28.2 C
Jakarta
Senin, September 21, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALMenlu Sugiono: Indonesia Tegaskan Konsistensi Kedaulatan di Laut Natuna Utara

Menlu Sugiono: Indonesia Tegaskan Konsistensi Kedaulatan di Laut Natuna Utara

Jakarta – Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa tidak ada perubahan dalam kedaulatan di wilayah Laut Natuna Utara. Penegasan tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono dalam keterangannya di Kantor Presiden, Jakarta, pada Senin, (2/12) setelah mengikuti Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Kita tidak punya pergeseran standing apapun terkait kedaulatan” ujarnya

Menlu menekankan bahwa kedaulatan nasional tetap menjadi prioritas utama bagi Indonesia dalam menyikapi berbagai isu di kawasan tersebut. Langkah-langkah kolaboratif dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) tengah dijajaki untuk mendukung kepentingan ekonomi kedua negara.

“Yang kedua, kami berusaha untuk bekerja sama dan berkolaborasi dengan RRT di daerah-daerah yang masing-masing memiliki klaim, demi kepentingan ekonomi dan keuntungan bersama,” jelasnya.

Selanjutnya, Menlu Sugiono menyampaikan bahwa, kedua negara sepakat untuk membentuk komite bersama guna mendiskusikan rincian kerja sama, termasuk lokasi geografis dan hukum yang relevan di masing-masing negara.

“Kerja sama ini akan dilakukan dengan pembentukan komite bersama untuk membahas detailnya, termasuk lokasi geografis dan tempatnya. Masing-masing pihak tetap berpegang pada hukum yang berlaku di negara masing-masing. Jadi, tidak ada perubahan terkait posisi kedaulatan,” tegas Menlu.

Sementara itu, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (KKK), Hasan Nasbi, menyampaikan bahwa lawatan luar negeri Presiden Prabowo pada bulan November lalu semakin memperkuat hubungan kerja sama Indonesia dengan negara sahabat. Dalam lawatan tersebut, Presiden Prabowo juga menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperjuangkan kepentingan nasional dengan aktif berpartisipasi dalam forum kerja sama ekonomi global.

“Selain mendaftar untuk bergabung dengan BRICS, kita juga sedang berproses untuk bergabung dengan OECD. Kami juga berpartisipasi dalam CPTPP. Presiden menegaskan bahwa Indonesia akan bergabung dengan klub manapun yang dapat memberikan keuntungan ekonomi bagi bangsa kita,” ucap Hasan Nasbi.

Baca Juga

Mafia Haji dan Umrah Dibidik, Kemenhaj Buka Kanal Pengaduan untuk Masyarakat

katafoto, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperluas...

ETLE HUB Kemenhub Deteksi 72 Ribu Kendaraan, Ini Jenis Pelanggaran Terbanyak

katafoto, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat 72.236 deteksi...

MRT Thamrin-Kwitang Segera Dibangun, Pemprov DKI Mulai Data Lahan Warga

katafoto, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai...

Grab Berangkatkan 105 Mitra Pengemudi Umrah Gratis, Ada Kisah Inspiratif di Baliknya

katafoto, Tangerang - Sebanyak 105 Mitra Pengemudi Grab mendapat...

Malam Final Abang-None Jakarta 2026, Herve Pierre dan Citra Sabet Gelar Juara

katafoto, Jakarta - Herve Pierre Sidarta (Piere) asal Jakarta...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini