Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan para pedagang agar tidak mengambil keuntungan berlebihan dengan memanfaatkan kondisi bencana yang sedang terjadi.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul laporan mengenai sejumlah pedagang yang menaikkan harga masker hingga berkali-kali lipat di tengah meluasnya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau ke sejumlah wilayah, termasuk Jakarta.
Menurut Pramono, masker menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat untuk melindungi saluran pernapasan dari paparan abu vulkanik. Karena itu, ia meminta agar barang tersebut tidak diperdagangkan dengan cara yang merugikan masyarakat.
“Hal yang berkaitan dengan masker, saya minta untuk tidak inilah, ini kan menjadi kebutuhan publik, kebutuhan bersama. Jangan dipermainkan,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (7/9).
Untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga mengambil langkah antisipasi dengan membagikan masker secara gratis di sejumlah ruang publik.
Pramono mengatakan pembagian masker dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah sekaligus memastikan warga yang membutuhkan tetap mendapatkan perlindungan.
“Tetapi Pemerintah DKI Jakarta tetap akan melakukan pembagian masker di tempat-tempat umum untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” tandasnya.

