24.9 C
Jakarta
Jumat, Januari 23, 2026
BerandaKATA EKBISPERHUBUNGANMomen Lonjakan Penumpang Whoosh di Nataru, 174 Barang Tertinggal

Momen Lonjakan Penumpang Whoosh di Nataru, 174 Barang Tertinggal

Jakarta – Pada masa liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini, layanan kereta cepat Whoosh mencatat peningkatan volume penumpang hingga 20 persen. Dengan total penjualan mencapai 264 ribu tiket, kenaikan ini turut berkontribusi pada peningkatan kasus barang tertinggal. Hingga kini, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat sebanyak 174 barang ditemukan tertinggal di area stasiun maupun di dalam kereta cepat Whoosh.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengungkapkan bahwa jenis barang yang paling sering tertinggal meliputi tas kecil, botol minum, jaket, hingga kantong plastik berisi barang bawaan penumpang. Lokasi barang tertinggal umumnya ditemukan di ruang tunggu, mesin x-ray, toilet, serta saku kursi kereta.

“Setiap barang penumpang yang tertinggal akan diamankan oleh tim KCIC di layanan Lost & Found yang tersedia di setiap stasiun dan terkoneksi antarstasiun. Artinya, bagi penumpang yang merasa barangnya tertinggal di area kereta cepat Whoosh bisa menghubungi stasiun kereta cepat Whoosh di mana pun. Kami memastikan ketika barang yang tertinggal sudah masuk ke Lost & Found, barang penumpang aman dan akan dikembalikan sesuai dengan SOP yang berlaku,” ujar Eva dikutip dari keterangan tertulis pada Minggu (29/12)

Momen Lonjakan Penumpang Whoosh di Nataru, 174 Barang Tertinggal
Penumpang menunggu kedatangan kereta cepat Whoosh di Stasiun Halim Perdanakusumah, Jakarta. (katafoto/HO/Humas KCIC)

KCIC juga telah memasang 1.390 kamera CCTV yang tersebar di berbagai titik strategis di stasiun dan kereta cepat. Kamera ini membantu penumpang dan petugas dalam melacak barang yang tertinggal. Meski begitu, Eva mengimbau seluruh penumpang untuk selalu menjaga barang pribadi dan memastikan tidak ada yang tertinggal sebelum meninggalkan area kereta atau stasiun.

Bagi penumpang yang merasa kehilangan barang, tersedia beberapa langkah yang dapat dilakukan, seperti:

  1. Menghubungi petugas di kereta atau stasiun.
  2. Mengirim email ke layanan pelanggan KCIC di cs@kcic.id dengan menyertakan deskripsi barang, waktu kejadian, dan nomor tiket perjalanan.

Tips untuk Menghindari Barang Tertinggal

KCIC memberikan sejumlah tips agar penumpang tidak meninggalkan barang:

  • Periksa kembali jumlah barang sebelum meninggalkan kereta atau stasiun.
  • Pastikan semua barang telah diambil dari rak atas, saku kursi, atau tempat lainnya.
  • Selalu membawa barang bawaan sesuai ketentuan bagasi.

Setiap penumpang diperbolehkan membawa maksimal tiga unit barang dengan ukuran tidak melebihi 100 cm x 30 cm x 40 cm, dan berat total maksimum 20 kilogram. Barang yang dibawa bisa berupa koper, dus, atau tas tangan.

“Kami memahami bahwa ketinggalan atau kehilangan barang di momen liburan adalah pengalaman yang kurang menyenangkan. Oleh karena itu, layanan Lost and Found kami hadir untuk memberikan solusi dan memastikan kenyamanan penumpang Whoosh.” tutup Eva.

Baca Juga

Indonesia Pavilion Resmi Dibuka di WEF Davos 2026

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, secara resmi membuka Indonesia...

Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Darurat di Ketol

Aceh - Akses penghubung antardesa di Kecamatan Ketol, Kabupaten...

Tren Wisata Etis, Bali Zoo Resmi Hentikan Atraksi Gajah Tunggang

Bali Zoo resmi mengambil langkah strategis dalam pengelolaan satwa...

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Instalasi Farmasi RSUD Aceh Tamiang Mulai Bangkit

Aceh - Instalasi Farmasi RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang...

Meski Investor Baru Turun, Investasi di Rembang Tembus Rp15,47 Triliun

Rembang - Pemerintah Kabupaten Rembang mencatat kinerja positif dalam...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini