29.9 C
Jakarta
Senin, Oktober 5, 2026
BerandaKATA EKBISPERHUBUNGANGunung Anak Krakatau Erupsi, Bagaimana Nasib Penyeberangan Bakauheni-Merak?

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Bagaimana Nasib Penyeberangan Bakauheni-Merak?

Jakarta – Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, menuju Merak, Banten, masih berjalan normal meski Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi.

Hingga Sabtu (5/9) pagi, aktivitas vulkanik tersebut belum berdampak terhadap operasional pelabuhan. Otoritas setempat tetap melakukan pemantauan untuk memastikan perjalanan kapal dan keselamatan pengguna jasa tetap terjaga.

Kepala KSOP Kelas IV Bakauheni, Capt. Suratno, mengatakan seluruh kegiatan penyeberangan masih berlangsung seperti biasa. Tidak ada gangguan maupun perubahan operasional yang disebabkan erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Untuk di penyeberangan dari Bakauheni sampai saat ini belum ada efek sama sekali,” katanya dikutip dalam keterangan tertulis Sabtu (5/09)

Menurut Suratno, posisi Pelabuhan Bakauheni cukup jauh dari Gunung Anak Krakatau. Jaraknya sekitar 30 nautical mileatau lebih dari 50 kilometer.

Kondisi tersebut membuat aktivitas pelabuhan hingga saat ini belum terdampak secara langsung oleh erupsi. Meski demikian, petugas tetap mengikuti perkembangan aktivitas vulkanik di kawasan Selat Sunda.

“Jarak Bakauheni itu kurang lebih sekitar 30 nautical mile, atau hampir 50 kilometer lebih ke Anak Krakatau,” ujarnya.

28 Kapal Tetap Layani Penyeberangan

Selain memastikan aktivitas pelabuhan berjalan normal, jumlah kapal yang melayani rute Bakauheni-Merak juga tidak mengalami perubahan.

Sebanyak 28 kapal masih dioperasikan untuk melayani perjalanan penumpang, kendaraan, sekaligus mendukung distribusi barang melalui jalur penyeberangan Selat Sunda.

Suratno memastikan tidak ada pengurangan armada sebagai dampak dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Dengan demikian, masyarakat masih dapat menggunakan layanan penyeberangan tanpa perubahan signifikan.

“Kalau kapal, jumlahnya tetap beroperasi 28,“ katanya.

Meski operasional berjalan normal, otoritas pelabuhan tetap memantau kondisi Gunung Anak Krakatau secara berkala. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan keselamatan penumpang, kendaraan, dan awak kapal yang melintas di perairan Selat Sunda.

Baca Juga

Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera kepada Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo

katafoto, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan...

MUI Tegaskan Sex Toy Haram, Usulan Fasilitas di Lapas Diminta Dicabut

katafoto, Jakarta - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI)...

Okupansi di Atas 95 Persen, Ini Strategi Lippo Mall Kemang Gaet Pengunjung

katafoto, Jakarta - Memasuki usia ke-14 tahun, Lippo Mall...

Mau Masuk Ruang Kerja Gubernur Jakarta? Ini Keseruan Program Namu Balai Kota

katafoto, Jakarta - Gedung Balai Kota DKI Jakarta kembali...

Dishub Sebut Ganjil-Genap Jakarta Diklaim Turunkan Volume Kendaraan

katafoto, Jakarta - Penerapan sistem ganjil-genap di 25 ruas...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini