28.1 C
Jakarta
Jumat, Juli 24, 2026
BerandaKATA GAYA HIDUPKESEHATANProgram Pemeriksaan Kesehatan Gratis Tidak Harus Jadi Peserta BPJS

Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Tidak Harus Jadi Peserta BPJS

Jakarta – Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa seluruh masyarakat Indonesia dapat mengakses layanan pemeriksaan kesehatan gratis, tanpa harus menjadi peserta BPJS Kesehatan. Hal ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperluas akses layanan kesehatan ke seluruh lapisan masyarakat.

“Karena pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan program pemerintah untuk semua masyarakat Indonesia,” ujar Menkes Budi di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (22/1).

Meskipun layanan gratis ini tidak mewajibkan kepesertaan BPJS Kesehatan, pemerintah tetap menganjurkan masyarakat untuk mendaftar sebagai peserta. Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas, dr. Maria Endang Sumiwi, menjelaskan bahwa kepesertaan BPJS aktif sangat membantu dalam proses rujukan dan pengobatan lebih lanjut jika ditemukan masalah kesehatan.

 “BPJS Kesehatan aktif akan memudahkan proses rujukan dan penanganan lebih lanjut jika ditemukan masalah kesehatan,” jelasnya.

Layanan gratis ini mencakup pemeriksaan kesehatan dasar, seperti skrining awal. Namun, jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya masalah kesehatan, misalnya gangguan ginjal atau penyakit kronis lainnya, pasien akan dirujuk ke fasilitas medis yang lebih lengkap. Dalam situasi ini, BPJS Kesehatan yang aktif akan menjadi solusi finansial yang signifikan.

Inovasi Digital dengan Aplikasi Satu Sehat Mobile

Untuk memastikan keaktifan keanggotaan BPJS Kesehatan, pemerintah menyediakan fitur pengingat dalam aplikasi Satu Sehat Mobile. Fitur ini memberikan notifikasi kepada pengguna 30 hari sebelum tanggal ulang tahun mereka, yang juga merupakan waktu yang dianjurkan untuk memeriksa status BPJS.

“Jika BPJS Kesehatan belum aktif, masyarakat bisa segera mengaktifkannya. Mengingat proses aktivasi BPJS membutuhkan waktu hingga 14 hari, maka pemberitahuan 30 hari sebelumnya sangat membantu,” tambah dr. Maria.

Dengan inovasi ini, pemerintah berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan kesehatan tanpa kendala administratif.

Menkes Budi juga menekankan perlunya sosialisasi yang intensif agar program pemeriksaan kesehatan gratis ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama di daerah terpencil.

“Langkah awal menjaga kesehatan dimulai dari pemeriksaan kesehatan rutin. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan ini,” kata Menkes.

Baca Juga

Indonesia Resmi Jadi Negara Pendiri Organisasi AI Dunia WAICO

Indonesia resmi bergabung sebagai salah satu dari 29 negara...

Gunung Merapi Kembali Luncurkan 30 Guguran Lava, Ini Wilayah yang Berpotensi Terdampak

Yogyakarta - Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih terpantau tinggi....

Kemendag Buka Suara! Urus NIB Ternyata Tidak Ada Kaitannya dengan Pajak

Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan kewajiban memiliki Nomor...

Begini Cara Menggoreng Ikan Beku agar Renyah dan Tidak Berminyak

Menggoreng ikan yang baru dikeluarkan dari freezer sering kali...

Mulai 1 Agustus Jakarta Tinggalkan Open Dumping di Bantargebang

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai melakukan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini