<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kemendikdasmen - Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</title>
	<atom:link href="https://katafoto.id/tag/kemendikdasmen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://katafoto.id/tag/kemendikdasmen/</link>
	<description>Buka Mata Tangkap Momen</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Feb 2026 15:39:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://katafoto.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-logo-katafoto-persegi-32x32.png</url>
	<title>Kemendikdasmen - Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</title>
	<link>https://katafoto.id/tag/kemendikdasmen/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sekolah di NTT Kini Canggih, Papan Interaktif Digital Sudah Tersalurkan</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/02/21/sekolah-di-ntt-kini-canggih-papan-interaktif-digital-sudah-tersalurkan/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/02/21/sekolah-di-ntt-kini-canggih-papan-interaktif-digital-sudah-tersalurkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2026 15:39:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[digitalisasi pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[Interactive Flat Panel]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[Papan Interaktif Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Digital]]></category>
		<category><![CDATA[PID sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah modern]]></category>
		<category><![CDATA[SMA NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=15291</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Transformasi pembelajaran digital semakin terasa hingga ke daerah. Melalui Program Digitalisasi Pembelajaran sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang Revitalisasi Satuan Pendidikan, SMA Unggul Garuda, dan Digitalisasi Pembelajaran, pemerintah mendorong percepatan modernisasi ruang kelas, termasuk di kawasan timur Indonesia. Program yang dijalankan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini menyalurkan Papan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/02/21/sekolah-di-ntt-kini-canggih-papan-interaktif-digital-sudah-tersalurkan/">Sekolah di NTT Kini Canggih, Papan Interaktif Digital Sudah Tersalurkan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Transformasi pembelajaran digital semakin terasa hingga ke daerah. Melalui Program Digitalisasi Pembelajaran sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang Revitalisasi Satuan Pendidikan, SMA Unggul Garuda, dan Digitalisasi Pembelajaran, pemerintah mendorong percepatan modernisasi ruang kelas, termasuk di kawasan timur Indonesia.</p>
<p>Program yang dijalankan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini menyalurkan Papan Interaktif Digital (PID) atau Interactive Flat Panel (IFP), laptop, serta perangkat penyimpanan materi ajar. Fasilitas tersebut dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, kolaboratif, dan responsif terhadap perkembangan teknologi.</p>
<p>Mengacu pada data per 17 Februari 2026 dari Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, capaian di jenjang SMA menunjukkan hasil menggembirakan. Dari total alokasi 14.829 unit IFP, seluruhnya telah terealisasi 100 persen dan sudah diterima sekolah penerima.</p>
<p>Distribusi laptop dan media penyimpanan pun hampir tuntas. Dari 14.660 unit yang disiapkan, sebanyak 14.578 unit atau 99,44 persen telah diterima satuan pendidikan, sementara 82 unit lainnya masih dalam tahap pengiriman.</p>
<p>Untuk mendukung pemanfaatan perangkat, layanan internet telah aktif di 166 SMA. Sementara itu, dari 49 usulan pemenuhan listrik, 27 sekolah sudah menikmati aliran listrik, dan 17 lainnya sedang dalam proses intervensi dengan realisasi pembayaran mencapai Rp57 juta.</p>
<p>Salah satu penerima manfaat program ini adalah SMASK Bhaktyarsa Maumere di Maumere, Nusa Tenggara Timur. Kehadiran PID di sekolah tersebut membawa perubahan signifikan dari metode konvensional berbasis papan tulis menjadi pembelajaran yang lebih dinamis dan partisipatif.</p>
<p>Kepala sekolah, Sr. Marcelina Lidi, menilai perangkat tersebut memacu inovasi sekaligus profesionalisme tenaga pendidik. “Kehadiran PID sangat membantu guru untuk terus berinovasi agar pembelajaran tidak monoton. Secara tidak langsung, ini juga mendorong peningkatan profesionalisme guru dalam memanfaatkan teknologi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/2).</p>
<p>Dalam penerapannya, guru dapat memanfaatkan tampilan multimedia, simulasi interaktif, hingga integrasi bahan ajar digital. Siswa pun tidak lagi sekadar menyimak, melainkan terlibat melalui diskusi, presentasi, dan latihan visual interaktif.</p>
<p>Guru Pendidikan Kewarganegaraan, Makrina Liliosa Elmi, merasakan kemudahan dalam menjelaskan materi. Fitur layar sentuh dan akses cepat ke sumber belajar digital membantu penyampaian konsep menjadi lebih runtut dan mudah dipahami. “Anak-anak sangat antusias menggunakan PID. Perangkat ini menambah referensi dan variasi metode mengajar saya,” ungkapnya.</p>
<p>Antusiasme serupa datang dari siswa, salah satunya Venansius Juliano Gesiraja, yang menyebut materi pelajaran lebih mudah dipahami berkat dukungan video dan animasi. “Kami juga bisa mengerjakan LKPD dengan lebih praktis,” katanya.</p>
<p>Transformasi ini menegaskan bahwa teknologi berperan sebagai penguat, bukan pengganti guru. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menekankan pentingnya optimalisasi perangkat sebagai sarana pendukung. “Tetap guru yang menjadi kunci. PID ini adalah media pembelajarannya,” tegasnya.</p>
<p>Ia juga mendorong pemanfaatan platform Rumah Pendidikan sebagai ekosistem pembelajaran digital terpadu yang menyediakan video interaktif, artikel, laboratorium virtual, gim edukasi, hingga latihan soal.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/02/21/sekolah-di-ntt-kini-canggih-papan-interaktif-digital-sudah-tersalurkan/">Sekolah di NTT Kini Canggih, Papan Interaktif Digital Sudah Tersalurkan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/02/21/sekolah-di-ntt-kini-canggih-papan-interaktif-digital-sudah-tersalurkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemendikdasmen Gandeng McGill dan UEA Tingkatkan Mutu Guru</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/02/08/kemendikdasmen-gandeng-mcgill-dan-uea-tingkatkan-mutu-guru/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/02/08/kemendikdasmen-gandeng-mcgill-dan-uea-tingkatkan-mutu-guru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2026 08:38:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Diplomasi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[Kepemimpinan Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja sama internasional]]></category>
		<category><![CDATA[McGill University]]></category>
		<category><![CDATA[Mutu Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[SDM Unggul]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Uni Emirat Arab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=15130</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperluas peran Indonesia dalam diplomasi pendidikan global melalui kerja sama strategis dengan McGill University, Kanada, serta Uni Emirat Arab (UEA). Kemitraan ini diarahkan untuk mempercepat peningkatan kualitas guru, penguatan kepemimpinan sekolah, serta pengembangan sistem pendidikan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Penguatan kerja sama ini turut didukung [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/02/08/kemendikdasmen-gandeng-mcgill-dan-uea-tingkatkan-mutu-guru/">Kemendikdasmen Gandeng McGill dan UEA Tingkatkan Mutu Guru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta</b> &#8211; Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperluas peran Indonesia dalam diplomasi pendidikan global melalui kerja sama strategis dengan McGill University, Kanada, serta Uni Emirat Arab (UEA). Kemitraan ini diarahkan untuk mempercepat peningkatan kualitas guru, penguatan kepemimpinan sekolah, serta pengembangan sistem pendidikan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.</p>
<p>Penguatan kerja sama ini turut didukung oleh hibah transformatif dari Khalifa Bin Zayed Al Nahyan Foundation (UEA) kepada McGill University. Dukungan tersebut melahirkan UAE–Indonesia Future Leaders Program, sebuah inisiatif yang mengintegrasikan keahlian lintas disiplin, skema beasiswa, serta pertukaran pengetahuan untuk mendorong perubahan sosial dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan, teknik, kesehatan, dan keberlanjutan.</p>
<p>Kemitraan ini berlandaskan pada Memorandum Saling Pengertian (MSP) antara Kemendikdasmen dan McGill University yang ditandatangani pada 1 Desember 2025 di Jakarta. MSP tersebut menjadi payung kerja sama yang mencakup pengembangan kepemimpinan pendidikan, pendidikan guru dan pengembangan profesional berkelanjutan, inovasi kurikulum dan asesmen, riset serta evaluasi, hingga penguatan jejaring dan pertukaran pengetahuan internasional.</p>
<p>Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa peningkatan mutu guru dan kepemimpinan sekolah merupakan investasi strategis bagi masa depan pendidikan nasional. “Penguatan kualitas guru dan kepemimpinan sekolah adalah investasi yang berdampak besar dan berjangka panjang. Guru dan pemimpin sekolah yang berkualitas merupakan kunci daya ungkit perbaikan pendidikan yang berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/2).</p>
<p>Dalam pelaksanaannya, Universitas Indonesia dilibatkan sebagai mitra strategis utama di dalam negeri. McGill University juga berperan sebagai jembatan pembentukan jejaring kolaborasi baru antara perguruan tinggi Indonesia dan sejumlah universitas di UEA, antara lain United Arab Emirates University, University of Sharjah, Khalifa University, dan Zayed University. Jejaring ini diharapkan memperluas praktik baik, kolaborasi riset, serta penguatan kapasitas institusi pendidikan.</p>
<p>Program kerja sama yang dirancang untuk periode lima tahun ini akan memfokuskan diri pada penguatan pendidikan guru dan kepemimpinan sekolah. Salah satu program unggulannya adalah International Leadership in Education and Administrative Development (ILEAD) yang diselenggarakan Faculty of Education McGill. Sasaran program mencakup widyaiswara, guru dalam jabatan, kepala sekolah, serta administrator pendidikan agar memiliki kapasitas kepemimpinan di tingkat kelas, sekolah, hingga tata kelola pendidikan.</p>
<p>Di luar sektor pendidikan, kolaborasi ini juga membuka peluang penguatan kapasitas nasional pada bidang strategis lainnya, seperti kesehatan dan keberlanjutan. Bentuk dukungan meliputi fellowship, pendidikan lanjutan bagi guru, hibah riset, program berbagi pengetahuan, serta pengembangan kepemimpinan. McGill University turut membuka kesempatan bagi mahasiswa pascasarjana Indonesia untuk mengikuti pelatihan riset dan menjalankan sebagian penelitian tesis di bawah bimbingan profesor setempat.</p>
<p>Abdul Mu’ti menekankan bahwa kemitraan internasional ini tidak hanya berdampak pada peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga pada pengembangan talenta lintas sektor yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional ke depan.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>“Kemitraan ini tidak hanya memperkuat sektor pendidikan, tetapi juga membuka jalur pengembangan talenta lintas sektor yang relevan dengan tantangan pembangunan Indonesia di masa depan,” tegasnya.</p>
<p>Kemendikdasmen memastikan bahwa MSP Kemendikdasmen–McGill berfungsi sebagai kerangka strategis utama. Implementasi teknis selanjutnya akan diatur melalui kesepakatan lanjutan antarunit terkait, termasuk penetapan target keluaran, pembagian peran, jadwal pelaksanaan, serta mekanisme pendanaan dan administrasi.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/02/08/kemendikdasmen-gandeng-mcgill-dan-uea-tingkatkan-mutu-guru/">Kemendikdasmen Gandeng McGill dan UEA Tingkatkan Mutu Guru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/02/08/kemendikdasmen-gandeng-mcgill-dan-uea-tingkatkan-mutu-guru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekolah Harus Jadi Ruang Aman, Mendikdasmen Terbitkan Aturan Baru</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/01/22/sekolah-harus-jadi-ruang-aman-mendikdasmen-terbitkan-aturan-baru/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/01/22/sekolah-harus-jadi-ruang-aman-mendikdasmen-terbitkan-aturan-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2026 04:01:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Guru dan Murid]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Permendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Aman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=14855</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan kembali komitmennya dalam mewujudkan visi Pendidikan Bermutu untuk Semua melalui penguatan peran sekolah sebagai lingkungan yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi seluruh warga pendidikan, mulai dari peserta didik, guru, hingga tenaga kependidikan. Penegasan tersebut disampaikan menyusul insiden kekerasan yang terjadi di SMK Negeri 3 Jabung Timur, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/01/22/sekolah-harus-jadi-ruang-aman-mendikdasmen-terbitkan-aturan-baru/">Sekolah Harus Jadi Ruang Aman, Mendikdasmen Terbitkan Aturan Baru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> &#8211; Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan kembali komitmennya dalam mewujudkan visi Pendidikan Bermutu untuk Semua melalui penguatan peran sekolah sebagai lingkungan yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi seluruh warga pendidikan, mulai dari peserta didik, guru, hingga tenaga kependidikan.</p>
<p>Penegasan tersebut disampaikan menyusul insiden kekerasan yang terjadi di SMK Negeri 3 Jabung Timur, Provinsi Jambi. Pemerintah menilai, praktik kekerasan dalam bentuk apa pun tidak sejalan dengan upaya menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat, inklusif, dan berkeadilan. “Sekolah semestinya menjadi ruang aman dan menyenangkan. Segala bentuk kekerasan tidak dapat ditoleransi karena bertentangan dengan esensi pendidikan,” ujar Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti di Jakarta, Rabu (21/1).</p>
<p>Menteri Mu’ti menekankan bahwa setiap persoalan di lingkungan sekolah harus diselesaikan dengan mengedepankan musyawarah, pendekatan kekeluargaan, serta prinsip edukatif, bukan dengan tindakan represif.</p>
<p>Di sisi lain, negara memastikan kehadirannya melalui perlindungan hukum bagi para pendidik serta pendampingan psikologis bagi peserta didik, guna menjaga kesehatan mental dan keberlanjutan proses belajar-mengajar.</p>
<p>Sebagai wujud langkah nyata, Kemendikdasmen telah menerbitkan dua kebijakan penting, yakni Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perlindungan bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan, serta Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 mengenai Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.</p>
<p>Menteri Mu’ti menyebut kedua regulasi tersebut sebagai landasan strategis untuk memperkuat posisi guru sebagai pendidik sekaligus pelindung peserta didik, sekaligus menjamin hak setiap anak Indonesia untuk belajar dalam suasana yang aman dan bermartabat. “Mutu pendidikan hanya dapat dicapai ketika murid merasa terlindungi, guru memperoleh kepastian hukum, dan sekolah menumbuhkan nilai kebersamaan serta saling menghargai,” tegasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan—mulai dari pemerintah daerah, satuan pendidikan, hingga masyarakat—untuk menerapkan kedua regulasi tersebut secara konsisten di masing-masing wilayah.</p>
<p>Ia berharap peristiwa di SMK Negeri 3 Jabung Timur dapat menjadi bahan refleksi bersama dalam memperkuat budaya saling menghormati, membuka ruang dialog yang konstruktif, serta memastikan sekolah benar-benar menjadi tempat tumbuhnya karakter dan prestasi generasi masa depan bangsa.</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/01/22/sekolah-harus-jadi-ruang-aman-mendikdasmen-terbitkan-aturan-baru/">Sekolah Harus Jadi Ruang Aman, Mendikdasmen Terbitkan Aturan Baru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/01/22/sekolah-harus-jadi-ruang-aman-mendikdasmen-terbitkan-aturan-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Pertama Sekolah di Aceh Tamiang, Ini Pesan Mendikdasmen</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/01/05/hari-pertama-sekolah-di-aceh-tamiang-ini-pesan-mendikdasmen/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/01/05/hari-pertama-sekolah-di-aceh-tamiang-ini-pesan-mendikdasmen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2026 07:54:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Tamiang]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Pertama Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[Mendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[pemulihan pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Pascabencana]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Terdampak Bencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=14606</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aceh &#8211; Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan tekad pemerintah untuk menjaga keberlangsungan layanan pendidikan, terutama di wilayah yang masih menjalani pemulihan pascabencana. Komitmen tersebut disampaikan Abdul Mu’ti saat menghadiri Hari Pertama Sekolah Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026 di SMAN 4 Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (5/1). Di hadapan siswa, tenaga [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/01/05/hari-pertama-sekolah-di-aceh-tamiang-ini-pesan-mendikdasmen/">Hari Pertama Sekolah di Aceh Tamiang, Ini Pesan Mendikdasmen</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Aceh</b> &#8211; Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan tekad pemerintah untuk menjaga keberlangsungan layanan pendidikan, terutama di wilayah yang masih menjalani pemulihan pascabencana.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Komitmen tersebut disampaikan Abdul Mu’ti saat menghadiri Hari Pertama Sekolah Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026 di SMAN 4 Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (5/1).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di hadapan siswa, tenaga pendidik, serta jajaran pemerintah daerah, Mendikdasmen menuturkan bahwa bencana yang melanda sejumlah daerah tidak boleh memutus semangat belajar. Sebaliknya, peristiwa tersebut harus dimaknai sebagai proses pembelajaran untuk membentuk generasi yang kuat, kreatif, dan mampu bersaing di masa depan. Ia menegaskan, kegiatan pendidikan harus tetap berjalan meski di tengah keterbatasan fasilitas.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Bencana bukanlah hukuman, melainkan ujian yang menempa ketangguhan kita. Kita mungkin kehilangan banyak hal, tetapi semangat dan cita-cita tidak boleh ikut hilang,” ujar Abdul Mu’ti.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menambahkan, hari pertama masuk sekolah tidak sekadar menandai dimulainya aktivitas akademik, melainkan menjadi momentum untuk meneguhkan kembali tekad memperbaiki diri melalui proses belajar. Abdul Mu’ti mengajak para pelajar di Aceh Tamiang untuk tetap optimistis, tekun menuntut ilmu, dan terus bermimpi besar meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari sisi kebijakan, Mendikdasmen memastikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menyiapkan dukungan anggaran bagi sekolah-sekolah yang terdampak bencana. Lembaga pendidikan dengan tingkat kerusakan berat akan menjadi prioritas dalam program revitalisasi pada tahun anggaran 2026, agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung secara aman dan layak.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Sekolah yang mengalami kerusakan akan kami dahulukan dalam program revitalisasi. Kami ingin memastikan anak-anak memiliki lingkungan belajar yang lebih baik untuk menyiapkan masa depan mereka,” tegasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Abdul Mu’ti juga mengapresiasi kepada Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, para guru, serta masyarakat yang terus bergotong royong menjaga keberlangsungan pendidikan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam memastikan layanan pendidikan tetap berjalan di tengah proses pemulihan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menutup kunjungannya, Mendikdasmen kembali memotivasi para siswa agar percaya pada potensi diri masing-masing. “Kalian adalah generasi penerus bangsa. Tetaplah bersemangat, karena masa depan Indonesia ada di tangan kalian,” pungkasnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/01/05/hari-pertama-sekolah-di-aceh-tamiang-ini-pesan-mendikdasmen/">Hari Pertama Sekolah di Aceh Tamiang, Ini Pesan Mendikdasmen</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/01/05/hari-pertama-sekolah-di-aceh-tamiang-ini-pesan-mendikdasmen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Papan Interaktif Digital Hadir di Sekolah Blora, Belajar Kini Lebih Menyenangkan</title>
		<link>https://katafoto.id/2026/01/04/papan-interaktif-digital-hadir-di-sekolah-blora-belajar-kini-lebih-menyenangkan/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2026/01/04/papan-interaktif-digital-hadir-di-sekolah-blora-belajar-kini-lebih-menyenangkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jan 2026 04:37:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[digitalisasi sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Blora]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[Papan Interaktif Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Wamendikdasmen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=14596</guid>

					<description><![CDATA[<p>Blora &#8211; Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, menegaskan bahwa bantuan Papan Interaktif Digital atau Interactive Flat Panel (IFP) yang disalurkan ke sekolah-sekolah berperan sebagai penunjang pembelajaran yang lebih modern, kreatif, dan interaktif. Pernyataan tersebut disampaikan saat Fajar Riza meninjau sejumlah sekolah penerima program digitalisasi pembelajaran di Kabupaten Blora, Jawa [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/01/04/papan-interaktif-digital-hadir-di-sekolah-blora-belajar-kini-lebih-menyenangkan/">Papan Interaktif Digital Hadir di Sekolah Blora, Belajar Kini Lebih Menyenangkan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Blora </b>&#8211; Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, menegaskan bahwa bantuan Papan Interaktif Digital atau Interactive Flat Panel (IFP) yang disalurkan ke sekolah-sekolah berperan sebagai penunjang pembelajaran yang lebih modern, kreatif, dan interaktif.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pernyataan tersebut disampaikan saat Fajar Riza meninjau sejumlah sekolah penerima program digitalisasi pembelajaran di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Sabtu (3/1).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Fajar Riza menekankan bahwa distribusi bantuan dilakukan secara adil, mencakup sekolah negeri maupun swasta, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam pemerataan kualitas pendidikan di seluruh daerah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami ingin memastikan perangkat ini benar-benar digunakan secara maksimal dalam proses pembelajaran. Ke depan, jumlah bantuan papan interaktif digital akan terus ditingkatkan agar sekolah tidak hanya menerima satu unit saja,” ujarnya dikutip dari laman infopublik. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan dan Presiden Prabowo atas perhatian terhadap pengembangan pendidikan di daerahnya. Ia menilai, bantuan papan interaktif digital sangat membantu sekolah dan telah dimanfaatkan secara aktif oleh para guru.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Syukur alhamdulillah, kebutuhan sekolah-sekolah di Blora, khususnya sarana pembelajaran berbasis digital, kini sudah terealisasi dan digunakan dengan baik,” ujar Wakil Bupati yang akrab disapa Budhe Rini.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada kesempatan tersebut, Sri Setyorini juga mengusulkan bantuan renovasi bangunan sekolah kepada Wamendikdasmen, terutama bagi sejumlah sekolah swasta yang kondisinya sudah memerlukan perbaikan, seperti SD Katolik dan SMP Kristen di Kabupaten Blora.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Sekolah SD Katolik Krida Dharma Blora, Sr. Imaculata Rahayu Widoningsih, mengungkapkan bahwa kehadiran papan interaktif digital memberikan dampak positif yang signifikan terhadap proses belajar siswa.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, siswa menjadi lebih fokus, bersemangat, dan aktif dalam mengikuti pembelajaran karena dapat berinteraksi langsung dengan materi melalui layar sentuh.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Pembelajaran menjadi lebih variatif dan mudah diakses. Guru bisa menampilkan video, animasi, e-book, hingga berbagai sumber belajar lainnya. Hal ini membuat suasana kelas lebih menyenangkan, efektif, dan mampu mengakomodasi berbagai gaya belajar siswa,” jelasnya.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2026/01/04/papan-interaktif-digital-hadir-di-sekolah-blora-belajar-kini-lebih-menyenangkan/">Papan Interaktif Digital Hadir di Sekolah Blora, Belajar Kini Lebih Menyenangkan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2026/01/04/papan-interaktif-digital-hadir-di-sekolah-blora-belajar-kini-lebih-menyenangkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumah Pendidikan Hadirkan Fitur Baru yang Bikin Pembelajaran Lebih Efektif</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/11/24/rumah-pendidikan-hadirkan-fitur-baru-yang-bikin-pembelajaran-lebih-efektif/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/11/24/rumah-pendidikan-hadirkan-fitur-baru-yang-bikin-pembelajaran-lebih-efektif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 13:02:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sapa Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[SMPN 28 Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=13823</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Upaya percepatan transformasi digital di dunia pendidikan terus diperkuat oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Lewat kunjungan Program Sapa Sekolah di SMP Negeri 28 Jakarta, kementerian mendorong pemanfaatan optimal Rumah Pendidikan—sebuah super aplikasi layanan pendidikan nasional—agar semakin inklusif, adaptif, dan mendukung proses belajar yang menyenangkan. Rumah Pendidikan merupakan kerangka utama digitalisasi Kemendikdasmen [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/11/24/rumah-pendidikan-hadirkan-fitur-baru-yang-bikin-pembelajaran-lebih-efektif/">Rumah Pendidikan Hadirkan Fitur Baru yang Bikin Pembelajaran Lebih Efektif</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Upaya percepatan transformasi digital di dunia pendidikan terus diperkuat oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Lewat kunjungan Program Sapa Sekolah di SMP Negeri 28 Jakarta, kementerian mendorong pemanfaatan optimal Rumah Pendidikan—sebuah super aplikasi layanan pendidikan nasional—agar semakin inklusif, adaptif, dan mendukung proses belajar yang menyenangkan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Rumah Pendidikan merupakan kerangka utama digitalisasi Kemendikdasmen yang menggabungkan berbagai layanan pendidikan dalam satu platform terintegrasi. Kehadirannya bertujuan mempermudah akses, meningkatkan efisiensi, sekaligus menjadi ruang kolaborasi bagi guru, siswa, serta berbagai pemangku kepentingan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Agar implementasinya tepat sasaran, program ini membutuhkan komunikasi dua arah antara pemerintah pusat, dinas pendidikan, dan sekolah, sehingga kebijakan yang diterapkan benar-benar sesuai kebutuhan lapangan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikdasmen, Yudistira Nugraha, menjelaskan bahwa Sapa Sekolah merupakan bagian dari percepatan program Digitalisasi Pembelajaran dalam kerangka Indonesia Cerdas yang diluncurkan Presiden pada 17 November lalu.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Program ini mendorong guru dan siswa untuk belajar lebih mendalam, penuh perhatian (mindfulness), relevan, dan menyenangkan,” ujar Yudistira saat ditemui InfoPublik di SMPN 28 Jakarta, Senin (24/11).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">SMP Negeri 28 Jakarta dipilih sebagai lokasi kunjungan karena berstatus sebagai sekolah rujukan Laboratorium Pancasila—satu-satunya di Indonesia. Seluruh praktik penerapan nilai-nilai Pancasila di sekolah ini akan didokumentasikan dan dimasukkan ke Rumah Pendidikan sebagai konten pembelajaran bagi sekolah lain di seluruh Indonesia.<br />
“Sebagai kota global, DKI diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata untuk sekolah-sekolah lain. Praktik baik ini akan menjadi warisan penting bagi pendidikan Indonesia,” tambah Yudistira.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain penguatan digitalisasi, Sapa Sekolah juga mendorong pembentukan karakter dan penggunaan teknologi sesuai kebutuhan proses belajar.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Pusat, Ade Riswanto, mengapresiasi kolaborasi antara Pemprov DKI dan Kemendikdasmen.<br />
“Kami berharap kegiatan ini bisa memicu kreativitas guru dalam memanfaatkan teknologi. Pengetahuan yang diperoleh juga harus dibagikan kepada rekan-rekan lainnya,” ujarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut Ade, peningkatan kompetensi guru akan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran di sekolah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala SMPN 28 Jakarta, Ujang Supriyana, menilai Sapa Sekolah menjadi wadah bagi guru untuk menampilkan karya dan inovasi pembelajaran melalui Rumah Pendidikan.<br />
“Kami berharap kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan, minimal setahun sekali, agar guru terus memiliki ruang untuk berbagi inovasi bermanfaat, tidak hanya untuk DKI tetapi seluruh Indonesia,” tuturnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ujang menegaskan bahwa Rumah Pendidikan merupakan ruang kolaborasi nasional yang memungkinkan guru saling berbagi praktik baik untuk memperkaya pengalaman belajar siswa di berbagai daerah.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/11/24/rumah-pendidikan-hadirkan-fitur-baru-yang-bikin-pembelajaran-lebih-efektif/">Rumah Pendidikan Hadirkan Fitur Baru yang Bikin Pembelajaran Lebih Efektif</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/11/24/rumah-pendidikan-hadirkan-fitur-baru-yang-bikin-pembelajaran-lebih-efektif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Matematika Tak Lagi Menakutkan, Guru SD Ini Ubah Metode Jadi Permainan Seru</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/11/21/matematika-tak-lagi-menakutkan-guru-sd-ini-ubah-metode-jadi-permainan-seru/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/11/21/matematika-tak-lagi-menakutkan-guru-sd-ini-ubah-metode-jadi-permainan-seru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2025 01:13:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[eksplorasi luar kelas]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[matematika gembira]]></category>
		<category><![CDATA[metode belajar aktif]]></category>
