27.6 C
Jakarta
Senin, Juli 13, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALMenlu Sugiono: Indonesia Tegaskan Konsistensi Kedaulatan di Laut Natuna Utara

Menlu Sugiono: Indonesia Tegaskan Konsistensi Kedaulatan di Laut Natuna Utara

Jakarta – Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa tidak ada perubahan dalam kedaulatan di wilayah Laut Natuna Utara. Penegasan tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono dalam keterangannya di Kantor Presiden, Jakarta, pada Senin, (2/12) setelah mengikuti Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Kita tidak punya pergeseran standing apapun terkait kedaulatan” ujarnya

Menlu menekankan bahwa kedaulatan nasional tetap menjadi prioritas utama bagi Indonesia dalam menyikapi berbagai isu di kawasan tersebut. Langkah-langkah kolaboratif dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) tengah dijajaki untuk mendukung kepentingan ekonomi kedua negara.

“Yang kedua, kami berusaha untuk bekerja sama dan berkolaborasi dengan RRT di daerah-daerah yang masing-masing memiliki klaim, demi kepentingan ekonomi dan keuntungan bersama,” jelasnya.

Selanjutnya, Menlu Sugiono menyampaikan bahwa, kedua negara sepakat untuk membentuk komite bersama guna mendiskusikan rincian kerja sama, termasuk lokasi geografis dan hukum yang relevan di masing-masing negara.

“Kerja sama ini akan dilakukan dengan pembentukan komite bersama untuk membahas detailnya, termasuk lokasi geografis dan tempatnya. Masing-masing pihak tetap berpegang pada hukum yang berlaku di negara masing-masing. Jadi, tidak ada perubahan terkait posisi kedaulatan,” tegas Menlu.

Sementara itu, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (KKK), Hasan Nasbi, menyampaikan bahwa lawatan luar negeri Presiden Prabowo pada bulan November lalu semakin memperkuat hubungan kerja sama Indonesia dengan negara sahabat. Dalam lawatan tersebut, Presiden Prabowo juga menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperjuangkan kepentingan nasional dengan aktif berpartisipasi dalam forum kerja sama ekonomi global.

“Selain mendaftar untuk bergabung dengan BRICS, kita juga sedang berproses untuk bergabung dengan OECD. Kami juga berpartisipasi dalam CPTPP. Presiden menegaskan bahwa Indonesia akan bergabung dengan klub manapun yang dapat memberikan keuntungan ekonomi bagi bangsa kita,” ucap Hasan Nasbi.

Baca Juga

Keramik Klampok dan Ritual Ujungan Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Banjarnegara - Dua kekayaan budaya asal Kabupaten Banjarnegara, Jawa...

Pemerintah Tetapkan Penyebaran Budaya LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter

Jakarta - Pemerintah menetapkan penyebaran budaya lesbian, gay, bisexual,...

KPU DKI Catat 8,23 Juta Pemilih, Ada 68 Ribu Pemilih Baru di Jakarta

Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mencatat...

in-Lite Hadirkan 5 Zona Cahaya Unik yang Ubah Cara Orang Melihat Ruang

Tangerang - in-Lite LED kembali ambil bagian dalam pameran...

Harga Ayam dan Telur Tertekan, Pemerintah Tetapkan Harga Acuan Mulai 15 Juli

Jakarta - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan pemerintah...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini