26.9 C
Jakarta
Selasa, Maret 10, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALMenlu Sugiono: Indonesia Tegaskan Konsistensi Kedaulatan di Laut Natuna Utara

Menlu Sugiono: Indonesia Tegaskan Konsistensi Kedaulatan di Laut Natuna Utara

Jakarta – Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa tidak ada perubahan dalam kedaulatan di wilayah Laut Natuna Utara. Penegasan tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono dalam keterangannya di Kantor Presiden, Jakarta, pada Senin, (2/12) setelah mengikuti Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Kita tidak punya pergeseran standing apapun terkait kedaulatan” ujarnya

Menlu menekankan bahwa kedaulatan nasional tetap menjadi prioritas utama bagi Indonesia dalam menyikapi berbagai isu di kawasan tersebut. Langkah-langkah kolaboratif dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) tengah dijajaki untuk mendukung kepentingan ekonomi kedua negara.

“Yang kedua, kami berusaha untuk bekerja sama dan berkolaborasi dengan RRT di daerah-daerah yang masing-masing memiliki klaim, demi kepentingan ekonomi dan keuntungan bersama,” jelasnya.

Selanjutnya, Menlu Sugiono menyampaikan bahwa, kedua negara sepakat untuk membentuk komite bersama guna mendiskusikan rincian kerja sama, termasuk lokasi geografis dan hukum yang relevan di masing-masing negara.

“Kerja sama ini akan dilakukan dengan pembentukan komite bersama untuk membahas detailnya, termasuk lokasi geografis dan tempatnya. Masing-masing pihak tetap berpegang pada hukum yang berlaku di negara masing-masing. Jadi, tidak ada perubahan terkait posisi kedaulatan,” tegas Menlu.

Sementara itu, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (KKK), Hasan Nasbi, menyampaikan bahwa lawatan luar negeri Presiden Prabowo pada bulan November lalu semakin memperkuat hubungan kerja sama Indonesia dengan negara sahabat. Dalam lawatan tersebut, Presiden Prabowo juga menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperjuangkan kepentingan nasional dengan aktif berpartisipasi dalam forum kerja sama ekonomi global.

“Selain mendaftar untuk bergabung dengan BRICS, kita juga sedang berproses untuk bergabung dengan OECD. Kami juga berpartisipasi dalam CPTPP. Presiden menegaskan bahwa Indonesia akan bergabung dengan klub manapun yang dapat memberikan keuntungan ekonomi bagi bangsa kita,” ucap Hasan Nasbi.

Baca Juga

Skrining Kesehatan Temukan Hampir 10 Persen Anak Indonesia Terdeteksi Masalah Kesehatan Mental

Jakarta - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) periode 2025–2026...

Pemerintah Siapkan Hunian MBR di Cikarang, Program 3 Juta Rumah Mulai Bergerak

Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman...

Governance Reset BUMN Jadi Sorotan, Langkah Baru Dorong Hilirisasi dan Investasi

Jakarta - Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara...

Antisipasi Kekeringan dan Geopolitik Global, Mentan Pastikan Pasokan Pangan Aman

Jakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menggelar rapat...

Jakarta Perkuat Identitas Budaya, 10 Warisan Takbenda Baru Resmi Ditetapkan

Jakarta - DKI Jakarta kini tercatat memiliki 95 Warisan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini