh perubahan aturan besaran pajak hiburan, yang kini ditetapkan sebesar 10 persen, berbeda dengan aturan sebelumnya yang menetapkan 30 persen.

“Target menurun karena aturan pajak hiburan saat ini sebesar 10 persen, berbeda dengan aturan lama yang mencapai 30 persen,” tambah Baiq Aluh.

Meskipun pendapatan pajak menurun, jumlah penonton MotoGP Mandalika 2024 mengalami peningkatan signifikan. Selama tiga hari penyelenggaraan, 27-29 September 2024, jumlah penonton mencapai 120 ribu orang, berdasarkan data yang dilaporkan oleh Direktur Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria.

“Dari total 134 ribu tiket yang tercetak, sebanyak 120 ribu tiket berhasil digunakan oleh penonton yang masuk ke area tribun,” kata Priandhi.

Data ini juga sama dengan catatan Dorna Sport, yang menunjukkan peningkatan jumlah penonton dibandingkan tahun sebelumnya. Pada MotoGP 2023, jumlah penonton tercatat sebanyak 102.929 orang, sementara pada MotoGP 2022 sebanyak 102.801 orang.

“Ada peningkatan jumlah penonton dari tahun ke tahun, dengan 2024 mencatat jumlah tertinggi,” tambah Priandhi.

Kendati pendapatan pajak hiburan dari MotoGP Mandalika 2024 menurun akibat aturan baru, peningkatan jumlah penonton menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap ajang ini tetap tinggi. Pemerintah daerah berharap penyelenggaraan MotoGP di Mandalika terus memberikan manfaat positif, baik dari sisi promosi pariwisata maupun peningkatan ekonomi lokal.

Baca Juga

Stasiun Jatake Segera Beroperasi, Siap Layani 20 Ribu Penumpang

Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus mempersiapkan...

Pesisir Muara Baru Dikepung Sampah, DLH DKI Angkut 137 Ton dalam Tiga Hari

Jakarta - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta melalui...

Sumbang 14 Persen Investasi Nasional, Ekonomi Jakarta Tetap Ngebut di 2025

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memaparkan kinerja...

Indonesia Hasilkan Sampah 56 Juta Ton per Tahun, Mampukah WtE Menjadi Jawaban?

Jakarta - Penanganan krisis sampah nasional melalui kebijakan Waste-to-Energy...

Pasar Bergejolak, AllianzGI dan DBS Tawarkan Jurus Investasi Global Berbasis USD

Jakarta - Di tengah ketidakpastian pasar global dan domestik,...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini