<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Katafoto.id</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/</link>
	<description>Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Sep 2026 10:16:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Katafoto.id</title>
	<link>https://katafoto.id/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemerintah Kejar Target Lindungi Sawah, Banten dan Bali Jadi Sorotan</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/09/09/pemerintah-kejar-target-lindungi-sawah-banten-dan-bali-jadi-sorotan/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/09/09/pemerintah-kejar-target-lindungi-sawah-banten-dan-bali-jadi-sorotan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 10:16:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AGRIBISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[alih fungsi lahan sawah]]></category>
		<category><![CDATA[ATR/BPN]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[lahan baku sawah]]></category>
		<category><![CDATA[lahan pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[lahan pertanian pangan berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[LP2B]]></category>
		<category><![CDATA[Perumahan]]></category>
		<category><![CDATA[sawah dilindungi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=19502</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Pemerintah terus mempercepat perlindungan lahan pertanian guna menjaga ketersediaan pangan nasional. Hingga September 2026, penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) secara nasional telah mencapai 87,52 persen dari total Lahan Baku Sawah (LBS). Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menilai kepastian tata ruang menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan lahan pertanian. Penataan tersebut diperlukan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/09/09/pemerintah-kejar-target-lindungi-sawah-banten-dan-bali-jadi-sorotan/">Pemerintah Kejar Target Lindungi Sawah, Banten dan Bali Jadi Sorotan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Pemerintah terus mempercepat perlindungan lahan pertanian guna menjaga ketersediaan pangan nasional. Hingga September 2026, penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) secara nasional telah mencapai 87,52 persen dari total Lahan Baku Sawah (LBS).</p>
<p>Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menilai kepastian tata ruang menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan lahan pertanian. Penataan tersebut diperlukan agar setiap bidang lahan memiliki peruntukan yang jelas dan dapat dikelola sesuai kebutuhan.</p>
<p>Menurut Zulkifli, pemerintah membutuhkan satu peta yang dapat dijadikan rujukan bersama. Hal itu penting mengingat luas lahan sawah nasional mencapai sekitar 7 juta hektare.</p>
<p>Perlindungan lahan pertanian juga telah masuk dalam Perpres Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029. Melalui kebijakan tersebut, pemerintah menetapkan target penetapan LP2B minimal 87 persen dari total LBS pada 2029.</p>
<p>Upaya menjaga lahan sawah kemudian diperkuat melalui Perpres Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah. Regulasi ini mengatur sejumlah aspek, mulai dari pengendalian perubahan fungsi sawah, penetapan peta Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD), hingga integrasi LSD dengan LP2B dan rencana tata ruang.</p>
<p><b>Perlindungan Pangan Harus Sejalan dengan Perumahan</b></p>
<p>Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan pentingnya mempertahankan lahan pangan. Namun, di sisi lain, pemerintah juga harus memastikan kebutuhan masyarakat terhadap hunian tetap terpenuhi.</p>
<p>“Kami tahu pangan itu nomor satu, paling penting. Kami juga tahu perumahan belum menjadi prioritas utama. Posisi kita bagaimana pangannya sukses, program perumahannya juga sukses,” ujar Menteri Maruarar, dalam Rapat Koordinasi Terbatas Finalisasi Penetapan Peta Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD), Senin (7/9).</p>
<p>Karena itu, Maruarar mendorong adanya sinkronisasi dalam menentukan kawasan yang diperuntukkan bagi pertanian, perumahan, energi, maupun kebutuhan pembangunan lainnya.</p>
<p>“Saya lebih senang kalau boleh ditetapkan secara komprehensif. Misalnya satu kawasan, paling bagus ditetapkan saja mana yang untuk pangan, mana yang untuk perumahan dan lainnya,” katanya.</p>
<p>Ia menilai kepastian tata ruang sejak tahap awal akan memberikan manfaat bagi dunia usaha. Pengembang perumahan, misalnya, dapat mengetahui secara jelas wilayah yang diperbolehkan untuk dikembangkan menjadi kawasan hunian.</p>
<p><b>Capaian LP2B Meningkat Signifikan</b></p>
<p>Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menyebut penetapan LP2B mengalami kemajuan cukup signifikan sepanjang 2026.</p>
<p>Pada Januari 2026, baru sekitar 68 persen RTRW provinsi yang telah memasukkan LP2B. Sementara itu, berdasarkan RTRW kabupaten/kota, capaian penetapan LP2B ketika itu masih berada di angka 41,72 persen.</p>
<p>Perkembangan tersebut terus meningkat. Hingga September 2026, seluruh kepala daerah telah menandatangani Surat Keputusan (SK) sementara penetapan LP2B. Secara nasional, luas lahan yang tercantum dalam SK sementara tersebut telah mencapai 87,52 persen dari total LBS.</p>
<p>Meski secara nasional telah melewati angka 87 persen, masih terdapat tujuh provinsi yang capaian penetapan LP2B-nya belum mencapai sasaran. Pemerintah memberikan kesempatan kepada daerah tersebut untuk menuntaskan proses penetapan.</p>
<p>Nusron mengatakan Badan Pusat Statistik (BPS) juga memberikan perhatian khusus terhadap capaian LP2B di Banten dan Bali. Kedua provinsi tersebut memiliki potensi pertanian, tetapi menghadapi tekanan akibat pertumbuhan kawasan industri di Banten serta perkembangan sektor pariwisata di Bali.</p>
<p>Pemerintah berharap integrasi tata ruang dapat membuat perlindungan lahan pertanian berjalan lebih efektif tanpa menghambat kebutuhan pembangunan. Dengan demikian, kepentingan menjaga ketahanan pangan dapat berjalan beriringan dengan agenda penyediaan perumahan dan pembangunan sektor lainnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/09/09/pemerintah-kejar-target-lindungi-sawah-banten-dan-bali-jadi-sorotan/">Pemerintah Kejar Target Lindungi Sawah, Banten dan Bali Jadi Sorotan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/09/09/pemerintah-kejar-target-lindungi-sawah-banten-dan-bali-jadi-sorotan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Balita dan Anak Banyak Terdampak, Kasus ISPA Riau Tembus 10.783 Kasus</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/09/09/balita-dan-anak-banyak-terdampak-kasus-ispa-riau-tembus-10-783-kasus/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/09/09/balita-dan-anak-banyak-terdampak-kasus-ispa-riau-tembus-10-783-kasus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 04:31:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[anak terkena ISPA]]></category>
		<category><![CDATA[asap karhutla]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Riau]]></category>
		<category><![CDATA[ISPA]]></category>
		<category><![CDATA[ISPA Riau]]></category>
		<category><![CDATA[kabut asap Riau]]></category>
		<category><![CDATA[Karhutla Riau]]></category>
		<category><![CDATA[kasus ISPA]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Hutan dan Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan Riau]]></category>
		<category><![CDATA[masker]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Polusi Udara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=19499</guid>

					<description><![CDATA[<p>Riau &#8211; Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat sebanyak 10.783 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sepanjang Agustus hingga awal September 2026. Lonjakan kasus tersebut diduga berkaitan dengan paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Riau. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Zulkifli mengatakan, dari total kasus tersebut, 5.321 pasien [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/09/09/balita-dan-anak-banyak-terdampak-kasus-ispa-riau-tembus-10-783-kasus/">Balita dan Anak Banyak Terdampak, Kasus ISPA Riau Tembus 10.783 Kasus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Riau</b> &#8211; Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat sebanyak 10.783 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sepanjang Agustus hingga awal September 2026. Lonjakan kasus tersebut diduga berkaitan dengan paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Riau.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Zulkifli mengatakan, dari total kasus tersebut, 5.321 pasien merupakan laki-laki, sedangkan 5.462 lainnya perempuan.</p>
<p>“Total penderita ISPA di Riau selama periode Agustus hingga awal September tercatat sebanyak 10.783 kasus,” kata Zulkifli di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Selasa (8/9/2026).</p>
<p>Kelompok anak-anak termasuk yang cukup banyak mengalami gangguan pernapasan. Data Dinas Kesehatan menunjukkan terdapat 1.937 kasus ISPA pada balita berusia 0-5 tahun. Jumlah itu terdiri atas 1.162 pasien laki-laki dan 775 perempuan.</p>
<p>Pada kelompok usia 5-9 tahun, tercatat 1.844 kasus. Rinciannya, 989 pasien laki-laki dan 855 perempuan.</p>
<p>Meski terjadi peningkatan kasus, Zulkifli memastikan fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah terdampak masih dapat menangani pasien yang datang untuk mendapatkan perawatan.</p>
<p><b>Masker hingga Rumah Oksigen Disiapkan</b></p>
<p>Berbagai langkah antisipasi juga dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi Riau untuk menekan dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat. Salah satunya dengan memperluas distribusi masker dan meningkatkan edukasi mengenai pencegahan gangguan kesehatan akibat polusi udara.</p>
<p>“Pemerintah daerah juga menyalurkan makanan tambahan bagi ibu hamil serta balita terdampak, sembari menyiagakan oksigen konsentrator di Puskesmas. Tim Medis Darurat (Emergency Medical Team) di setiap Puskesmas telah diaktifkan penuh untuk mengantisipasi gejolak lonjakan pasien secara mendadak,” sebutnya.</p>
<p>Di tingkat provinsi, Dinas Kesehatan telah menyiapkan posko darurat yang dilengkapi rumah oksigen serta tempat tidur medis. Fasilitas tersebut disiapkan untuk membantu penanganan warga yang membutuhkan layanan kesehatan lanjutan.</p>
<p>Pembagian masker juga dilakukan dengan melibatkan kalangan akademisi dari perguruan tinggi dan organisasi profesi kesehatan. Masker turut dibagikan kepada masyarakat, termasuk para pengguna jalan.</p>
<p>Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan. Warga diminta melakukan deteksi dini dan segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat jika mulai mengalami keluhan.</p>
<p>&#8220;Kita juga mendorong peningkatan peran serta masyarakat dalam menanggulangi dampak kesehatan yang diakibatkan polusi udara melalui penerapan protokol kesehatan, khususnya terhadap populasi rentan seperti anak, ibu hamil, orang dengan komorbid atau penyakit penyerta, dan lanjut usia,&#8221; katanya.</p>
<p>Zulkifli juga meminta masyarakat, khususnya kelompok rentan, menggunakan masker dengan kemampuan filtrasi yang baik ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap.</p>
<p>Selain itu, tenaga kesehatan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan diminta memperkuat pemantauan serta pelaporan penyakit yang diduga berkaitan dengan paparan asap.</p>
<p>&#8220;Tenaga kesehatan kita di Faskes kita minta untuk segera melaporkan dan memantau kasus kejadian penyakit yang diakibatkan oleh asap seperti ISPA, iritasi mata, pneumonia, iritasi kulit dan asma ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kota,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/09/09/balita-dan-anak-banyak-terdampak-kasus-ispa-riau-tembus-10-783-kasus/">Balita dan Anak Banyak Terdampak, Kasus ISPA Riau Tembus 10.783 Kasus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/09/09/balita-dan-anak-banyak-terdampak-kasus-ispa-riau-tembus-10-783-kasus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Misteri Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda, Tim SAR Perluas Pencarian Hari Kedua</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/09/09/misteri-hilangnya-5-jurnalis-di-selat-sunda-tim-sar-perluas-pencarian-hari-kedua/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/09/09/misteri-hilangnya-5-jurnalis-di-selat-sunda-tim-sar-perluas-pencarian-hari-kedua/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 04:00:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[5 jurnalis hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Basarnas Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Carita]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Anak Krakatau]]></category>
		<category><![CDATA[jurnalis hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Pandeglang]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Selat Sunda]]></category>
		<category><![CDATA[speedboat hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=19493</guid>

					<description><![CDATA[<p>Banten &#8211; Operasi pencarian rombongan speedboat yang hilang kontak saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau memasuki hari kedua pada Rabu (9/9). Tim SAR gabungan mengerahkan lima kapal untuk menyisir perairan Selat Sunda dengan cakupan area pencarian mencapai sekitar 271 nautical mile (NM). Sebanyak delapan orang masih dalam pencarian. Mereka terdiri atas lima jurnalis, seorang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/09/09/misteri-hilangnya-5-jurnalis-di-selat-sunda-tim-sar-perluas-pencarian-hari-kedua/">Misteri Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda, Tim SAR Perluas Pencarian Hari Kedua</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Banten </b>&#8211; Operasi pencarian rombongan speedboat yang hilang kontak saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau memasuki hari kedua pada Rabu (9/9). Tim SAR gabungan mengerahkan lima kapal untuk menyisir perairan Selat Sunda dengan cakupan area pencarian mencapai sekitar 271 nautical mile (NM).</p>
<p>Sebanyak delapan orang masih dalam pencarian. Mereka terdiri atas lima jurnalis, seorang kapten kapal, satu anak buah kapal (ABK), dan seorang pemandu atau guide.</p>
<p>Kelima jurnalis tersebut adalah M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu Agency, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis freelance.</p>
<p>Sementara itu, dua awak speedboat masing-masing bernama Warta sebagai kapten dan Sukarman sebagai ABK. Adapun Heriyanto merupakan pemandu yang ikut dalam perjalanan tersebut.</p>
<p>Dalam operasi hari kedua, Tim SAR mengerahkan KN SAR Tetuka, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, KAL Anyer, serta KP Sanjaya 7016 milik Polairud Mabes Polri. Kelima armada tersebut ditugaskan menyisir sektor yang telah ditentukan.</p>
<p>Berdasarkan rencana operasi SAR (SARMEP), wilayah pencarian dibagi menjadi beberapa sektor dengan total cakupan sekitar 271 NM. KN SAR Tetuka dan KAL Anyer menyisir sektor masing-masing, sedangkan RIB 02 Banten diarahkan melakukan pencarian di sekitar Pulau Rakata dan Pulau Panjang.</p>
<p><b>Berangkat dari Carita untuk Liputan Gunung Anak Krakatau</b></p>
<p>Rombongan diketahui berangkat dari kawasan Carita, Pandeglang, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk menjalankan tugas peliputan aktivitas vulkanik.</p>
<p>Sebelum komunikasi terputus, salah satu anggota rombongan sempat membagikan lokasi terakhir sekitar pukul 14.42 WIB. Setelah itu, komunikasi dengan rombongan tidak lagi dapat dilakukan.</p>
<p>Pencarian pada hari pertama telah dilakukan di sejumlah titik perairan, termasuk kawasan sekitar Pulau Krakatau dan Pulau Panjang. Namun, tim belum menemukan keberadaan rombongan maupun speedboat yang mereka gunakan.</p>
<p>Pada hari kedua, kondisi cuaca dinilai cukup mendukung kegiatan pencarian. Prakiraan cuaca menunjukkan kondisi cenderung berawan dengan angin dari arah selatan menuju utara sekitar 14 knot. Tinggi gelombang diperkirakan berada pada kisaran 0,4 hingga 1 meter.</p>
<p>Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, menjelaskan luasnya wilayah pencarian membuat tim harus membagi sektor kepada masing-masing kapal.</p>
<p>“Untuk fokus pencarian kurang lebih 271 nautical mile kalau dijumlahkan secara keseluruhan dari area pencarian,” kata Rizky.</p>
<p>Ia juga meminta masyarakat dan kalangan media turut mendoakan agar seluruh anggota rombongan dapat segera ditemukan.</p>
<p>“Kami mohon doanya dari rekan-rekan media dan masyarakat agar sesegera mungkin tim SAR menemukan korban dalam kondisi selamat,” ujarnya.</p>
<p><b>Keluarga Masih Menanti Kabar</b></p>
<p>Sementara itu, keluarga para jurnalis masih menunggu kabar mengenai keberadaan mereka. Lintang, keluarga Ari Basuki, mengatakan Ari sempat meminta izin kepada istrinya sebelum berangkat melakukan peliputan ke kawasan Krakatau.</p>
<p>Menurut Lintang, komunikasi terakhir Ari dengan anaknya berlangsung sekitar pukul 13.43 WIB, tak lama sebelum rombongan bertolak.</p>
<p>“Terakhir ke anaknya jam 13.43. Itu terakhir nanyain ke anak, setelah itu nggak ada sampai sekarang,” kata Lintang.</p>
<p>Lintang mengungkapkan, kondisi kesehatan Ari sempat kurang baik sebelum keberangkatan. Meski demikian, Ari tetap memutuskan menjalankan tugas setelah terlebih dahulu meminta izin kepada keluarganya.</p>
<p>Kini, keluarga hanya bisa berharap operasi pencarian membuahkan hasil dan seluruh rombongan ditemukan dalam keadaan selamat.</p>
<p>“Ya, semoga begitu. Semoga dalam keadaan selamat,” ujar Lintang.</p>
<p>Hingga Rabu pagi, delapan orang tersebut masih berstatus hilang kontak. Tim SAR gabungan terus menyisir perairan Selat Sunda dan akan memperluas pencarian sesuai perkembangan operasi, termasuk dengan mempertimbangkan perkiraan jalur yang kemungkinan dilalui speedboat tersebut.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/09/09/misteri-hilangnya-5-jurnalis-di-selat-sunda-tim-sar-perluas-pencarian-hari-kedua/">Misteri Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda, Tim SAR Perluas Pencarian Hari Kedua</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/09/09/misteri-hilangnya-5-jurnalis-di-selat-sunda-tim-sar-perluas-pencarian-hari-kedua/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lima Jurnalis Hilang di Sekitar Anak Krakatau, Begini Kronologi Terakhir Sebelum Kontak Terputus</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/09/08/lima-jurnalis-hilang-di-sekitar-anak-krakatau-begini-kronologi-terakhir-sebelum-kontak-terputus/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/09/08/lima-jurnalis-hilang-di-sekitar-anak-krakatau-begini-kronologi-terakhir-sebelum-kontak-terputus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 16:07:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[Carita]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Anak Krakatau]]></category>
		<category><![CDATA[jurnalis hilang kontak]]></category>
		<category><![CDATA[lima jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Pewarta Foto Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PFI]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Selat Sunda]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=19488</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Lima jurnalis dilaporkan hilang kontak saat berada di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda. Menanggapi kondisi tersebut, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat bersama PFI Jakarta dan PFI Tangerang memperkuat koordinasi untuk mendukung upaya pencarian dan evakuasi oleh Tim SAR Gabungan. Mengacu pada kronologi yang disampaikan berdasarkan laporan Basarnas, kelima jurnalis tersebut bertolak [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/09/08/lima-jurnalis-hilang-di-sekitar-anak-krakatau-begini-kronologi-terakhir-sebelum-kontak-terputus/">Lima Jurnalis Hilang di Sekitar Anak Krakatau, Begini Kronologi Terakhir Sebelum Kontak Terputus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta </b>&#8211; Lima jurnalis dilaporkan hilang kontak saat berada di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda. Menanggapi kondisi tersebut, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat bersama PFI Jakarta dan PFI Tangerang memperkuat koordinasi untuk mendukung upaya pencarian dan evakuasi oleh Tim SAR Gabungan.</p>
<p>Mengacu pada kronologi yang disampaikan berdasarkan laporan Basarnas, kelima jurnalis tersebut bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, menggunakan speedboat pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB.</p>
<p>Kurang lebih 42 menit setelah keberangkatan, tepatnya pukul 14.42 WIB, salah satu jurnalis sempat membagikan titik lokasi terakhir kepada rekannya, Putra M. Akbar, yang berada di Lampung. Titik tersebut menunjukkan posisi rombongan berada di antara wilayah Carita dan Gunung Anak Krakatau.</p>
<p>Setelah itu, komunikasi dengan rombongan tidak lagi dapat dilakukan. Kelima jurnalis tersebut kemudian dilaporkan hilang kontak sepenuhnya pada pukul 18.13 WIB.</p>
<p>Adapun lima jurnalis yang berada dalam rombongan tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto Kantor Berita Antara; Ari Basuki, pewarta foto Merdeka.com; Yudistiro Pranoto, pewarta foto iNews.id; Firman Daus, jurnalis Anadolu Agency; serta Donal, yang berprofesi sebagai jurnalis freelance.</p>
<p>Operasi pencarian menghadapi tantangan lantaran kondisi perairan Selat Sunda yang terdampak paparan abu vulkanik dan memiliki gelombang cukup tinggi. Dalam situasi tersebut, PFI Pusat, PFI Jakarta, dan PFI Tangerang menyatakan siap membantu memperkuat komunikasi dengan otoritas terkait guna mendukung kelancaran proses pencarian.</p>
<p>Ketua Umum PFI Pusat Dwi Pambudo menegaskan bahwa keselamatan kelima jurnalis menjadi perhatian utama organisasi.</p>
<p>“Keselamatan rekan-rekan jurnalis di lapangan adalah prioritas tertinggi yang tidak bisa ditawar. PFI Pusat bersama PFI Jakarta dan PFI Tangerang terus bergerak satu komando dalam memantau operasi penyelamatan ini,” ujar Dwi.</p>
<p>Dwi juga menyampaikan apresiasi terhadap langkah Basarnas dan jajaran Ditpolairud Polda Banten yang terus melakukan pencarian meski harus menghadapi kondisi perairan yang dinamis.</p>
<p>“Kami mengapresiasi gerak cepat Basarnas dan jajaran Ditpolairud Polda Banten yang menembus medan sulit di tengah paparan abu vulkanik serta tingginya ombak,” katanya.</p>
<p>Dia berharap kelima jurnalis dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. PFI, kata Dwi, akan terus menjalin koordinasi dengan berbagai pihak terkait selama operasi pencarian dan penyelamatan berlangsung.</p>
<p>Selain mendukung pencarian, PFI turut mengimbau pewarta foto dan kru media yang masih melakukan peliputan di kawasan terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau untuk mengutamakan keselamatan.</p>
<p>Para jurnalis diminta mematuhi batas radius aman yang telah direkomendasikan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) ketika menjalankan tugas di sekitar kawasan tersebut.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/09/08/lima-jurnalis-hilang-di-sekitar-anak-krakatau-begini-kronologi-terakhir-sebelum-kontak-terputus/">Lima Jurnalis Hilang di Sekitar Anak Krakatau, Begini Kronologi Terakhir Sebelum Kontak Terputus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/09/08/lima-jurnalis-hilang-di-sekitar-anak-krakatau-begini-kronologi-terakhir-sebelum-kontak-terputus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMKG Ungkap Kondisi Terbaru Selat Sunda Usai Gunung Anak Krakatau Erupsi</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/09/08/bmkg-ungkap-kondisi-terbaru-selat-sunda-usai-gunung-anak-krakatau-erupsi/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/09/08/bmkg-ungkap-kondisi-terbaru-selat-sunda-usai-gunung-anak-krakatau-erupsi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 10:16:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[LINGKUNGAN HIDUP dan KEHUTANAN]]></category>
		<category><![CDATA[abu vulkanik]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca Selat Sunda]]></category>
		<category><![CDATA[erupsi Gunung Anak Krakatau]]></category>
		<category><![CDATA[gelombang laut]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Anak Krakatau]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi Modifikasi Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[PVMBG]]></category>
		<category><![CDATA[Selat Sunda]]></category>
		<category><![CDATA[Tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=19496</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan belum menemukan tanda-tanda anomali kenaikan muka air laut maupun perubahan signifikan pada pola arus yang dapat mengindikasikan potensi tsunami akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK). Pemantauan tersebut dilakukan hingga Selasa (8/9) pagi dengan memanfaatkan 20 tsunami gauge dan HF Radar Array yang ditempatkan di Carita serta [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/09/08/bmkg-ungkap-kondisi-terbaru-selat-sunda-usai-gunung-anak-krakatau-erupsi/">BMKG Ungkap Kondisi Terbaru Selat Sunda Usai Gunung Anak Krakatau Erupsi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan belum menemukan tanda-tanda anomali kenaikan muka air laut maupun perubahan signifikan pada pola arus yang dapat mengindikasikan potensi tsunami akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK).</p>
<p>Pemantauan tersebut dilakukan hingga Selasa (8/9) pagi dengan memanfaatkan 20 tsunami gauge dan HF Radar Array yang ditempatkan di Carita serta Tanjung Lesung.</p>
<p>Plh. Deputi Bidang Geofisika BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan hasil pemantauan belum menunjukkan adanya perubahan kondisi laut yang mengarah pada ancaman tsunami.</p>
<p>“Hingga pagi ini, tidak terdeteksi anomali kenaikan tinggi muka air laut ataupun perubahan pola arus permukaan secara signifikan yang mengindikasikan akan terjadinya tsunami,” ujar Ardhasena di Jakarta, Selasa (8/9).</p>
<p>Dari hasil pemantauan tersebut, BMKG menilai probabilitas terjadinya tsunami masih berada pada kategori rendah, yakni kurang dari 50 persen. Sementara tinggi gelombang di kawasan Selat Sunda selama periode 8-13 September 2026 diperkirakan berada di kisaran 0,5 hingga 3 meter.</p>
<p>Meski risiko tsunami dinilai rendah, aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih terjadi. Informasi terbaru PVMBG pada pukul 07.49 WIB menunjukkan adanya erupsi dengan amplitudo maksimum 48 milimeter dan berlangsung selama 19 detik.</p>
<p>Erupsi tersebut dikategorikan sebagai erupsi strombolien atau letusan berskala kecil.</p>
<p>Selain aktivitas erupsi, BMKG mencatat gangguan geomagnetik ringan serta sambaran petir vulkanik yang berkaitan dengan aktivitas GAK pada pukul 21.00 hingga 23.00 WIB. Namun, intensitas fenomena tersebut disebut telah menurun dibandingkan beberapa hari sebelumnya.</p>
<p><b>OMC Dilanjutkan untuk Bersihkan Abu Vulkanik</b></p>
<p>Di tengah aktivitas Gunung Anak Krakatau, upaya mempercepat pembersihan atmosfer dari material abu vulkanik juga terus dilakukan.</p>
<p>BMKG bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Perhubungan, dan sejumlah pihak terkait kembali menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sejak 7 September 2026.</p>
<p>Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto mengatakan operasi tersebut melibatkan dua pesawat Cessna Caravan. Pesawat beroperasi dari Posko Bandara Pondok Cabe dan Halim Perdanakusuma.</p>
<p>“Hingga saat ini, OMC telah melaksanakan lima sorti penerbangan, satu sorti menggunakan bahan semai powder NaCl, satu sorti liquid CaCl2, dan tiga sorti menggunakan spraying atau watermist,” jelas Seto.</p>
<p>Pelaksanaan OMC akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi atmosfer dan pola sebaran abu vulkanik. Upaya tersebut ditujukan untuk menekan konsentrasi abu di udara sehingga kualitas atmosfer secara bertahap dapat membaik.</p>
<p>BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang, tetapi tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi atmosfer akibat erupsi GAK.</p>
<p>Warga yang berada di wilayah yang terdampak sebaran abu vulkanik juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan sebagai langkah antisipasi.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/09/08/bmkg-ungkap-kondisi-terbaru-selat-sunda-usai-gunung-anak-krakatau-erupsi/">BMKG Ungkap Kondisi Terbaru Selat Sunda Usai Gunung Anak Krakatau Erupsi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/09/08/bmkg-ungkap-kondisi-terbaru-selat-sunda-usai-gunung-anak-krakatau-erupsi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pune Jadi Ladang Baru Pariwisata Indonesia, Transaksi Rp12,8 Miliar Berhasil Dibidik</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/09/08/pune-jadi-ladang-baru-pariwisata-indonesia-transaksi-rp128-miliar-berhasil-dibidik/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/09/08/pune-jadi-ladang-baru-pariwisata-indonesia-transaksi-rp128-miliar-berhasil-dibidik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 05:17:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[WISATA]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenpar]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sales Mission Pune 2026]]></category>
		<category><![CDATA[tourism]]></category>
		<category><![CDATA[wisata India]]></category>
		<category><![CDATA[wisatawan India]]></category>
		<category><![CDATA[Wonderful Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=19479</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mencatat potensi transaksi senilai Rp12,8 miliar atau 721.100 dolar AS dari pelaksanaan Sales Mission Pune 2026 di India yang digelar di Crowne Plaza Pune City Centre by IHG, India, pada Jumat (4/9).  Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini mengatakan Sales Mission Pune 2026 merupakan kelanjutan dari keikutsertaan Indonesia [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/09/08/pune-jadi-ladang-baru-pariwisata-indonesia-transaksi-rp128-miliar-berhasil-dibidik/">Pune Jadi Ladang Baru Pariwisata Indonesia, Transaksi Rp12,8 Miliar Berhasil Dibidik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mencatat potensi transaksi senilai Rp12,8 miliar atau 721.100 dolar AS dari pelaksanaan Sales Mission Pune 2026 di India yang digelar di Crowne Plaza Pune City Centre by IHG, India, pada Jumat (4/9).<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini mengatakan Sales Mission Pune 2026 merupakan kelanjutan dari keikutsertaan Indonesia dalam ITB India 2026 yang sebelumnya berlangsung di Mumbai.</p>
<p>Kegiatan dengan format temu bisnis (business-to-business/B2B) itu mempertemukan 12 pelaku industri pariwisata Indonesia dengan sejumlah agen perjalanan dan tour operator potensial dari Pune dan wilayah sekitarnya.</p>
<p>Dari rangkaian pertemuan bisnis tersebut, diperkirakan terdapat potensi pergerakan sebanyak 1.582 wisatawan India ke Indonesia.</p>
<p>“Capaian potensi transaksi lebih dari Rp12,8 miliar ini menunjukkan tingginya minat wisatawan asal Pune untuk berkunjung ke Indonesia,” ujar Ni Made Ayu Marthini.</p>
<p><b>Bali hingga Lombok Jadi Destinasi Favorit</b></p>
<p>Ni Made menjelaskan, tingginya minat pasar Pune tidak terlepas dari beragamnya pilihan produk wisata Indonesia yang dinilai sesuai dengan karakter wisatawan India.</p>
<p>Sejumlah segmen yang mendapat perhatian besar dari para buyers antara lain wisatawan individu atau Free Independent Traveler (FIT), pasangan yang berbulan madu (honeymoon/couples), serta wisatawan kelas atas (luxury tourism).</p>
<p>“Para buyers di Pune menunjukkan antusiasme tinggi pada segmen FIT, honeymoon/couples, dan luxury tourism. Aksesibilitas destinasi yang semakin baik serta keunikan produk pariwisata Nusantara menjadi faktor penting yang menarik minat mereka. Destinasi favorit yang paling banyak diminati meliputi Bali, Borobudur–Yogyakarta–Prambanan, serta Gili–Lombok,” kata Ni Made.</p>
<p>Menurut Ni Made, Pune dipilih sebagai lokasi kegiatan karena kota tersebut memiliki pertumbuhan ekonomi yang pesat. Pune juga merupakan kota terbesar kedua di Negara Bagian Maharashtra setelah Mumbai.</p>
<p>Dengan jumlah penduduk metropolitan lebih dari tujuh juta jiwa, Pune memiliki masyarakat dengan tingkat pendapatan relatif tinggi. Perkembangan sektor teknologi informasi, manufaktur, pendidikan, hingga perusahaan rintisan (<i>startup</i>) turut memperkuat potensinya sebagai pasar wisatawan India yang bepergian ke luar negeri.</p>
<p>Potensi tersebut semakin besar karena Maharashtra merupakan negara bagian dengan Produk Domestik Bruto (PDB) terbesar di India, dengan nilai sekitar 650 miliar dolar AS.</p>
<p>Kondisi ekonomi tersebut menciptakan basis pasar wisatawan dengan kemampuan finansial yang cukup kuat untuk melakukan perjalanan internasional.</p>
<p>Pune juga masuk dalam daftar kota yang direkomendasikan pelaku industri sebagai lokasi prioritas untuk pelaksanaan <i>sales mission</i> berikutnya. Sebelumnya, kota yang menjadi prioritas antara lain Bengaluru, Ahmedabad, dan Hyderabad.</p>
<p><b>Bawa 12 Pelaku Industri Pariwisata Indonesia</b></p>
<p>Kemenpar menggandeng 12 perusahaan dan pelaku industri pariwisata Indonesia, mereka menawarkan berbagai produk wisata dari sejumlah destinasi unggulan Tanah Air.</p>
<p>Destinasi yang dipromosikan mencakup Jakarta, Bali, Borobudur, Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, Raja Ampat, Batam–Bintan, Borneo, Lombok, hingga berbagai destinasi Beyond Bali. Para peserta berasal dari beragam sektor, mulai dari <i>destination management company</i> (DMC), hotel, <i>tour operator</i>, hingga restoran.</p>
<p>“Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan asosiasi perjalanan, maskapai penerbangan, online travel platform, serta pelaku industri di India agar Wonderful Indonesia semakin menjadi top-of-mind destination bagi wisatawan India,” ujar Ni Made.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/09/08/pune-jadi-ladang-baru-pariwisata-indonesia-transaksi-rp128-miliar-berhasil-dibidik/">Pune Jadi Ladang Baru Pariwisata Indonesia, Transaksi Rp12,8 Miliar Berhasil Dibidik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/09/08/pune-jadi-ladang-baru-pariwisata-indonesia-transaksi-rp128-miliar-berhasil-dibidik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sudaryono Ambil Tindakan Tegas, 1.999 Dapur MBG Ditutup</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/09/08/sudaryono-ambil-tindakan-tegas-1-999-dapur-mbg-ditutup/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/09/08/sudaryono-ambil-tindakan-tegas-1-999-dapur-mbg-ditutup/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 04:59:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Gizi Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BGN]]></category>
		<category><![CDATA[Dapur SPPG]]></category>
		<category><![CDATA[gizi]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Makan Bergizi Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikat Laik Higiene Sanitasi]]></category>
		<category><![CDATA[SLHS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=19476</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 1.999 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah untuk sementara waktu ditutup karena belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Kepala BGN Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar menegaskan, pemenuhan standar higiene dan sanitasi menjadi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/09/08/sudaryono-ambil-tindakan-tegas-1-999-dapur-mbg-ditutup/">Sudaryono Ambil Tindakan Tegas, 1.999 Dapur MBG Ditutup</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta </b>&#8211; Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 1.999 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah untuk sementara waktu ditutup karena belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).</p>
<p>Kepala BGN Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar menegaskan, pemenuhan standar higiene dan sanitasi menjadi persyaratan wajib bagi setiap dapur yang menjalankan program MBG.</p>
<p>Menurutnya, sertifikasi tersebut diperlukan untuk memastikan proses penyediaan makanan bagi penerima manfaat memenuhi standar kebersihan dan keamanan yang telah ditetapkan.</p>
<p>&#8220;Sebagaimana publik ketahui, syarat SLHS, sertifikasi laik higiene, dan sanitasi menjadi satu syarat mutlak dalam penyelenggaraan dapur yang menyelenggarakan Makan Bergizi Gratis,&#8221; ujar Mas Dar.</p>
<p>Sudaryono mengatakan BGN masih terus melakukan penyisiran dan verifikasi terhadap puluhan ribu dapur SPPG yang menjadi bagian dari program MBG.</p>
<p>Dari total 27.485 dapur, hasil penyisiran sementara menetapkan sebanyak 27.022 dapur. Kemudian, berdasarkan data terbaru hasil koordinasi BGN dengan Kementerian Kesehatan per 7 September 2026 pukul 17.00 WIB, terdapat 1.999 dapur yang diketahui belum mendaftarkan SLHS ke Dinas Kesehatan di wilayah masing-masing.</p>
<p>Sudaryono menekankan bahwa persoalan tersebut bukan karena dapur telah mendaftar tetapi belum memenuhi persyaratan. Sebaliknya, ribuan dapur tersebut disebut sama sekali belum melakukan proses pendaftaran.</p>
<p>&#8220;Dapur-dapur sebanyak 1.999 ini tidak melakukan pendaftaran SLHS di Dinas Kesehatan masing-masing. Artinya, bukan mendaftar lalu syaratnya tidak dipenuhi, melainkan tidak melakukan pendaftaran sama sekali,&#8221; tegasnya.</p>
<p><b>BGN Tutup 1.999 Dapur</b></p>
<p>Setelah melakukan konfirmasi serta evaluasi secara bertahap, BGN akhirnya memutuskan menghentikan sementara operasional 1.999 dapur SPPG tersebut.</p>
<p>Penutupan dilakukan agar BGN dapat melakukan investigasi lebih lanjut terhadap masing-masing dapur yang belum mendaftarkan SLHS.</p>
<p>Adapun 1.999 dapur SPPG yang ditutup sementara tersebar dalam tiga wilayah, dengan rincian sebagai berikut:</p>
<ul>
<li><b></b>Wilayah 1: 351 dapur SPPG</li>
<li><b></b>Wilayah 2: 1.417 dapur SPPG</li>
<li><b></b>Wilayah 3: 231 dapur SPPG</li>
</ul>
<p>&#8220;Pada hari ini saya nyatakan 1.999 dapur SPPG ini saya tutup untuk kemudian kami lakukan investigasi,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>BGN menyatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan penyelenggaraan MBG berjalan sesuai standar. Penutupan dan investigasi dilakukan untuk menjaga kualitas makanan, keamanan gizi, serta keselamatan seluruh penerima manfaat program MBG di Indonesia.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/09/08/sudaryono-ambil-tindakan-tegas-1-999-dapur-mbg-ditutup/">Sudaryono Ambil Tindakan Tegas, 1.999 Dapur MBG Ditutup</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/09/08/sudaryono-ambil-tindakan-tegas-1-999-dapur-mbg-ditutup/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bukan Cuma Helikopter, Prabowo Siapkan Kapal Induk hingga Drone untuk Hadapi Karhutla</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/09/08/bukan-cuma-helikopter-prabowo-siapkan-kapal-induk-hingga-drone-untuk-hadapi-karhutla/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/09/08/bukan-cuma-helikopter-prabowo-siapkan-kapal-induk-hingga-drone-untuk-hadapi-karhutla/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 04:47:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[bencana alam]]></category>
		<category><![CDATA[Drone]]></category>
		<category><![CDATA[kapal induk Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Karhutla]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi Modifikasi Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=19473</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Presiden Prabowo Subianto menyiapkan strategi besar untuk memperkuat penanganan bencana di Indonesia. Pemerintah akan menyusun master plan atau rencana induk yang mencakup langkah mitigasi hingga respons ketika bencana terjadi. Salah satu upaya yang disiapkan adalah pemanfaatan kapal induk dari Italia untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Rencana tersebut disampaikan Prabowo saat [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/09/08/bukan-cuma-helikopter-prabowo-siapkan-kapal-induk-hingga-drone-untuk-hadapi-karhutla/">Bukan Cuma Helikopter, Prabowo Siapkan Kapal Induk hingga Drone untuk Hadapi Karhutla</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Presiden Prabowo Subianto menyiapkan strategi besar untuk memperkuat penanganan bencana di Indonesia. Pemerintah akan menyusun <i>master plan</i> atau rencana induk yang mencakup langkah mitigasi hingga respons ketika bencana terjadi.</p>
<p>Salah satu upaya yang disiapkan adalah pemanfaatan kapal induk dari Italia untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).</p>
<p>Rencana tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin rapat terbatas (ratas) membahas penanganan sejumlah bencana, mulai dari gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), erupsi Gunung Anak Krakatau, hingga karhutla. Rapat berlangsung secara virtual melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9).</p>
<p>&#8220;Jadi kita bikin nanti suatu persiapan master plan yang menyeluruh dan yang masif. Alhamdulillah sebentar lagi kapal induk dari Italia akan masuk ke jajaran Angkatan Laut kita,&#8221; kata Prabowo sebagaimana disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden.</p>
<p>Menurut Prabowo, kapal tersebut nantinya akan difungsikan sebagai kapal induk yang dapat mengoperasikan helikopter dan drone untuk mendukung penanganan bencana. Armada itu terutama akan dimanfaatkan ketika terjadi karhutla yang membutuhkan respons cepat.</p>
<p>Kapal tersebut, lanjut Prabowo, dapat membawa hingga 10 helikopter kelas menengah dan 10 helikopter medium.</p>
<p>&#8220;Saya kira itu sejenis Black Hawk dan sejenis MI-17 yang rata-rata bisa mengangkut 4 sampai 5 ton air,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dengan dukungan armada tersebut, Prabowo berharap proses pemadaman dapat dilakukan lebih cepat, terutama di wilayah yang memiliki banyak titik api.</p>
<p>&#8220;Jadi kalau kita punya 10 helikopter bisa segera merapat ke titik api yang terbanyak. Ini juga akan sangat membantu respons kita,&#8221; sambung Prabowo.</p>
<p><b>Pesawat Modifikasi Cuaca Ditambah</b></p>
<p>Selain memperkuat armada udara untuk pemadaman, Prabowo meminta pemerintah meningkatkan jumlah pesawat yang digunakan dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).</p>
<p>Ia juga mendorong Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan kajian untuk menentukan bahan atau zat yang paling efektif digunakan dalam mempercepat proses modifikasi cuaca.</p>
<p>Tak hanya pesawat dan helikopter, pemerintah juga berencana menambah drone berukuran besar yang dapat digunakan untuk membantu memadamkan kebakaran.</p>
<p>Prabowo mengatakan terdapat drone yang mampu membawa hingga 50 kilogram air dalam sekali operasi.</p>
<p>&#8220;Kita harus mengadakan drone-drone yang bisa melempar air. Ada drone yang cukup besar ya, sampai bisa mengangkut dan melempar, mengdrop 50 kilo air. Kalau 50 kilo air 10 drone sama dengan 1 helikopter kemampuannya. Oh tidak, tidak, 50 kali 10 baru 500, setengah ton ya,&#8221; jelasnya.</p>
<p><b>Minta Peralatan Disiapkan Sebelum Bencana</b></p>
<p>Prabowo menegaskan bahwa pemerintah harus mengedepankan prinsip kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Menurutnya, persediaan peralatan sebaiknya lebih banyak daripada justru kekurangan ketika bencana sudah terjadi.</p>
<p>Karena itu, ia meminta jajaran menteri memperkuat ketersediaan berbagai peralatan, termasuk helikopter, pompa air, dan kendaraan pemadam kebakaran untuk mempercepat penanganan karhutla.</p>
<p>&#8220;Jadi kita siap sebelum kejadian. Lebih banyak ekskavator di tingkat, ekskavator-ekskavator kecil di tempat desa-desa yang secara tradisional selalu kena kebakaran hutan itu lebih baik,&#8221; tutur dia.</p>
<p>Prabowo menilai keberadaan peralatan di lokasi yang rawan bencana akan mempercepat penanganan sekaligus mengurangi dampak yang ditimbulkan.</p>
<p>&#8220;Tapi minimal kalau ada di tempat terdepan ini akan sangat. Jadi kita persiapan mengatasi dan mitigasi itu, jangan menunggu kejadian. Jauh sebelumnya harus kita siapkan,&#8221; imbuh Prabowo.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/09/08/bukan-cuma-helikopter-prabowo-siapkan-kapal-induk-hingga-drone-untuk-hadapi-karhutla/">Bukan Cuma Helikopter, Prabowo Siapkan Kapal Induk hingga Drone untuk Hadapi Karhutla</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/09/08/bukan-cuma-helikopter-prabowo-siapkan-kapal-induk-hingga-drone-untuk-hadapi-karhutla/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masker Naik Harga Berkali-kali Lipat, Pramono Anung: Jangan Dipermainkan</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/09/07/masker-naik-harga-berkali-kali-lipat-pramono-anung-jangan-dipermainkan/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/09/07/masker-naik-harga-berkali-kali-lipat-pramono-anung-jangan-dipermainkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 10:47:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEGAPOLITAN]]></category>
		<category><![CDATA[abu vulkanik]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Anak Krakatau]]></category>
		<category><![CDATA[harga masker]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[masker]]></category>
		<category><![CDATA[sebaran abu vulkanik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=19467</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan para pedagang agar tidak mengambil keuntungan berlebihan dengan memanfaatkan kondisi bencana yang sedang terjadi. Imbauan tersebut disampaikan menyusul laporan mengenai sejumlah pedagang yang menaikkan harga masker hingga berkali-kali lipat di tengah meluasnya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau ke sejumlah wilayah, termasuk Jakarta. Menurut Pramono, masker menjadi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/09/07/masker-naik-harga-berkali-kali-lipat-pramono-anung-jangan-dipermainkan/">Masker Naik Harga Berkali-kali Lipat, Pramono Anung: Jangan Dipermainkan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta </b>&#8211; Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan para pedagang agar tidak mengambil keuntungan berlebihan dengan memanfaatkan kondisi bencana yang sedang terjadi.</p>
<p>Imbauan tersebut disampaikan menyusul laporan mengenai sejumlah pedagang yang menaikkan harga masker hingga berkali-kali lipat di tengah meluasnya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau ke sejumlah wilayah, termasuk Jakarta.</p>
<p>Menurut Pramono, masker menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat untuk melindungi saluran pernapasan dari paparan abu vulkanik. Karena itu, ia meminta agar barang tersebut tidak diperdagangkan dengan cara yang merugikan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Hal yang berkaitan dengan masker, saya minta untuk tidak inilah, ini kan menjadi kebutuhan publik, kebutuhan bersama. Jangan dipermainkan,&#8221; ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (7/9).</p>
<p>Untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga mengambil langkah antisipasi dengan membagikan masker secara gratis di sejumlah ruang publik.</p>
<p>Pramono mengatakan pembagian masker dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah sekaligus memastikan warga yang membutuhkan tetap mendapatkan perlindungan.</p>
<p>&#8220;Tetapi Pemerintah DKI Jakarta tetap akan melakukan pembagian masker di tempat-tempat umum untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/09/07/masker-naik-harga-berkali-kali-lipat-pramono-anung-jangan-dipermainkan/">Masker Naik Harga Berkali-kali Lipat, Pramono Anung: Jangan Dipermainkan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/09/07/masker-naik-harga-berkali-kali-lipat-pramono-anung-jangan-dipermainkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jangan Terjebak Hype, DANA Bongkar Cara Mengubah AI Jadi Mesin Produktivitas</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/09/07/jangan-terjebak-hype-dana-bongkar-cara-mengubah-ai-jadi-mesin-produktivitas/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/09/07/jangan-terjebak-hype-dana-bongkar-cara-mengubah-ai-jadi-mesin-produktivitas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 03:56:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TEKNEWS]]></category>
		<category><![CDATA[agentic AI]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[AI@Work Lab]]></category>
		<category><![CDATA[DANA]]></category>
		<category><![CDATA[IdeaFest 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Judi Online]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan Buatan]]></category>
		<category><![CDATA[software engineer]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=19470</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang semakin luas di dunia kerja tidak otomatis memberikan manfaat nyata bagi perusahaan. Tingkat adopsi yang tinggi perlu diikuti dengan kemampuan teknologi tersebut dalam menyelesaikan masalah, meningkatkan produktivitas, dan menghasilkan dampak yang dapat diukur. Hal ini menjadi salah satu pembahasan utama DANA melalui inisiatif tahunan AI@Work Lab dalam gelaran [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/09/07/jangan-terjebak-hype-dana-bongkar-cara-mengubah-ai-jadi-mesin-produktivitas/">Jangan Terjebak Hype, DANA Bongkar Cara Mengubah AI Jadi Mesin Produktivitas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta </b>&#8211; Penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang semakin luas di dunia kerja tidak otomatis memberikan manfaat nyata bagi perusahaan. Tingkat adopsi yang tinggi perlu diikuti dengan kemampuan teknologi tersebut dalam menyelesaikan masalah, meningkatkan produktivitas, dan menghasilkan dampak yang dapat diukur.</p>
<p>Hal ini menjadi salah satu pembahasan utama DANA melalui inisiatif tahunan AI@Work Lab dalam gelaran IdeaFest 2026. Forum tersebut mempertemukan pelaku bisnis, teknologi, dan komunitas untuk membahas strategi membawa AI dari sekadar tahap eksperimen menuju penerapan yang mampu memberikan hasil nyata, sekaligus melihat pengaruhnya terhadap perkembangan talenta di masa depan.</p>
<p>Dalam sesi The AI Adoption Trap: Moving Beyond Hype to Real Business Value, CEO &amp; Co-Founder DANA Indonesia Vince Iswara bersama Founder Genesis &amp; Sevenpreneur Raymond Chin menyoroti pentingnya mengukur keberhasilan AI berdasarkan perubahan terhadap proses kerja dan dampaknya bagi bisnis.</p>
<p>Menurut Vince, perusahaan tidak seharusnya menjadikan banyaknya penggunaan AI sebagai tolok ukur utama keberhasilan. Teknologi tersebut baru bernilai apabila mampu memberikan solusi terhadap persoalan yang benar-benar dihadapi perusahaan.</p>
<p>“Adopsi AI bukan lagi tujuan akhir. Nilainya baru tercipta ketika teknologi tersebut membantu menyelesaikan persoalan yang nyata, memperbaiki kualitas keputusan, dan memberikan hasil yang dapat diukur. Namun, manusia tetap memegang peran utama dalam menentukan konteks, menjaga kualitas, mengelola risiko, dan bertanggung jawab atas hasil akhirnya,” ujar Vince.</p>
<p>Penerapan AI juga telah menjadi bagian dari proses pengembangan teknologi di DANA. Saat ini, sekitar 80-90% kode di DANA dibuat dengan dukungan AI. Meski demikian, tanggung jawab engineer tetap tidak tergantikan.</p>
<p>Para engineer masih berperan dalam menentukan persoalan yang harus diselesaikan, menyusun arsitektur sistem, melakukan validasi, menjaga aspek keamanan, hingga mengambil keputusan terhadap hasil akhir yang dihasilkan teknologi.</p>
<p>Implementasi <i>agentic AI</i> di sejumlah proses operasional DANA sepanjang 2025 juga disebut memberikan hasil yang terukur. Produktivitas tercatat meningkat hingga 57%, kepuasan pelanggan naik 13%, sementara penyelesaian layanan menjadi lebih cepat sebesar 10%.</p>
<p><b>AI Harus Diikuti Tata Kelola</b></p>
<p>Selain teknologi, kesiapan organisasi dan talenta menjadi faktor penting dalam penerapan AI. Perusahaan perlu memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mencoba teknologi baru, tetapi tetap menetapkan tata kelola agar penggunaannya berlangsung secara bertanggung jawab.</p>
<p>DANA menerapkan pendekatan tersebut dengan memberikan ruang eksperimen kepada tim. Namun, setiap penerapan AI tetap diarahkan memiliki tujuan yang jelas, indikator keberhasilan, serta pihak yang bertanggung jawab atas hasilnya.</p>
<p>Salah satu penerapannya adalah Smart Friction, yakni penambahan tahapan verifikasi secara terukur terhadap aktivitas yang memiliki indikasi risiko lebih tinggi.</p>
<p>Melalui kolaborasi lintas sektor bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), pendekatan tersebut berkontribusi terhadap penurunan aktivitas yang terindikasi perjudian online di platform DANA hingga 80% sepanjang 2025.</p>
<p><b>Peran Engineer Ikut Berubah</b></p>
<p>Kemampuan <i>coding</i> tetap penting. Namun, kompetensi yang menjadi pembeda semakin bergeser pada kemampuan memahami kebutuhan bisnis, memecahkan masalah, merancang arsitektur teknologi, mengambil keputusan, serta bertanggung jawab terhadap dampak dari solusi yang dibuat.</p>
<p>Norman menilai perkembangan AI justru membuat kemampuan manusia dalam memahami konteks dan mengambil keputusan semakin penting.</p>
<p>“AI dapat membantu menjawab <i>how</i>, tetapi <i>engineer</i> tetap bertanggung jawab atas <i>why</i>, <i>what</i>, dan <i>what could go wrong</i>. Ketika kode semakin mudah dihasilkan, kemampuan memahami konteks, menggunakan penilaian yang tepat, dan akuntabilitas justru menjadi semakin penting,” ujar Norman Sasono.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/09/07/jangan-terjebak-hype-dana-bongkar-cara-mengubah-ai-jadi-mesin-produktivitas/">Jangan Terjebak Hype, DANA Bongkar Cara Mengubah AI Jadi Mesin Produktivitas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Katafoto.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/09/07/jangan-terjebak-hype-dana-bongkar-cara-mengubah-ai-jadi-mesin-produktivitas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