		<category><![CDATA[metode belajar baru]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran kontekstual]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[siswa SD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=13760</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yogyakarta &#8211; Program “Matematika Gembira” yang digulirkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai memberikan hasil nyata di berbagai sekolah. Salah satunya terlihat di SDN Pojokusuman 1 Yogyakarta, di mana para guru menerapkan pembelajaran kontekstual, permainan edukatif, hingga aktivitas luar ruang sebagai bagian dari perubahan cara mengajarkan matematika kepada siswa. Guru kelas 4D, Ida Sekar [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/11/21/matematika-tak-lagi-menakutkan-guru-sd-ini-ubah-metode-jadi-permainan-seru/">Matematika Tak Lagi Menakutkan, Guru SD Ini Ubah Metode Jadi Permainan Seru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Yogyakarta</b> &#8211; Program “Matematika Gembira” yang digulirkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai memberikan hasil nyata di berbagai sekolah. Salah satunya terlihat di SDN Pojokusuman 1 Yogyakarta, di mana para guru menerapkan pembelajaran kontekstual, permainan edukatif, hingga aktivitas luar ruang sebagai bagian dari perubahan cara mengajarkan matematika kepada siswa.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Guru kelas 4D, Ida Sekar Molina, mengungkapkan metode baru ini berhasil menghilangkan anggapan bahwa matematika adalah mata pelajaran yang menakutkan.<br />
“Pendekatannya membuat siswa lebih cepat memahami materi. Mereka tidak lagi melihat matematika sebagai pelajaran yang menyeramkan, tapi sebagai aktivitas bermain yang menyenangkan,” ujarnya, Kamis (20/11).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ida menjelaskan bahwa sebagian besar siswanya memiliki gaya belajar kinestetik. Karena itu, ia mengadaptasi pembelajaran berbasis aktivitas, mulai dari permainan menggunakan bola, media biji kacang merah, hingga platform digital seperti pattern games.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Dengan bergerak, bermain, dan menemukan pola sendiri, anak-anak jauh lebih cepat menangkap konsep. Respons mereka sangat positif. Bahkan sering menanyakan jadwal matematika selanjutnya,” katanya dikutip dari laman infopublik. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Matematika untuk kelas 4 berlangsung tiga kali seminggu. Menurut Ida, kerja berpasangan dan kelompok kecil membuat komunikasi, pemahaman, serta kemampuan memecahkan masalah meningkat signifikan. Pendekatan praktik juga diterapkan pada mata pelajaran lain, misalnya melalui pembuatan LKPD bertema rambu lalu lintas, yang mendorong siswa belajar langsung dari lingkungan sekolah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pengalaman serupa dialami Muhammad Arief, guru kelas 1B yang mengikuti pelatihan Matematika Gembira IN-1 dan IN-2 pada Oktober 2025. Ia menyebut pelatihan itu meluruskan miskonsepsi lama bahwa konsep harus diajarkan sebelum pengalaman konkret.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Selama ini anak sudah takut duluan karena dipaksa memahami konsep abstrak. Dalam metode baru, mereka mengalami dulu, barulah masuk ke konsep. Hasilnya, anak lebih rileks dan menikmati pelajaran,” jelasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dengan karakteristik siswa kelas 1 yang masih dominan bermain—sekitar 60 persen—Arief memulai kegiatan belajar dari luar kelas, seperti mengamati bentuk geometri, mengukur benda, hingga mencari objek untuk operasi hitung.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Hampir 75 persen pembelajaran saya lakukan di luar kelas. Setelah eksplorasi, mereka kembali untuk mempresentasikan apa yang ditemukan. Belajarnya jadi hidup dan lebih mudah dipahami,” ujarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pendekatan eksploratif ini juga ia terapkan di mata pelajaran lain, seperti Bahasa Indonesia, Pendidikan Pancasila, hingga Seni Rupa, melalui kegiatan lapangan, diskusi kelompok, dan presentasi sederhana sesuai perkembangan siswa.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Praktik yang dilakukan para guru di SDN Pojokusuman 1 menunjukkan bahwa transformasi cara mengajar matematika memberi pengaruh besar terhadap motivasi dan keaktifan siswa. Sejalan dengan kebijakan Kemendikdasmen, pendekatan ini diharapkan terus diperluas serta diperkuat dengan pelatihan tambahan, termasuk bagi guru umum yang menangani Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Implementasi “Matematika Gembira” bukan hanya pergantian metode, tetapi perubahan paradigma: dari sekadar mengajar konsep menuju menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/11/21/matematika-tak-lagi-menakutkan-guru-sd-ini-ubah-metode-jadi-permainan-seru/">Matematika Tak Lagi Menakutkan, Guru SD Ini Ubah Metode Jadi Permainan Seru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/11/21/matematika-tak-lagi-menakutkan-guru-sd-ini-ubah-metode-jadi-permainan-seru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wajib Belajar 13 Tahun, Pemerintah Tegaskan 1 Tahun Prasekolah Jadi Kunci Transisi ke SD</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/09/21/wajib-belajar-13-tahun-pemerintah-tegaskan-1-tahun-prasekolah-jadi-kunci-transisi-ke-sd/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/09/21/wajib-belajar-13-tahun-pemerintah-tegaskan-1-tahun-prasekolah-jadi-kunci-transisi-ke-sd/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Sep 2025 02:57:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Bunda PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi SDM Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Berkualitas]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Prasekolah Wajib]]></category>
		<category><![CDATA[RPJMN 2025-2029]]></category>
		<category><![CDATA[SDGs 2030]]></category>
		<category><![CDATA[Wajib Belajar 13 Tahun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=12557</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Pemerintah menegaskan komitmennya dalam merealisasikan wajib belajar 13 tahun, yang mencakup pendidikan dasar hingga menengah ditambah satu tahun prasekolah. Kebijakan ini dipandang sebagai langkah strategis untuk menjamin pemerataan pendidikan berkualitas bagi seluruh anak Indonesia, sesuai amanat UUD 1945 dan target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kemendikdasmen, Nia [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/09/21/wajib-belajar-13-tahun-pemerintah-tegaskan-1-tahun-prasekolah-jadi-kunci-transisi-ke-sd/">Wajib Belajar 13 Tahun, Pemerintah Tegaskan 1 Tahun Prasekolah Jadi Kunci Transisi ke SD</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Pemerintah menegaskan komitmennya dalam merealisasikan wajib belajar 13 tahun, yang mencakup pendidikan dasar hingga menengah ditambah satu tahun prasekolah. Kebijakan ini dipandang sebagai langkah strategis untuk menjamin pemerataan pendidikan berkualitas bagi seluruh anak Indonesia, sesuai amanat UUD 1945 dan target <i>Sustainable Development Goals</i> (SDGs) 2030.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kemendikdasmen, Nia Nurhasanah, menyampaikan hal tersebut dalam forum dialog bersama media di Jakarta, Jumat (19/9). </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Wajib belajar 13 tahun adalah upaya kolektif menghadirkan pendidikan bermutu bagi semua. Tambahan satu tahun prasekolah menjadi pondasi agar anak siap secara kognitif, sosial, dan emosional sebelum masuk SD,” jelasnya dikutip dari laman infopublik. </span></p>
<p class="p2"><span class="s1"><b>Dasar Hukum dan Desain Program</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Program wajib belajar ini memiliki payung hukum kuat melalui MPJPM 2025–2045 dan masuk dalam RPJMN 2025–2029. Saat ini pemerintah juga tengah menyiapkan rancangan besar wajib belajar prasekolah yang telah dibahas lintas kementerian bersama sedikitnya 15 lembaga terkait.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pemerintah merancang implementasi bertahap dengan fokus pada tiga aspek:</span></p>
<ol class="ol1">
<li class="li3"><b></b><span class="s1"><b>Akses</b> – memperluas layanan pendidikan melalui sekolah PAUD–SD satu atap, pembangunan unit baru, penambahan ruang kelas, hingga penegerian PAUD khususnya di daerah 3T.<br />
</span></li>
<li class="li3"><b></b><span class="s1"><b>Mutu</b> – memperkuat akreditasi, pemenuhan standar nasional PAUD, peningkatan kompetensi pendidik, kurikulum berbasis STEM, bahasa ibu, pendidikan karakter, dan literasi digital.<br />
</span></li>
<li class="li3"><b></b><span class="s1"><b>Tata Kelola</b> – menyusun regulasi, memperkuat kelembagaan, serta meningkatkan koordinasi lintas sektor dengan dukungan anggaran yang terus bertambah.<br />
</span></li>
</ol>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami memulai dari satu tahun prasekolah sebagai bagian wajib belajar. Fase ini sangat penting untuk memastikan transisi anak dari PAUD ke SD berjalan menyenangkan dan bermakna,” ujar Nia.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"><b>Gotong Royong untuk Pendidikan</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Nia menegaskan, keberhasilan wajib belajar 13 tahun tidak bisa hanya ditopang pemerintah pusat, tetapi membutuhkan dukungan daerah, organisasi profesi, dunia usaha, lembaga filantropi, hingga Bunda PAUD. “Bunda PAUD terbukti mampu menggerakkan perangkat daerah dan komunitas. Kami akan memberi apresiasi bagi mereka yang konsisten memperjuangkan PAUD di wilayahnya,” tambahnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kemendikdasmen juga telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 75 organisasi untuk memperkuat implementasi PAUD di berbagai daerah.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"><b>Investasi Jangka Panjang SDM Indonesia</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Program wajib belajar 13 tahun dipandang sebagai investasi besar dalam pembangunan manusia. Data menunjukkan, anak yang menempuh PAUD memiliki tingkat literasi, numerasi, serta motivasi belajar yang lebih tinggi dibanding yang tidak mengikuti.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kampanye pentingnya PAUD harus menjadi gerakan bersama. Dengan dukungan semua pihak, anak Indonesia akan tumbuh lebih cerdas, sehat, dan berkarakter,” tutup Nia.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/09/21/wajib-belajar-13-tahun-pemerintah-tegaskan-1-tahun-prasekolah-jadi-kunci-transisi-ke-sd/">Wajib Belajar 13 Tahun, Pemerintah Tegaskan 1 Tahun Prasekolah Jadi Kunci Transisi ke SD</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/09/21/wajib-belajar-13-tahun-pemerintah-tegaskan-1-tahun-prasekolah-jadi-kunci-transisi-ke-sd/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rampung Akhir 2025, Progres Revitalisasi Sekolah Capai 11 Ribu Unit</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/09/11/rampung-akhir-2025-progres-revitalisasi-sekolah-capai-11-ribu-unit/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/09/11/rampung-akhir-2025-progres-revitalisasi-sekolah-capai-11-ribu-unit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2025 13:50:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[Mutu pendidikan nasional]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD SD SMP SMA]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Program sekolah baru]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi sekolah 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Swakelola sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Unit Sekolah Baru (USB)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=12410</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Program revitalisasi satuan pendidikan yang digagas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus menunjukkan perkembangan positif. Dari total target 13.834 sekolah, tercatat 11.179 sekolah sudah menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan Kemendikdasmen. Jumlah itu meliputi 1.260 PAUD, 3.903 SD, 3.974 SMP, dan 2.042 SMA. “Berdasarkan data, diperkirakan pada akhir September sudah ada 12 [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/09/11/rampung-akhir-2025-progres-revitalisasi-sekolah-capai-11-ribu-unit/">Rampung Akhir 2025, Progres Revitalisasi Sekolah Capai 11 Ribu Unit</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Program revitalisasi satuan pendidikan yang digagas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus menunjukkan perkembangan positif. Dari total target 13.834 sekolah, tercatat 11.179 sekolah sudah menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan Kemendikdasmen. Jumlah itu meliputi 1.260 PAUD, 3.903 SD, 3.974 SMP, dan 2.042 SMA.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Berdasarkan data, diperkirakan pada akhir September sudah ada 12 sekolah yang rampung. Sementara Oktober nanti, lebih dari 800 sekolah ditargetkan selesai pembangunan fisik. Kami optimistis seluruh target bisa tercapai pada akhir tahun,” ujar Dirjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen, Gogot Suharwoto, dalam keterangan resmi, Kamis (11/9).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hingga 8 September 2025, Ditjen PAUD Dikdasmen telah menyalurkan dana tahap I sebesar 70 persen dari total pagu bantuan kepada 9.595 sekolah. Dana tahap II, sebesar 30 persen, akan diberikan setelah progres pembangunan fisik minimal mencapai 70 persen.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain program revitalisasi, pemerintah juga mengalokasikan bantuan pembangunan unit sekolah baru (USB) untuk 67 sekolah, yang terdiri dari 37 PAUD dan 30 SMA. Seluruh pembangunan fisik ditargetkan selesai pada Desember 2025.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Program revitalisasi ini dijalankan dengan skema swakelola, sesuai Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Ada tiga pembaruan penting dalam pelaksanaannya:</span></p>
<ol class="ol1">
<li class="li2"><span class="s1">Pengelolaan dilakukan langsung oleh Kemendikdasmen, bukan lagi oleh Kementerian Pekerjaan Umum.<br />
</span></li>
<li class="li2"><span class="s1">Dana disalurkan langsung ke rekening sekolah dan dikelola secara transparan dengan melibatkan masyarakat.<br />
</span></li>
<li class="li2"><span class="s1">Proses pembangunan ditangani Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) bersama tenaga teknis profesional.<br />
</span></li>
</ol>
<p class="p1"><span class="s1">“Swakelola sudah dikenal lebih dari dua dekade dalam kerangka Manajemen Berbasis Sekolah. Sekarang sekolah diberi kewenangan penuh untuk merancang, mengelola anggaran, membangun, sekaligus mempertanggungjawabkannya secara akuntabel. Model ini juga membantu menggerakkan ekonomi warga sekitar,” tambah Gogot.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kemendikdasmen juga menegaskan bahwa aktivitas belajar mengajar tidak akan terganggu selama proses revitalisasi. Guru tidak dibebani urusan administrasi pembangunan karena tanggung jawab berada di P2SP.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/09/11/rampung-akhir-2025-progres-revitalisasi-sekolah-capai-11-ribu-unit/">Rampung Akhir 2025, Progres Revitalisasi Sekolah Capai 11 Ribu Unit</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/09/11/rampung-akhir-2025-progres-revitalisasi-sekolah-capai-11-ribu-unit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Genjot Tuntaskan Buta Aksara Lewat Program Literasi Digital</title>
		<link>https://katafoto.id/2025/09/09/pemerintah-genjot-tuntaskan-buta-aksara-lewat-program-literasi-digital/</link>
					<comments>https://katafoto.id/2025/09/09/pemerintah-genjot-tuntaskan-buta-aksara-lewat-program-literasi-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2025 14:27:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Buta Aksara Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Aksara Internasional 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Bebas Buta Huruf]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Nonformal]]></category>
		<category><![CDATA[PNFI Kemendikbud]]></category>
		<category><![CDATA[Program Keaksaraan 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Program Literasi Digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://katafoto.id/?p=12358</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Penuntasan buta aksara masih menjadi salah satu tantangan besar dalam pembangunan pendidikan nasional. Pemerintah pun menegaskan komitmennya dengan menghadirkan berbagai strategi kolaboratif yang melibatkan sekolah formal, lembaga pendidikan nonformal, komunitas literasi, hingga dunia usaha. Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (Dirjen Diksi PKPLK) Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, menyampaikan bahwa angka [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/09/09/pemerintah-genjot-tuntaskan-buta-aksara-lewat-program-literasi-digital/">Pemerintah Genjot Tuntaskan Buta Aksara Lewat Program Literasi Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><b>Jakarta</b> &#8211; Penuntasan buta aksara masih menjadi salah satu tantangan besar dalam pembangunan pendidikan nasional. Pemerintah pun menegaskan komitmennya dengan menghadirkan berbagai strategi kolaboratif yang melibatkan sekolah formal, lembaga pendidikan nonformal, komunitas literasi, hingga dunia usaha.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (Dirjen Diksi PKPLK) Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, menyampaikan bahwa angka buta aksara terus menurun dalam lima tahun terakhir.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Pada 2020, persentase buta aksara penduduk usia 15—59 tahun masih 1,71 persen. Angka ini berhasil ditekan menjadi 0,92 persen pada 2024,” ujar Tatang saat membuka Lokakarya Pendidikan Nonformal dan Informal serta Soft Launching Hari Aksara Internasional (HAI) 2025 di Serpong, Tangerang Selatan, Senin (8/9).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut Tatang, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah, satuan pendidikan, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Taman Bacaan Masyarakat (TBM), Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), hingga para pegiat literasi di daerah. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan buta aksara dan literasi masih memerlukan intervensi yang lebih sistematis dan terintegrasi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Indonesia bebas buta aksara hanya bisa terwujud jika seluruh pihak bergerak bersama. Masyarakat harus diajak untuk melek baca sekaligus memahami pentingnya literasi,” tegasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Direktur Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI), Baharudin, menambahkan bahwa tahun ini pihaknya telah menyiapkan sejumlah program intervensi. Beberapa di antaranya adalah Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Keaksaraan 2025, BOP Pemberdayaan Remaja dan Perempuan Dewasa 2025, dukungan bagi relawan literasi, serta revitalisasi SPNF dan digitalisasi pembelajaran.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Program ini bukan hanya memperkuat literasi dasar, tetapi juga membekali warga belajar dengan keterampilan hidup praktis. Kami mendorong keterlibatan mitra, relawan, komunitas literasi, dan dunia usaha agar manfaat program bisa menjangkau lebih banyak masyarakat,” jelas Baharudin.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://katafoto.id/2025/09/09/pemerintah-genjot-tuntaskan-buta-aksara-lewat-program-literasi-digital/">Pemerintah Genjot Tuntaskan Buta Aksara Lewat Program Literasi Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://katafoto.id">Berita dan Foto dari Berbagai Sumber Informasi yang Valid</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://katafoto.id/2025/09/09/pemerintah-genjot-tuntaskan-buta-aksara-lewat-program-literasi-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
